Review Kurikulum dan Rapat Pleno SBMPTNP 2019 di Makassar

Perjalanan dinas saya kali ini adalah ke Makassar. Ada dua agenda kegiatan yang saya ikuti disini yaitu yang pertama Workshop Review Kurikulum Program Studi Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata Kementerian Pariwisata yang dilaksanakan tanggal 24-25 Mei 2019, dan yang kedua Rapat Pleno Kelulusan Tahap 2 SBMPTNP 2019 yang dijadwalkan tanggal 26-27 Mei 2019. Kami berangkat tanggal 23 Mei 2019 dan rencana kembali tanggal 27 Mei 2019, jadi total 5 hari 4 malam.

Untuk acara Review Kurikulum sebenarnya saya bukan mewakili salah satu prodi, tapi mewakili bagian akademik. Saya ditugaskan ikut terkait dengan administrasi hasil review kurikulum nantinya. Administrasi disini maksudnya bagaimana matakuliah nanti secara teknis dituangkan ke sistem baik ke sistem informasi akademik (SIAMIK) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

Untuk acara Rapat Pleno Kelulusan Tahap 2 SBMPTNP 2019 merupakan salah satu agenda penting SBMPTNP 2019. Rapat Pleno Kelulusan Tahap 1 sebelumnya sudah dilaksanakan di Bali pada tanggal 16-18 Mei 2019 di Hotel Sovereign, Tuban, Bali. Seperti diketahui, SBMPTNP 2019 ini ada sedikit perbedaan dengan sebelumnya dimana kelulusan dilaksanakan 2 tahap. Tahap pertama peserta SBMPTNP 2019 mengikuti ujian Bahasa Inggris, Psikotes, Wawancara. Hasil ujian tersebut akan diluluskan dalam kelulusan Tahap 1. Peserta yang lulus Tahap 1 diwajibkan melakukan Pemeriksaan Kesehatan (tempatnya bebas) dengan ketetentuan yang sudah dituangkan dalam Surat Pengantar dari panitia. Hasil pemeriksaan kesehatan itu akan menjadi pertimbangan dalam kelulusan tahap 2. Nah, Rapat Pleno Kelulusan Tahap 2 ini dilaksakan di Makassar.

Ngomongin kondisi fisik, sebenarnya saat berangkat saya kurang fit, beberapa hari sebelumnya sempat meriang karena flu berat. Bahkan hari senin sebelum berangkat saya terus pakai jaket. Malamnya saat tidur, 2 malam saya pakai jaket dan celana panjang, diluar kebiasaan dimana saya biasanya keringetan dan harus pakai AC. Saat berangkat sudah agak mendingan tapi masih flu berat. Sampai menjelang pulang pun masih flu, jadi harus bolak-balik ke toilet karena hidung mampet oleh ingus. Syukurlah semua acara rapat bisa saya ikuti dengan baik. Selera makan juga masih bagus, karena di seperti biasa jamuan di Poltekpar Makassar selalu mantap.

Perjalanan saya pulang ke Bali cukup lancar, hanya saja karena masih flu, telinga saya mampet di pesawat sampai terasa sakit. Sakitnya benar-benar terasa dan saya agak resah, sakitnya terasa saat pesawat mau mendarat, mulai sekitar 15 menit sebelum mendarat. Saya pun mendarat dengan selamat, sakit di telinga sudah hilang tapi telinga saya masih mampet dan saya masih flu.

Sosialisasi PDDikti di Poltekpar Makassar

Perjalanan dinas kali ini adalah perjalanan dinas saya yang pertama di tahun 2019. Ini juga menjadi pengalaman pertama saya berangkat sendirian ke Makassar. Dan juga pengalaman pertama kali menjadi seorang narasumber. Serba pertama nih.

Jadi ceritanya saya diundang oleh Poltekpar Makassar yang notabene juga merupakan Perguruan Tinggi dibawah Kementerian Pariwisata sama seperti halnya STP Nusa Dua Bali tempat saya bernaung. Saya diundang dalam rangla berbagi pengalaman PDDikti khususnya cara posting data ke aplikasi Feeder. Saya sendiri sebenarnya bukan ahlinya, hanya saja pengalaman ketika memposting data di Feeder PDDikti STP Nusa Dua Bali bisa saya share ke teman-teman di Poltekpar Makassar.

Kebetulan Poltekpar Makassar sejak tahun 2016 telah mendapat status baru sebagai Politeknik dimana sebelumnya mereka masih berbentuk Akademi, jadi akun PDDikti mereka tergolong masih baru. Ditambah dengan teman yang mengurus PDDikti disana juga masih agak baru sehingga kami bisa berbagi pengalaman. Jadi singkat cerita saya datang kesana untuk membicarakan teknis tahapan untuk posting data ke aplikasi Feeder.

Saya berangkat hari Selasa tanggal 12 Pebruari 2019 sore dan kembali ke Bali hari Kamis pagi. Acara disana adalah tanggal 13 Pebruari dari pagi sampai siang. Saya menginap di hotel Aston Makassar, lokasinya tidak jauh dari pantai Losari, cukup jalan kaki saja, dan juga dekat sekali dengan 2 hotel dimana saya pernah menginap sebelumnya yang berada tepat di depan dan sebelah pantai Losari.

Kegiatan Sosialisasi berjalan dengan lancara, acaranya juga santai dan dihadiri oleh Ibu Iin serta Bapak Ahyar yang menjadi admin PDDikti disana, serta beberapa orang lainnya yang menjadi operator prodi. Kami banyak saling berbagi informasi dan pengalaman, tidak hanya tentang Feeder PDDikti tapi juga termasuk berbagai administrasi akademik karena juga ada kaitannya dengan data yang akan diposting. Apalagi dari sisi administrasi akademik Poltekpar Makassar sangat mirip dengan STP Nusa Dua Bali, tentu saja karena cikal bakal Poltekpar Makassar dulu saat masih bernama Akpar Makassar adalah dari STP Nusa Dua Bali.

Saya sangat berterima kasih kepada pimpinan Poltekpar Makassar dan juga Ibu Iin serta Bapak Ahyar yang telah mengundang saya ke Makassar. Banyak pengalaman dan informasi berharga yang saya dapatkan dalam perjalanan dinas ini. Apalagi diundangnya sebagai narasumber, tentu saya merasa sangat terhormat dan berterima kasih. Ditambah dengan pelayanan yang sangat luar biasa dari Poltekpar Makassar, saya diajak makan dan juga diantar jemput kesana kemari, terima kasih juga untuk Bapak Ibe selaku driver.

Demikian cerita perjalanan dinas kali ini. Terima kasih.

Workshop dan Asistensi Pelaporan PDDIKTI 2017 di Bogor

Baru beberapa waktu yang lalu saya melakukan perjalanan dinas ke Bogor dalam rangka Bimtek Pranata Komputer, eh sekarang ke Bogor lagi. Kali ini dalam acara Workshop dan Asistensi Pelaporan PDDIKTI, acara ini hampir tiap tahun diselenggarakan oleh Kemenristekdikti. Kebetulan di STP Nusa Dua Bali saya sebagai ketua Tim Pengelola PDDIKTI, jadi saya ditunjuk berangkat menemani Bapak Tonsen (atasan saya).

Read More