Perjadin : Dies Natalis Poltekpar Lombok

Perjalanan Dinas saya kali ini kembali lagi ke Lombok, saya diminta ikut menemani Direktur dan Wakil Direktur dalam acara Dies Natalis Poltekpar Lombok sekaligus rapat persiapan Ujian SBMPTNP 2022. Perjalanan dinas ini kami laksanakan dari tanggal 10 s/d 12 Mei 2022. Keberangkatan ke Lombok pada pagi hari menggunakan pesawat Wings Air, kami tiba pukul 08.10 Wita dan langsung dijemput lalu diajak ke kampus Poltekpar Lombok untuk mengikuti acara puncak Dies Natalis, sebelumnya kami ganti pakaian dulu menggunakan pakaian adat di hotel kampus. Acara Dies Natalis berlangsung lancar dan cukup meriah.

Siangnya setelah makan siang, kami lanjut ke ruangan tempat acara Dies Natalis untuk kegiatan lainnya yaitu rapat persiapan ujian seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur SBMPTNP. Rapat berlangsung lancar dan selesai sekitar pukul 5 sore. Selanjutnya kami diajak makan malam di kota Mataram lalu malam harinya baru tiba di kamar hotel. Oya, agenda awal kami sebenarnya hanya 1 malam 2 hari untuk kegiatan Dies Natalis saja, tetapi karena ada agenda rapat SBMPTNP kami jadinya menambah 2 malam 3 hari sehingga hari ke 2 kami bisa melanjutkan rapat SBMPTNP lagi.

Hari kedua kami melanjutkan kegiatan rapat lagi, target selesai rapat sebelum makan siang, tapi karena materi rapat cukup alot sehingga terpaksa dilanjutkan lagi setelah makan siang dan selesai sekitar pukul 3 sore. Selesai rapat kami tidak langsung ke hotel, saya diajak menemani Bapak Direktur ke sebuah Gria salah satu Pedanda di Lombok. Selesai berkunjung ke Gria, kami kumpul kembali dengan rombongan di tempat makan malam sebelum kembali ke hotel.

Hari ketiga, kami tidak mendapatkan tiket pesawat untuk kembali ke hotel sehingga Bapak Direktur mengajak kami kembali ke Bali naik fast boat. Ada rasa agak khawatir karena banyak teman yang memberitahu bahwa naik fast boat ini pasti mabuk. Malam sebelum berangkat saya beli antimo dulu. Keesokan harinya tiba di pelabuhan saya minum antimo dulu dan tidak makan terlalu banyak untuk mencegah nanti mabuk laut. Kapal boat yang akan kami tumpangi pun datang, kami naik dan mulai berangkat dari Lombok.

Saya merasa cukup nyaman, sampai di tengah laut masih terasa nyaman, saya pindah ke depan agar bisa melihat lebih leluasa. Saya sempat ke belakang juga untuk melihat mesin boat. Akhirnya sampai tiba di Bali semuanya terasa nyaman dan bahkan menyenangkan melihat pemandangan laut yang asik bagi saya. Katanya ini karena gelombang lautnya bagus sehingga boat bisa terasa nyaman dan tidak bikin mabuk. Di Bali kami tiba di Padang Bai lalu diantar naik shuttle (mobil Inova) sampai di Renon. Dari Renon saya lanjut naik Gojek sampai di rumah.

Perjadi kali ini terasa spesial karena ini pertama kali saya menyeberang dari Lombok ke Bali menggunakan fast boat, astungkara semua berjalan lancar dan saya tiba di rumah dengan selamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.