Belajar Membuat Video Tutorial di Youtube

Saya sedang belajar membuat video tutorial di youtube dengan isi materi yang ringan-ringan saja. Sebenarnya sebelumnya saya sudah mengupload beberapa video di youtube channel saya tetapi isinya sangat random dan sebagian besar merupakan video pribadi. Dari beberapa video itu ternyata ada beberapa video yang view-nya lumayan banyak dibandingkan video lainnya, misalnya video tentang layangan knock down yang saya rekam secara spontan lalu upload ke youtube, view-nya 92k sampai dengan saat ini.

Bagi saya view sekian untuk video dadakan dan bukan video tutorial atau belajar di youtube tentunya sangat diluar dugaan. Selain itu ada juga 1 video lain tentang layangan yang view-nya sampai 21k. Subscribe alami di youtube juga sudah melebihi 500 saat itu. Lalu muncullah ide saya untuk membuat beberapa video untuk ditambahkan di channel youtube yaitu video tutorial tentang hal-hal sederhana.

Ide awalnya saya ingin membuat video tutorial tentang hidroponik di youtube karena belakangan ini kami sering bermain hidroponik. Akan tetapi setelah membuat 1 video, rasanya lumayan merepotkan. Lalu ide saya beralih dengan membuat video tutorial yang cukup direkam di laptop saja, jadilah saya mencoba membuat video tutorial di youtube tentang cara membuat signature di email Gmail, hasilnya seperti berikut:

Saya kemudian menambahkan beberapa video belajar tentang tutorial sederhana terkait Microsoft Excel di youtube, seperti beberapa video berikut ini:

Untuk video-video belajar dengan tutorial yang saya buat di atas sampai saat ini memang belum banyak mendapatkan view, bahkan dengan sudah saya share link-nya di akun sosial media saya dan juga dibantu oleh beberapa teman blogger. Tapi tidak apa-apa, saya masih belajar bagaimana caranya agar video tutorial tersebut mendapatkan banyak view dan akan tetap mencoba membuat beberapa video lainnya, mungkin dibutuhkan konsistensi dan materi video yang lebih menarik lagi agar lebih banya view di youtube. Mohon bantuan subscribe channel youtube saya ya.

Contoh Percakapan Bahasa Bali

Berikut ini contoh percakapan dalam Bahasa Bali yang mungkin bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya bagi yang baru ingin mencoba menggunakan bahasa Bali. Contoh percakapan ini juga bisa digunakan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali dan ingin sekedar lebih akrab dengan mencoba berkomunikasi dalam bahasa Bali.
Contoh percakapan dalam Bahasa Bali misalnya bagi orang sudah lama tidak bertemu dan ingin melakukan percakapan seputar kabar dan tempat tinggal.

  • Kenken kabare? (Apa kabar?)
  • Punapi gatra? (Apa kabar?)
  • Gatra becik (Kabar baik)
  • Kabar becik (Kabar baik)
  • Dija ngoyong/nongos jani? (Dimana tinggal sekarang?)
  • Umah tiange di Kerobokan (Rumah saya di Kerobokan)
  • Tiang nginep di hotel (Saya menginap di hotel)
  • Suba mekelo di Bali? (Sudah lama di Bali?)
  • Tiang mara ibi neked di Bali (Saya baru kemarin tiba di Bali)
Selain itu berikut contoh percakapan dalam Bahasa Bali untuk yang mungkin belum kenal dan melakukan percakapan seputar nama dan perkenalan.

  • Nyen adan ragane? (Siapa nama anda?)
  • Adan tiange Wayan (Nama saya Wayan)Uli dija? (Dari mana?)
  • Tiang uli/saking Jakarta (Saya dari Jakarta)
  • Tiang nembe/tumben ke Bali (Saya tumben ke Bali)
  • Lakar kija? (Mau kemana?)
  • Tiang lakar melali ke Sanur (Saya akan jalan-jalan ke Sanur)
  • Tiang megae di Bali (Saya kerja di Bali)

Selain beberapa percakapan diatas, masih banyak lagi contoh kalimat untuk melakukan percakapan lainnya dalam bahasa Bali, tergantung situasi dan kondisi. Semoga bermanfaat.

Bersahabat Dengan Masalah

Pernahkah anda merasa hidup ini susah dan tidak adil serta penuh dengan masalah? Kalau pernah, berarti sama dengan apa yang saya rasakan. Saya juga terkadang merasakan hidup yang susah dan penuh masalah. Dalam hidup saya menemui banyak masalah, walaupun belum tentu lebih banyak daripada anda. Bahkan sebelum satu masalah bisa saya selesaikan, sudah muncul masalah lain yang lebih besar.

Read More

Cara Belajar Bahasa Bali Sehari-Hari

Cara belajar bahasa Bali untuk dapat digunakan sebagai Bahasa Bali sehari-hari sebenarnya cukup mudah. Hampir sama mudahnya dengan belajar bahasa daerah lainnya. Apalagi jika anda berasal dari daerah Jawa atau sudah menguasai bahasa Jawa. Mengapa? Karena secara umum bahasa Bali banyak kemiripan dengan bahasa Jawa, walaupun ada beberapa kata yang sama tetapi maknanya berbeda. Seperti pernah saya tulis di Belajar Bahasa Bali Sehari-Hari.

Read More