Tradisi Ngejot Di Bali

November 21st, 2009 by I Gusti Agung Made Wirautama Leave a reply »

Di Bali, ngejot artinya memberikan sesuatu (umumnya makanan) kepada orang lain ketika kita mempunyai hajatan atau pada saat hari raya tertentu. Mungkin hampir sama seperti di daerah lainnya di seluruh Indonesia, di Bali juga ada tradisi ngejot ini. Sebenarnya secara umum sifat orang Indonesia khususnya di Bali adalah tolong menolong dan saling berbagi, dan tradisi ngejot ini adalah salah satu bukti nyata. Tradisi ngejot di Bali bisa kita dibedakan menjadi dua yaitu ngejot ketika hari raya dan ngejot ketika seseorang memiliki hajatan atau melaksanakan suatu upacara adat/agama tertentu.

Ngejot ketika hari raya seperti Galungan, Kuningan dan lainnya biasanya bersifat sukarela dan lebih menyesuaikan situasi dan kondisi. Artinya apa yang kita miliki itulah yang kita berikan pada orang lain yaitu biasanya tetangga dan kerabat serta sanak famili. Mungkin karena di saat itu hampir semua orang juga merayakan hari raya, jadi bisa dibilang ibarat bertukar kado karena biasanya saling ngejot.

Di samping itu, di daerah tertentu yang majemuk, umat beragama non Hindu juga ikut menerima jotan (barang/makanan yang diberikan waktu ngejot),  begitu juga sebaliknya ketika hari raya umat lain seperti Idul Fitri, Natal, Waisak dan lainnya warga Hindu juga turut merasakannya. Betapa indahnya perbedaan bukan?

Sementara itu, ngejot ketika melaksanakan suatu upacara adat/agama seperti pawiwahan (pernikahan), mepandes/metatah (potong gigi), nelu bulanin (tiga bulanan), odalan, otonan dan lainnya sedikit berbeda. Untuk upacara yang tergolong besar seperti pernikahan, potong gigi, tiga bulanan, ngejot biasanya dilaksanakan lebih formal, isi jotan sudah diatur sedemikian rupa, daftar orang yang menerima jotan pun ada, serta yang membawakan jotan juga berpakaian adat. Isi jotan biasanya berupa sate, nasi (dengan takaran tertentu), lawar, buah dan lainnya. Orang yang menerima jotan biasanya per kepala keluarga, yaitu tetangga, dan sanak keluarga dalam jangkauan tertentu. Orang yang menerima jotan ini juga berarti diundang untuk datang menghadiri upacara tersebut.

Sedangkan untuk upacara agama yang lebih kecil seperti otonan, odalan di merajan alit (tempat suci keluarga kecil) dan lainnya, ngejot lebih dinamis seperti ngejot pada waktu hari raya agama. Tidak semua hari raya di Bali diikuti tradisi ngejot, yang sudah pasti adalah hari raya Galungan, Kuningan, Pagerwesi dan lainnya. Sedangkan hari raya Nyepi, Saraswati, dan beberapa lainnya jarang diikuti dengan tradisi ngejot.

Di daerah anda juga ada tradisi seperti ini bukan?

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

44 comments

  1. aldy says:

    Ditempat saya ada juga tradisi atau kebiasaan seperti ini, cuma hanya berbeda sebutan saja dan biasanya dilakukan menjelang hari Raya Idul Fitri atau Natal.
    Kalau Ngejot, kebetulan salah seorang abang ipar saya orang bali, jadi tahu juga tradisi ini karena beliau pernah bercerita. Cuma sayang, udah lama saya tidak bertemu, karena sejak kepindahannya ke Denpasar sampai sekarang belum pernah ketemu. *kangen mode on*
    .-= aldy´s last blog ..Perfect : WordPress.org Menjuarai CMS Award 2009 =-.

  2. Andy MSE says:

    “Orang yang menerima jotan ini juga berarti diundang untuk datang menghadiri upacara tersebut”…

    kalau di kampung saya, yang seperti itu namanya “tonjokan” yaitu pemberian yang bersifat pemberitahuan sekaligus undangan…

    asyik banget kalau ditonjok… hehehe
    .-= Andy MSE´s last blog ..Berita Buruk Buat Perokok =-.

  3. aLe says:

    Ngejot kalau di Jawa seperti Kenduri kali ya?

  4. Cahya says:

    Ditunggu ngejot dalam rangka blog baru-nya (ha ha…, kebiasan anggota BBC Bli) :D

    Bagusnya yang saya lihat di Bali, ada ngejot yang transculture
    .-= Cahya´s last blog ..I’m Not A Violist =-.

  5. elmoudy says:

    ngejot… baik sekali tradisinya,,,
    menjaga hubungan sosial dengan cara yang sederhana
    tapi luar biasa dampaknyaaa
    .-= elmoudy´s last blog ..Visi Awal Keberhasilan =-.

  6. pushandaka says:

    Saya sering dengar tradisi ini. Tapi blum pernah menjadi pelakunya secara langsung. Hehe..
    .-= pushandaka´s last blog ..Bola Api di SBY =-.

  7. mbah gendeng says:

    halo bli……………………………………………………………………..

    apa kabarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

    baikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk-baikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

    ajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    kannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn

  8. Winarto says:

    Ooo, di Bali namanya ngejot, kalau di Jawa juga ada, biasanya kalau orang punya kerja; pengantin, setelah melahirkan, atau syukuran, berupa makanan (nasi, lauk pauk, sayur, buah)yang dibungkus besek/kardus.
    Namun dalam perkembangannya, nasi tersebut berubah menjadi roti, karena dinilai lebih efisien, lebih murah dan tidak report.

  9. tiny says:

    ngejot menandakan kerukunan dan rasa kekeluargaan yang erat di lingkungan masyarakat……..

    xixixixi..

    kapan ya ajung sepintar kak wira?????

    hwehehehehehehe

  10. Badruz says:

    selametan kali ya mas
    .-= Badruz´s last blog ..Lomba Menulis Bertema Ibu =-.

  11. Ngejot ini brarti beda ma megibung ya bli?
    .-= Brandal Surga´s last blog ..Kontes Blog Berhadiah Blog Dot Com =-.

  12. Kang Yudiono says:

    Di Sumedang juga ada Bli, namanya Pupundut.

  13. Decy says:

    ngejot itu….

    bagi2 makanan ke sanak saudara kita , saat kita ada hajatan ..

    dan sekaligus artinya undangan /pemberitahuan akan acara hajatan tsb

    gitu kayanya ya?? heheee :)
    .-= Decy´s last blog ..hehe =-.

  14. Cadink says:

    Hati2 juga dengan ejotan.. :D

  15. Salam bli. Saya blogger dari bali juga. Salam kenal.
    .-= Dunia Komputer´s last blog ..Toshiba HDDR500E04XL 500 GB Portable External Hard Drive =-.

  16. yudi says:

    apalagi maan jotan, lebih asyik to :mrgreen:

  17. TrickStory says:

    di negare, nyepi, natal, idul fitri, semua saling ngejot bli….jeg rame gt…

    salam kenal dari negare
    .-= TrickStory´s last blog ..Ternyata Google Suka Bercanda =-.

  18. Fitri says:

    Saya baru saja pindah ke Bali satu thn yg lalu, anak2 saya kesulitan utk pelajaran bahasa Bali di sekolah, bagai mana caranya utk belajar bahasa dan tradisi Bali yg mudah
    saya ingin anak2 saya juga mengenal tradisi ataupun bahasa dimana kita tinggal.
    Ada yg bisa bantu saya?

  19. wah, saya suka nih artikel yg mengulas budaya lokal. mari kita hargai dan kita cintai budaya daerah kita, jadikan budaya daerah kita pun bisa dikenal dunia.
    balinese people´s last blog post ..Eat Pray Love – Julia Roberts finds Bali is more complex than paradise

Leave a Reply

CommentLuv badge