Tradisi Ngejot Di Bali
Posted on | November 21, 2009 | 36 Comments
Di Bali, ngejot artinya memberikan sesuatu (umumnya makanan) kepada orang lain ketika kita mempunyai hajatan atau pada saat hari raya tertentu. Mungkin hampir sama seperti di daerah lainnya di seluruh Indonesia, di Bali juga ada tradisi ngejot ini. Sebenarnya secara umum sifat orang Indonesia khususnya di Bali adalah tolong menolong dan saling berbagi, dan tradisi ngejot ini adalah salah satu bukti nyata. Tradisi ngejot di Bali bisa kita dibedakan menjadi dua yaitu ngejot ketika hari raya dan ngejot ketika seseorang memiliki hajatan atau melaksanakan suatu upacara adat/agama tertentu.
Ngejot ketika hari raya seperti Galungan, Kuningan dan lainnya biasanya bersifat sukarela dan lebih menyesuaikan situasi dan kondisi. Artinya apa yang kita miliki itulah yang kita berikan pada orang lain yaitu biasanya tetangga dan kerabat serta sanak famili. Mungkin karena di saat itu hampir semua orang juga merayakan hari raya, jadi bisa dibilang ibarat bertukar kado karena biasanya saling ngejot.
Di samping itu, di daerah tertentu yang majemuk, umat beragama non Hindu juga ikut menerima jotan (barang/makanan yang diberikan waktu ngejot), begitu juga sebaliknya ketika hari raya umat lain seperti Idul Fitri, Natal, Waisak dan lainnya warga Hindu juga turut merasakannya. Betapa indahnya perbedaan bukan?
Sementara itu, ngejot ketika melaksanakan suatu upacara adat/agama seperti pawiwahan (pernikahan), mepandes/metatah (potong gigi), nelu bulanin (tiga bulanan), odalan, otonan dan lainnya sedikit berbeda. Untuk upacara yang tergolong besar seperti pernikahan, potong gigi, tiga bulanan, ngejot biasanya dilaksanakan lebih formal, isi jotan sudah diatur sedemikian rupa, daftar orang yang menerima jotan pun ada, serta yang membawakan jotan juga berpakaian adat. Isi jotan biasanya berupa sate, nasi (dengan takaran tertentu), lawar, buah dan lainnya. Orang yang menerima jotan biasanya per kepala keluarga, yaitu tetangga, dan sanak keluarga dalam jangkauan tertentu. Orang yang menerima jotan ini juga berarti diundang untuk datang menghadiri upacara tersebut.
Sedangkan untuk upacara agama yang lebih kecil seperti otonan, odalan di merajan alit (tempat suci keluarga kecil) dan lainnya, ngejot lebih dinamis seperti ngejot pada waktu hari raya agama. Tidak semua hari raya di Bali diikuti tradisi ngejot, yang sudah pasti adalah hari raya Galungan, Kuningan, Pagerwesi dan lainnya. Sedangkan hari raya Nyepi, Saraswati, dan beberapa lainnya jarang diikuti dengan tradisi ngejot.
Di daerah anda juga ada tradisi seperti ini bukan?
Baca Juga:
Tags: agama > Bali > galungan > hari raya > hindu > kuningan > ngejot > tradisi > upacara
Comments
36 Responses to “Tradisi Ngejot Di Bali”
Leave a Reply


November 21st, 2009 @ 6:29 pm
Ditempat saya ada juga tradisi atau kebiasaan seperti ini, cuma hanya berbeda sebutan saja dan biasanya dilakukan menjelang hari Raya Idul Fitri atau Natal.
Kalau Ngejot, kebetulan salah seorang abang ipar saya orang bali, jadi tahu juga tradisi ini karena beliau pernah bercerita. Cuma sayang, udah lama saya tidak bertemu, karena sejak kepindahannya ke Denpasar sampai sekarang belum pernah ketemu. *kangen mode on*
aldy´s last blog ..Perfect : Wordpress.org Menjuarai CMS Award 2009
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:54 pm
@aldy,
hehe, jadi curhat nih
[Reply]
November 21st, 2009 @ 7:02 pm
“Orang yang menerima jotan ini juga berarti diundang untuk datang menghadiri upacara tersebut”…
kalau di kampung saya, yang seperti itu namanya “tonjokan” yaitu pemberian yang bersifat pemberitahuan sekaligus undangan…
asyik banget kalau ditonjok… hehehe
Andy MSE´s last blog ..Berita Buruk Buat Perokok
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:55 pm
@Andy MSE,
iya, bisa-bisa makannya jadi dobel kan?
[Reply]
November 21st, 2009 @ 10:41 pm
Ngejot kalau di Jawa seperti Kenduri kali ya?
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:55 pm
@aLe,
Kenduri itu artinya apa ya?
[Reply]
November 21st, 2009 @ 11:39 pm
Ditunggu ngejot dalam rangka blog baru-nya (ha ha…, kebiasan anggota BBC Bli)
Bagusnya yang saya lihat di Bali, ada ngejot yang transculture
Cahya´s last blog ..I’m Not A Violist
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:57 pm
@Cahya,
indahnya perbedaan..
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 12:54 am
ngejot… baik sekali tradisinya,,,
menjaga hubungan sosial dengan cara yang sederhana
tapi luar biasa dampaknyaaa
elmoudy´s last blog ..Visi Awal Keberhasilan
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:57 pm
@elmoudy,
iya, wujud saling menghormati dan menyayangi
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 2:21 am
Saya sering dengar tradisi ini. Tapi blum pernah menjadi pelakunya secara langsung. Hehe..
pushandaka´s last blog ..Bola Api di SBY
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:57 pm
@pushandaka,
kalau menjadi “korban”-nya pernah?
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 3:26 am
halo bli……………………………………………………………………..
apa kabarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
baikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk-baikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk
ajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
kannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:58 pm
@mbah gendeng,
kaaaabbbbaaaaarrrrr baaaaaik…
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 3:58 am
Ooo, di Bali namanya ngejot, kalau di Jawa juga ada, biasanya kalau orang punya kerja; pengantin, setelah melahirkan, atau syukuran, berupa makanan (nasi, lauk pauk, sayur, buah)yang dibungkus besek/kardus.
Namun dalam perkembangannya, nasi tersebut berubah menjadi roti, karena dinilai lebih efisien, lebih murah dan tidak report.
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:59 pm
@Winarto,
di Bali juga begitu, bahkan ada yang berupa mie instan..
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 8:25 am
ngejot menandakan kerukunan dan rasa kekeluargaan yang erat di lingkungan masyarakat……..
xixixixi..
kapan ya ajung sepintar kak wira?????
hwehehehehehehe
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 7:59 pm
@tiny,
emang Kak Wira sepintar apa sih? :p
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 8:48 am
selametan kali ya mas
Badruz´s last blog ..Lomba Menulis Bertema Ibu
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 8:00 pm
@Badruz,
ya begitulah..
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 9:20 am
Ngejot ini brarti beda ma megibung ya bli?
Brandal Surga´s last blog ..Kontes Blog Berhadiah Blog Dot Com
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 8:00 pm
@Brandal Surga,
beda, megibung itu makan satu “piring” rame-rame..
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 6:05 pm
Di Sumedang juga ada Bli, namanya Pupundut.
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 8:01 pm
@Kang Yudiono,
makin banyak nih wawasan saya
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 7:46 pm
ngejot itu….
bagi2 makanan ke sanak saudara kita , saat kita ada hajatan ..
dan sekaligus artinya undangan /pemberitahuan akan acara hajatan tsb
gitu kayanya ya?? heheee

Decy´s last blog ..hehe
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 8:01 pm
@Decy,
iya, nggak selalu undangan sih, karena kadang ngejot setelah acara selesai..
[Reply]
November 22nd, 2009 @ 8:03 pm
Hati2 juga dengan ejotan..
[Reply]
imadewira Reply:
November 22nd, 2009 at 8:19 pm
@Cadink,
hehe, emang kenapa bro?
[Reply]
Decy Reply:
November 22nd, 2009 at 9:34 pm
@Cadink, iya bener ..
lebih baik di panaskan lagi walau masih dalam keadaan hangat atau panas saat diberikan 

hati2 juag dengan jotan
Decy´s last blog ..hehe
[Reply]
imadewira Reply:
November 23rd, 2009 at 11:40 pm
@Decy,
pengalaman buruk ya?
[Reply]
November 23rd, 2009 @ 8:44 am
Salam bli. Saya blogger dari bali juga. Salam kenal.
Dunia Komputer´s last blog ..Toshiba HDDR500E04XL 500 GB Portable External Hard Drive
[Reply]
imadewira Reply:
November 23rd, 2009 at 11:46 pm
@Dunia Komputer,
salam kembali.. oya?
[Reply]
November 23rd, 2009 @ 9:16 pm
apalagi maan jotan, lebih asyik to
[Reply]
imadewira Reply:
November 23rd, 2009 at 11:52 pm
@yudi,
itu memang yang paling asik..
[Reply]
November 29th, 2009 @ 12:51 am
di negare, nyepi, natal, idul fitri, semua saling ngejot bli….jeg rame gt…
salam kenal dari negare
TrickStory´s last blog ..Ternyata Google Suka Bercanda
[Reply]
imadewira Reply:
November 29th, 2009 at 9:40 pm
@TrickStory,
wah, menarik sekali, salam kenal kembali..
[Reply]