Ulang Tahun Pertama Bramasta

Saya baru sadar ternyata saya belum menuliskan cerita ulang tahun anak kedua kami, Bramasta. Baiklah kali ini akan saya tuliskan walau mungkin hanya sederhana.

Tidak terasa Bramasta sudah berumur 1 tahun pada tanggal 29 Juni 2017 yang lalu. Rasanya waktu berjalan dengan begitu cepat. Sedikit terasa berbeda dengan ketika kakaknya Bramasta, Nindi, dulu berumur 1 tahun. Mungkin ini karena dulu Nindi masih sendiri sehingga saya dan istri benar-benar berdua fokus kepada Nindi saja. Kalau sekarang kami berdua harus berbagi, jadi mungkin tidak bisa sepenuhnya waktu kami untuk Bramasta. Tapi bukan berarti rasa sayang dan perhatian harus berkurang, tentu keduanya sama-sama sangat kami sayangi dengan segenap jiwa dan raga. Semua orangtua pasti begitu menyayangi anak-anaknya. Read More

Pertama Kali Nindi dan Bramasta ke Surabaya

Bulan Maret lalu yaitu tepatnya tanggal 23 – 26 Maret 2017 untuk pertama kalinya Nindi (umur 7 tahun) dan Bramasta (umur 9 bulan) ke Surabaya. Ini merupakan perjalanan pertama kalinya Nindi dan Bramasta ke luar pulau Bali sekaligus pertama kalinya mereka naik pesawat. Kedatangan kami ke Surabaya ini dalam rangka wisuda S2 adik ipar saya, Ajung. Kami berangkat berenam yaitu saya, istri saya, Nindi, Bramasta, adik ipar dan ibu mertua. Read More

Upacara Tigang Sasih Bramasta, Antara Suka dan Duka

Upacara tigang sasih atau tiga bulanan Bramasta semestinya menjadi acara yang penuh sukacita bagi kami, tapi hidup ini tak selalu suka saja, kadang ada dukanya. Upacara yang sudah kami siapkan dengan sangat matang menjadi sedikit berubah karena saya dan istri harus masuk rumah sakit dan opname selama 6 hari, mulai Senin hingga Sabtu dimana upacara tigang sasih Bramasta jatuh pada hari Rabu.

Read More

Selamat Datang, Bramasta!

Rasanya tak ada yang lebih indah dari anugerah yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kami saat ini. Adiknya Nindi, Bramasta, sudah lahir dengan selamat pada tanggal 29 Juni 2016. Kami begitu bahagia, sama bahagianya dengan ketika kakaknya, Nindi, dulu lahir. Rasa deg-degan dan tegangnya pun sama, walau ini anak kedua.

Hari kelahiran Bramasta sudah kami tunggu-tunggu sejak sekitar 2 minggu sebelumnya, maklum dulu ketika Nindi lahir itu maju sekitar 2 minggu dari perkiraan dokter. Kebetulan ini Bramasta juga ditangani oleh dokter yang sama, jadi dugaan kami hari kelahirannya pun akan maju, jadi sejak 2 minggu sebelumnya kami sudah mulai bersiap-siap. Tapi ternyata hari yang kami tunggu terasa agak lama, istri saya bahkan beberapa kali mengalami semacam kontraksi palsu.

Read More