Jalan Panjang Untuk Adiknya Nindi (2)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya : Jalan Panjang Untuk Adiknya Nindi (1)

Singkat cerita lagi, akhir tahun 2014 proses vaksin selesai. Tapi istri saya mulai lelah berurusan dengan dokter, kami mulai kehilangan keyakinan. Jadi sementara beberapa bulan kami rileks saja dulu, mencoba enjoy tanpa memikirkan program. Kami pikir mungkin selama ini kami beban dengan jadwal berhubungan sehingga malah membuat kami tertekan. Tapi setelah beberapa bulan mencoba sendiri juga tidak ada hasil. Saya dan istri kemudian berpikir, setelah menimbang-nimbang, kami memutuskan untuk tetap mengutamakan medis, sambil tetap berdoa kepada Tuhan memohon agar diberikan jalan yang terbaik.

Read More

Nindi Sudah Biasa Gosok Gigi Sendiri

Mungkin salah satu tantangan ketika memiliki anak adalah bagaimana mengajarkan dia untuk merawat gigi. Saya sebenarnya sempat sedikit khawatir bagaimana cara mengajarkan putri saya Nindi untuk menggosok gigi. Tapi syukurlah sekarang Nindi sudah terbiasa menggosok gigi sendiri namun tetap harus ditemani kalau dia belum bisa (belum saya ijinkan) untuk mengisikan pasta gigi ke sikat giginya.

Read More

Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3

Selasa, 13 Desember 2011

Tiba juga saatnya untuk mengangkat selang dalam tubuh saya. Setelah menelepon Dokter GWK untuk memastikan, pukul 18.30 saya sudah tiba di RS BaliMed dan langsung masuk UGD untuk persiapan proses mengangkat selang. Saya menunggu cukup lama, sampai pukul 21.45 barulah akhirnya tindakan pengangkatan selang itu dilakukan. Sebenarnya tidak lama, hanya sekitar 3 menit. Selang kecil sepanjang sekitar 30 cm itu dikeluarkan dari tubuh saya, melalui penis. Tidak terlalu sakit karena saya sudah dibius lokal pada penis. Terasa sakit sedikit saja dan agak geli. Saya lalu pulang dan membayar di RS BaliMed sekitar 3 juta. Saya tidak rawat inap lagi dan sudah bisa berjalan seperti biasa langsung setelah itu.

Read More

Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2

Rabu, 7 Desember 2011

Dini hari sekitar pukul 4.00 perut saya sakit lagi, coba saya tahan dengan minum air saja. Dalam hati saya sudah memutuskan bahwa saya harus menjalani operasi secepatnya. Pagi sekitar pukul 7.00 setelah diskusi kecil dengan istri dan keluarga, kami memutuskan untuk menelepon dokter. Istri saya menelepon Dokter GWK dan menyampaikan bahwa saya siap menjalani operasi hari itu juga. Pukul 09.00 kami sudah tiba di RS BaliMed, mendaftar di resepsionis lalu saya masuk UGD untuk melakukan persiapan operasi. Cek kondisi fisik, tekanan darah, suntik antibiotik dan lain-lain.

Read More