Tubuh Ibarat Ladang

November 1st, 2010 by imadewira Leave a reply »

Saat ini di kantor (kampus) saya memang sedang melakukan / merancang beberapa hal yang mungkin di luar pekerjan sehari-hari dan di luar job description saya. Ini semata-mata demi idealisme dan pengabdian yang mungkin tidak diketahui oleh orang lain. Biarlah orang men-cap PNS itu seperti apa, tapi orang-orang yang saya ajak bekerja yang tahu.

Dan di tengah-tengahnya saya menerima sebuah nasehat dari seseorang yang saya anggap orangtua saya disini, termasuk sebagai orang yang cukup saya kagumi selama ini melihat cara kerja dan pola pikirnya yang sederhana namun realistis. Berikut ini saya copy-kan nasehat yang saya terima via email tersebut. Sekedar sharing, siapa tahu ada manfaatnya bagi orang lain.

Yth. Bapak Agung Wirautama,

Terimakasih atas pengertiannya, mari kita gunakan waktu dan kemampuan kita untuk mengabdi tanpa harus memikirkan hasilnya. Semua karma kita serahkan kpdNya bagiamana dan menjadi apa nantinya. Karena semua kehendak Yang Kuasa.

Kutipan dari buku yang pernah tiang baca, mudah-mudahan tidak ada yang terlupakan.

Tubuh kita ini diibaratkan sebagai ladang. Maka ladang itu akan menjadi apa yang kita inginkan. Jika kita merawatnya dengan baik dan menanam tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi masyarakat, maka banyak orang yang akan datang ke ladang itu, entah untuk berteduh, re-freshing (menenangkan pikiran), meminta sesuatu. Betapa mulianya ladang itu, karena orang yang membutuhkan sesuatu akan selalu teringat ladang yang nyaman, indah, teduh dan menyenangkan tersebut. Oleh karena itu setiap orang akan memuliakannya.

Ketika ladang yang kita miliki tersebut tidak dirawat, akan ditumbuhi semak belukar yang tak berguna, ditumbuhi pepohonan yang berduri, dihuni oleh bermacam satwa liar dan ganas, maka orang cenderung akan menjauhinya, bahkan akan dipakai tempat membuang sampah oleh masyarakat. Ladang seperti itukah yang kita inginkan?

Dumogi wenten pikenohnyane.

Sungguh sebuat pecut semangat yang membuat saya makin bergelora..

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

15 comments

  1. adin says:

    maksudnya lakukan yang terbaik tanpa pamrih dan semata mengharap balasan dari Tuhan saja ya…

  2. sulfikar says:

    nasehatnya sederhana…tapi dalam. Thank’s udah berbagi nasehat bli’
    sulfikar´s last blog post ..Mengatasi Mozilla Firefox Error

  3. Cahya says:

    Ladang itu bisa jadi tanah yang subur, ataupun tanah yang tandus, kini kitalah yang cukup bijak untuk mengelolanya.
    Cahya´s last blog post ..Navigasi Antar Tulisan Blog

  4. budiastawa says:

    Sangat setuju, bli Gung. Karena mengolah jiwa dan tubuh pun sering disebut orang sebagai KULTIVASI.

    Dan bahkan tubuh itu dianggap sebagai alam semesta kecil (mikrokosmos), yang harus kita rawat dan kita jaga demi menyeimbangkannya dengan Alam Semesta (Makrokosmos).

    Terima kasih telah mengingatkan saya, bli Gung.
    budiastawa´s last blog post ..Melawan Langit

  5. Saya ndak bisa berkomentar lebih jauh. Manut dengan nasehat di atas. :)

  6. Sugeng says:

    Ikutan mbaca serta mencoba mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari :razz:
    Salam hangat serat jabat erat selalu dari Tabanan
    Sugeng´s last blog post ..Bagaimana Adab Ber-HP Itu

  7. Winarto says:

    Begitu dalam, tidak bisa berkata-kata banyak

  8. Kristiana says:

    em…ehm…bijak……
    Kristiana´s last blog post ..Tips Mutusin Pacar Dengan Cara yang Baik dan Benar

  9. MATUR SUKSMA BLI….
    saya jadikan salah satu referensi dalam diskusi mata kuliah Manajemen SDM di kelas saya hari ini

  10. PanDe Baik says:

    …semua itu akan berlaku dengan baik ketika kita berada dalam kehidupan dalam arti sebenarnya… tapi tidak dalam lingkungan PNS yang atmosfernya sangat jauh berbeda. :p
    PanDe Baik´s last blog post ..Memperbaharui Tampilan Ponsel dengan Theme

  11. so do the best that you can do. Benar kan ya mas?

  12. sungguh tauziyah yang menarik. perumpaan tubuh ibarat ladang bisa memotivasi diri kita untuk senantiasa “menggarap” ladang itu agar bisa memberikan buah, kesuburan, manfaat buat diri kita dan orang lain :)

Leave a Reply

CommentLuv badge