Tentang Guest Post dan Guest Blogger

Seperti yang saya katakan sebelumnya tentang Blogroll, Backlink dan Guest Post (artikel tamu), bahwa saya tidak menampilkan blogroll di blog ini. Tetapi saya tetap berkunjung ke blog teman-teman berdasarkan aplikasi RSS Reader yang saya gunakan. Jadi prinsipnya, anda menulis saya berkunjung. Kemudian ketika ada pengunjung baru ke blog ini, saya pasti berkunjung balik, dan kalau saya suka dengan isi blognya saya pasti langsung berlangganan melalui RSS feed di blog tersebut.

Lalu bagi anda yang ingin bertukar link dengan alasan ingin mendapat backlink, saya merasa bertukar link di blogroll kurang efektif dan kurang elegan. Sebagai gantinya, menerima Guest Post (artikel tamu) sepertinya jauh lebih adil. Jadi prinsipnya kurang lebih begini, anda menulis post tertentu kemudian dikirim ke email saya dan tulisan itu akan saya publish dengan menyertakan identitas serta tentunya link ke blog anda. Saya melihat banyak juga blogger yang melakukan hal seperti ini, salah satunya Mbak Isnuansa. Saya sendiri pernah menulis tentang blogwalking di blognya sebagai Guest Blogger.

Tetapi untuk saat ini, sepertinya niat untuk menerima Guest Post (artikel tamu) di blog ini harus saya tunda dulu. Ini karena blog saya ini masih baru dan belum memiliki PR (Page Rank). Jadi kalau pun ada backlink yang saya berikan ke blog lain mungkin belum ada artinya, karena Page Rank ini sangat penting untuk menentukan kualitas backlink. Semakin tinggi PR sebuah blog/website yang memberikan backlink kepada anda, semakin bagus.

Jadi, kesimpulannya saya akan menunggu dulu hingga blog saya ini mendapat PR (Page Rank), ya minimal PR 1 lah, jadi agar bila ada yang berkenan untuk menjadi Guest Blogger dan menulis Guest Post di blog ini, backlink yang didapatkan ada artinya dan tidak percuma.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

33 thoughts on “Tentang Guest Post dan Guest Blogger

  1. Setuju banget, backlink yang masuk ke artikel justru semakin bagus dibanding di blogrol. Yang sampai saat ini masih membuat saya bingung adalah bagaimana mendapatkan PR. Blog gratisan saya yang saya update rutin malah PR jongkok, tetapi blog jualan selimut saya dah gak pernah saya update tiba tiba PR 1. Gimana tuh bos analisanya?
    .-= Zona Bisnis´s last blog ..Traffic Naik Berkat Microworkers =-.

  2. Hehehe. Ternyata pagerank masih jadi patokan yach mas dalam menilai layak tidaknya sebuah blog membuka lowongan penulis tamu. Wajar banget sih. Soalnya minsed tentang backlink berkualitas dari PR tinggi masih kuat tertanam di benak kita sebagai blogger.

    Blog saya yang PR-nya 3 aja saya belum berani dan belum pede membuka lowongan guest-blogger. Soalnya masih terbentur pada trafik harian yang masih sekitar 80 sampai 100-an visitors saja. Masih sangat kecil.
    .-= iskandaria´s last blog ..Belajar dari Blog Yep dalam Mengelola Blog Gado-Gado =-.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *