Tarif Starone Unlimited 45 Ribu Per Bulan!

Membaca judulnya mungkin anda mengira tulisan ini adalah iklan, maaf anda salah. Tidak ada maksud saya beriklan, ini hanyalah informasi tentang tarif internet dari Starone Unlimited yang sudah berubah dari 125 ribu per bulan menjadi hanya 45 ribu per bulan. Mungkin ada yang bilang ini berita basi, tapi bagi saya ini bukan berita basi sama sekali.

Ceritanya begini, sudah sejak Juli 2009 saya menggunakan layanan internet dari Starone yang unlimited dengan tarif 125 ribu per bulan. Sejauh ini kualitas dan layanan internet dari Starone cukup baik, hanya sesekali saja bermasalah dan bisa dikatakan saya cukup puas. Itu sebabnya saya tetap menggunakan Starone walaupun di tempat bekerja sudah ada koneksi internet.

Beberapa minggu yang lalu saya mendapat informasi dari seorang teman di Facebook yang juga menggunakan layanan Starone Unlimited, dia mengatakan bahwa tarif internet Starone Unlimited sekarang sudah berubah menjadi 45 ribu per bulan, tetapi tagihan tidak dirubah secara otomatis jika kita belum melapor ke Galeri Indosat.

Saya pun masih kurang yakin dengan informasi tersebut dan menduga kemungkinan tarif tersebut adalah layanan yang berbeda dengan yang saya gunakan. Karena rasanya tidak masuk akal jika Starone mengeluarkan dua tarif yang berbeda (bahkan berbeda jauh) jika layanannya sama persis. Untuk memastikan saya disarankan langsung saja tanya customer service di Galeri Indosat.

Waktu itu saya tidak langsung ke Galeri Indosat, saya masih menduga mungkin itu tarif dengan layanan yang berbeda, di samping itu saya masih cukup puas dengan Starone Unlimited yang sekarang walaupun membayar 125 ribu per bulan.

Tapi hari ini ketika saya datang ke Galeri Indosat di jln. By Pass Ngurah Rai untuk membayar tagihan Starone Unlimited, iseng saja saya mengambil antrian untuk ke customer service untuk menanyakan tentang perubahan tarif Starone Unlimited. Kurang lebih beginilah percapakan saya customer service disana :

Saya (S) : “Pagi mbak, saya mau menanyakan tentang tarif Starone Unlimited. Saya tahu dari teman, katanya sekarang tarifnya 45 ribu per bulan, apa benar begitu mbak?”

Customer Service (CS) : “Pagi pak. Benar sekali, sekarang tarifnya memang 45 ribu. Bisa saya tahu nomor Starone bapak?”

S : “0361xxxxxxx”

CS : “Baik pak. Sekarang jika bapak ingin berubah ke tarif tersebut, maka bapak harus konfirmasi lagi ke kami akhir bulan pak, jadi nanti antara tanggal 28 sampai 30 bapak kesini lagi.”

S : “Maaf mbak, itu layanannya sama persis dengan yang 125 ribu per bulan?”

CS : “Iya pak, kalau sama-sama Starone pasti sama, ‘up to 153’ tapi tergantung dari sinyal dan trafik bapak.”

S : “Oooo, berarti tarif tersebut tidak dirubah secara otomatis ya mbak?”

CS : “Tidak pak.”

S : “Berarti kalau saya tidak lapor, maka saya tetap bayar 125 ribu per bulan ya?”

CS : “Iya pak, sistemnya memang begitu. Tarif masih baru kok, baru sekitar 3 bulan.”

S : “Lalu, sekarang saya tetap bayar 125 ribu mbak?”

CS : “Iya pak, karena tarifnya berlaku per tanggal 1 dan pembayaran di belakang. Jadi sekarang bapak tetap bayar 125 ribu, awal bulan depan sekali lagi bayar 125 ribu, bulan depannya lagi barulah bapak bayar 45 ribu.”

CS : “Baiklah mbak, terima kasih atas informasinya.”

Kesimpulannya, saya tentu sangat senang dengan penurunan tarif yang bisa dikatakan turun drastis ini, tapi semoga kualitas koneksi internetnya tidak ikut turun. Tapi sedikit hal yang disayangkan adalah tarif ini tidak dirubah otomatis, tapi kita harus melapor/konfirmasi jika tidak maka kita akan tetap membayar 125 ribu per bulan.

Bagi anda pengguna Starone Unlimited, apakah sudah tahu perubahan tarif ini?

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

39 thoughts to “Tarif Starone Unlimited 45 Ribu Per Bulan!”

  1. saya sudah lebih dari 1 tahun memakai starone. Awalnya akses internetnya bagus2 aja. tapi akhir2 ini jadi lambatnya minta ampun. ketika saya tanyakan ke starone, ternyata ada penurunan tarif tetapi kenapa kualitas ikut turun. pdhal tetangga saya yang pake sm*rt bisa sampai 200kbps dengan tarif yang sama.

  2. Ternyata harus nunggu sebulan dua bulan dong untuk menikmati harga hematnya. Saya sekarang pake layanan Telkomsel Unlimited sih (tarifnya 140 ribu/bulan). Belakangan ini cukup kencang speednya. Belum terpikir untuk pindah layanan sih.

  3. Kok aneh ya rasanya bagi saya, kalau memang penurunan tarif, mengapa tidak semua saja langsung dialokasikan secara otomatis? Mengapa harus menunggu laporan? Kasihan dong yang ndak tahu beritanya.

    Lagi pula kan pihak ISP bisa mengirimkan via sms atau apa informasinya (karenapakai kartu CDMA kan).

    Mobile-8 (MOBI) saya biasanya kirim sms via modem saya kalau ada informasi baru.

  4. Hal inilah yang sempat membuat aku uring2 an dengan CS di galery. Sampe aku kirim email di indosat nya, kenapa tidak dirubah secara system. Jadinya bagi yang gak tahu mereka menikmati kelebihan tarif sampai beberapa bulan kedepan :evil: .

  5. Saya ndak pakai starone sih. Tapi kok saya curiga ya? Penurunan harganya cukup drastis tapi pelayanannya sama dengan 125 ribu. Bagaimana dengan pengguna baru starone unlimited? Apa bakal dapat service yang berharga 45 ribu? Boleh nih, saya sarankan ke adik saya yang pakai starone. :P

  6. 1. Syaratnya agar makai Star1 bisa kenceng apa bang?
    2. Di tempatku ngeblog kan belum ada jaringan 3G, apakah ini menjadi syarat?

  7. Turunnya drastis amat! Mungkin Starone mau menyaingi Flexi yang Rp. 50rb/bln. Biasanya bagi pemakai modem CDMA; kalau ada yang tarifnya lebih murah, mereka akan ramai2 hijrah ke layanan termurah.

    Rupanya Starone berani Rp. 5rb lebih murah. Asal jangan kualitasnya jadi lebih murahan :D

  8. Semenjak tarifnya turun jadi 45ribu/bulan, kecepatan koneksi STARONE UNLIMITED tidak stabil (anjlok sampai ngadat) mulai jam 6 malam ke atas sampai dini hari.

    Ada yang ngalamin masalah kayak aku gak ??

  9. Antar provider,
    Indonesia masih bersaing di “HARGA”.
    Belum bersaing di “KUALITAS dan KECEPATAN”.

    Masih “negara berkembang” !
    Belum “negara maju” !

    He..he..he..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *