Tradisi Medelokan Penganten

Tradisi medelokan penganten adalah sebuah tradisi yang ada di desa adat Kerobokan dan mungkin ada juga di desa atau daerah lainnya di Bali. Tradisi medelokan penganten ini seperti namanya merupakan kegiatan medelokan (menengok / kondangan) ke rumah penganten baru. Kegiatan ini dilakukan oleh Sekeha Teruna-Teruni atau biasa disingkat menjadi STT. STT adalah sebuah organisasi kepemudaan yang kedudukannya biasanya di bawah sebuah Banjar. Banjar adalah sebuah organisasi adat yang berada di bawah sebuah Desa Adat. Desa Adat dan Banjar adalah organisasi adat di Bali yang bisa dikatakan sebagai nyawa kehidupan adat dan beragama di Bali. Jadi STT merupakan generasi penerus dan tulang punggung untuk mewujudkan slogan “ajeg bali” yang selama ini digaungkan oleh pemerintah dan masyarakat di Bali. (more…)

Sistem Kasta di Bali

Sudah lama saya ingin membuat tulisan tentang kasta, tapi seperti biasa untuk memulainya sangat susah. Saya juga kebingungan harus mulai dari mana, ada rasa khawatir kalau nanti saya salah menjelaskan tentang kasta tersebut. Apalagi kemampuan dan wawasan saya sendiri juga masih sangat sempit.

(more…)

Hiatus Tanpa Rencana

Tak terasa ternyata sudah 10 hari saya meninggalkan blog ini sejak tulisan terakhir saya 10 hari yang lalu, bisa dikatakan saya telah hiatus dari dunia blog. Tapi saya hiatus tanpa rencana, tanpa direncanakan. Berbagai hal menyebabkan saya terpaksa membiarkan blog ini terlantar selama beberapa hari.

Yang pertama adalah karena putri saya kena cacar, sebenarnya saya masih bisa ngeblog, tetapi di hari ke 5 panas tubuhnya tidak mau turun dan akhirnya harus opname. Saya dan istri pun langsung menyetujui saran dokter untuk opname dengan pertimbangan agar putri saya bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik. Bagaimana pun, untuk seorang bayi yang belum genap berumur 1 bulan, saya merasa lebih aman dirawat di rumah sakit. Setelah 3 hari opname, kondisinya mulai pulih dan diperbolehkan pulang. Saat ini putri saya sudah sembuh.

(more…)

Untung Rugi Hamil atau Tidak Hamil Sebelum Menikah

Tulisan ini melanjutkan tulisan saya sebelumnya tentang Hamil Sebelum Menikah yang kini sudah lumrah terjadi di masyarakat, khususnya yang saya lihat di sekitar saya. Sekali lagi saya tekankan disini bahwa saya sama sekali tidak menyalahkan atau membenarkan hamil sebelum menikah. Dan saya akan mencoba memberi gambaran tentang apa “untung” dan “rugi” nya jika hamil sebelum nikah dan juga kebalikannya. Dan tulisan ini di luar kaitannya dengan agama, norma dan kepercayaan.

(more…)