<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com &#187; permalink</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/tag/permalink/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 05:21:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>6 Langkah Sebelum Publish Tulisan</title>
		<link>http://imadewira.com/6-langkah-sebelum-publish/</link>
		<comments>http://imadewira.com/6-langkah-sebelum-publish/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 00:46:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blo]]></category>
		<category><![CDATA[isi]]></category>
		<category><![CDATA[judul]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[permalink]]></category>
		<category><![CDATA[publish]]></category>
		<category><![CDATA[schedule]]></category>
		<category><![CDATA[tag]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1508</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang anda lakukan sebelum menekan tombol Publish? Setelah mempublish sebuah tulisan, sangat jarang sekali saya memiliki waktu untuk membaca atau mengurus tulisan itu lagi. Saya tinggal menunggu komentar dan tanggapan dari pengunjung. Jika ada, selanjutnya saya hanya melakukan kegiatan menanggapi komentar yang masuk pada tulisan tersebut. Maka dari itu saya biasanya melakukan beberapa hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa yang anda lakukan sebelum menekan tombol Publish?</strong></p>
<p>Setelah mempublish sebuah tulisan, sangat jarang sekali saya memiliki waktu untuk membaca atau mengurus tulisan itu lagi. Saya tinggal menunggu komentar dan tanggapan dari pengunjung. Jika ada, selanjutnya saya hanya melakukan kegiatan menanggapi komentar yang masuk pada tulisan tersebut.</p>
<p><span id="more-1508"></span>Maka dari itu saya biasanya melakukan beberapa hal sebelum saya memutuskan untuk mempublish sebuah tulisan, berikut ini diantaranya :</p>
<p><strong>1. Membaca Kembali Isi Tulisan<br />
</strong></p>
<p>Setelah selesai menulis saya akan membaca sekali lagi tulisan saya dan memberikan penilaian sendiri terhadap tulisan tersebut. Apakah ada salah ketik, ada kalimat yang tidak cocok atau kesalahan-kesalahan lainnya. Hal ini saya lakukan setidaknya untuk meminimalisir kesalahan walaupun terkadang masih ada. Namanya juga manusia, jadi tidak luput dari kesalahan.</p>
<p><strong>2. Mencocokkan Judul dan Isi</strong></p>
<p>Biasanya saya <a title="Mana Duluan : Judul atau Isi?" href="http://imadewira.com/mana-duluan-judul-atau-isi/" target="_blank">menulis judul terlebih dahulu</a> baru kemudian menulis isi posting. Hal ini saya lakukan untuk &#8220;memaksa&#8221; saya fokus pada topik apa yang sedang saya tulis. Tapi walaupun begitu terkadang setelah tulisan jadi, judul yang saya ketik sebelumnya menjadi tidak pas atau kurang cocok. Maka terkadang judul tulisan perlu sedikit dibenahi.</p>
<p><strong>3. Memperbaiki Permalink</strong></p>
<p>Langkah ini saya lakukan jika ada perubahan pada judul. Karena walaupun biasanya otomatis menyesuaikan dengan judul, tetapi terkadang ketika judul dirubah permalink tidak mau pas. Jadi sekedar memastikan saja apakah permalink sudah cocok dengan judul tulisan.</p>
<p><strong>4. Menambahkan Tag</strong></p>
<p>Biasanya saya selalu berusaha untuk merapikan tulisan saya termasuk dalam penambahan tag. Apalagi tag ini berhubungan dengan <a title="Plugin Related Post" href="http://imadewira.com/menampilkan-tulisan-terkait-dengan-plugin-related-post/" target="_blank">plugin Related Post</a> yang saya gunakan. Jadi saya ingin link Artikel Terkait yang muncul di bawah setiap tulisan saya menjadi baik, artinya benar-benar terkait dengan tulisan diatasnya.</p>
<p><strong>5. Menentukan Kategori</strong></p>
<p>Walaupun sebenarnya engine WordPress memungkinkan satu tulisan termasuk ke dalam beberapa kategori. Tetapi di blog saya ini, sebisa mungkin saya hanya memasukkan satu tulisan ke <a href="http://imadewira.com/memaksimalkan-fungsi-dan-manfaat-kategori/" target="_blank">dalam satu kategori</a>.  Tujuan saya adalah untuk merapikan kategori dan tidak membuat ambigu tulisan saya, dan juga agar topik blog tidak (terlalu) amburadul.</p>
<p><strong>6. Publish atau Schedule?</strong></p>
<p>Terakhir adalah memutuskan untuk langsung Publish atau di Schedule dulu. Saya biasanya menghindari untuk mempublish beberapa tulisan dalam satu hari (tapi pernah juga sih) sementara dalam waktu lama tidak ada tulisan baru. Jadi jika baru saja saya mempublish tulisan baru maka tulisan selanjutnya akan saya pending dulu. Jujur saja saya jarang melakukan Schedule pada tulisan saya, saya lebih sering membiarkan dalam bentuk Draft dan kemudian saya Publish sendiri ketika waktunya tiba.</p>
<p>Itulah 6 langkah yang biasanya saya lakukan sebelum mempublish sebuah tulisan. Memang tidak kaku atau selalu seperti itu, tapi secara umum langkah itu saya lakukan secara alami. Setiap blogger tentu memiliki kebiasaan saya sendiri sebelum mempublish sebuah tulisan.</p>
<p><em>Lalu, apa kebiasaan anda sebelum menekan tombol Publish?</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/langsung-publish-atau-schedule/' title='Langsung Publish atau Schedule'>Langsung Publish atau Schedule</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/mana-duluan-judul-atau-isi/' title='Mana Duluan : Judul atau Isi?'>Mana Duluan : Judul atau Isi?</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/bagaimana-menulis-post-di-wordpress/' title='Bagaimana Menulis Post di WordPress'>Bagaimana Menulis Post di WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/banyak-artikel-tanpa-kategori-adalah-wajar/' title='Banyak Artikel &#8220;tanpa kategori&#8221; Adalah Wajar?'>Banyak Artikel &#8220;tanpa kategori&#8221; Adalah Wajar?</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/kualitas-vs-kuantitas/' title='Kualitas vs Kuantitas'>Kualitas vs Kuantitas</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2F6-langkah-sebelum-publish%2F&amp;title=6%20Langkah%20Sebelum%20Publish%20Tulisan" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/6-langkah-sebelum-publish/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Setting Awal Blog WordPress</title>
		<link>http://imadewira.com/cara-setting-awal-blog-wordpress/</link>
		<comments>http://imadewira.com/cara-setting-awal-blog-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 01:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Blog]]></category>
		<category><![CDATA[akismet]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[dashboard]]></category>
		<category><![CDATA[general setting]]></category>
		<category><![CDATA[ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[permalink]]></category>
		<category><![CDATA[reading setting]]></category>
		<category><![CDATA[setting]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Blog]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Blog sudah jadi, langkah selanjutnya? Tulisan ini bagi blogger pemula (benar-benar pertama kali membuat blog) yang menggunakan wordpress sebagai blog engine (self hosted) atau pun yang numpang ngeblog di wordpress.com. Setelah selesai membuat blog (blog sudah aktif), mungkin anda masih bingung dengan apa yang harus dilakukan. Apakah langsung blogwalking, atau menulis post atau malah bingung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Blog sudah jadi, langkah selanjutnya? Tulisan ini bagi blogger pemula (benar-benar pertama kali membuat blog) yang menggunakan wordpress sebagai blog engine (<em>self hosted</em>) atau pun yang numpang <a title="cara membuat blog di wordpress" href="http://imadewira.com/cara-membuat-blog-gratis-di-wordpress/" target="_blank">ngeblog di wordpress.com</a>. Setelah selesai membuat blog (blog sudah aktif), mungkin anda masih bingung dengan apa yang harus dilakukan. Apakah langsung blogwalking, atau menulis post atau malah bingung kelamaan memilih theme?</p>
<p><span id="more-113"></span>Sebelum mulai melakukan berbagai kegiatan ngeblog tersebut, ada baiknya anda melakukan setting awal untuk blog anda. Berikut ini cara dan langkah setting awal yang sebaiknya dilakukan setelah blog wordpress anda aktif.</p>
<p>Caranya, buka <strong>Dashboard</strong>, misalnya <code>http://namablog.com/wp-admin</code> atau untuk yang wordpress.com misalnya <code>http://namablog.wordpress.com/wp-admin</code> lalu masukkan user dan password anda hingga berhasil masuk ke <strong>Dashboard</strong>. Kemudian buka menu <strong>Setting</strong> (biasanya terdapat pada bagian paling kiri bawah). Secara default akan terdapat beberapa sub menu seperti <strong>General</strong>, <strong>Writing</strong>, <strong>Reading</strong>, <strong>Discussion </strong>dan seterusnya.</p>
<p><strong>General Setting</strong></p>
<p>Buka menu <strong>General Setting</strong>, pada bagian ini yang sebaiknya anda setting (ubah) adalah <strong>Blog Tittle</strong> dan <strong>Tagline</strong>. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan :</p>
<ol>
<li>Blog Tittle sebaiknya merupakan cerminan dari isi blog atau bisa juga disamakan dengan nama domain blog anda.</li>
<li>Blog Tittle sebaiknya jangan terlalu panjang, kalau bisa unik dan menarik.</li>
<li>Blog Tittle nantinya akan menjadi hal yang pertama kali dibaca oleh Search Engine.</li>
<li>Tagline bisa diisi dengan semacam motto atau slogan blog anda.</li>
</ol>
<p><strong>Reading Setting</strong></p>
<p>Selanjutnya <strong>Reading Setting</strong>, berikut ini beberapa yang perlu diperhatikan pada reading setting :</p>
<ol>
<li> &#8220;Blog pages show at most&#8221; adalah jumlah post yang akan ditampilkan pada halaman Home (utama).</li>
<li>&#8220;Syndication feeds show the most recent&#8221; adalah jumlah post yang akan ditampilkan pada RSS Reader.</li>
<li>&#8220;For each article in a feed, show&#8221; adalah pilihan apakah tulisan yang ditampilkan pada RSS Reader adalah keseluruhan (Full text) atau ringkasan (Summary). Saya lebih suka dengan Summary, jadi jika pembaca membaca lebih lanjut, dia akan membuka halaman blog kita. Jika anda belum mengerti apa itu RSS Reader dan RSS Feed, silahkan tanya dulu Mbah Google.</li>
</ol>
<p><strong>Discussion Setting</strong></p>
<p>Pada menu <strong>Discussion Setting</strong>, secara default sudah bagus, tapi hanya satu yang mungkin perlu anda ubah, yaitu hilangkan tanda rumput (centang) pada &#8220;Comment author must have a previously approved comment&#8221;. Artinya seseorang yang baru pertama kali berkunjung dan berkomentar di blog anda tidak perlu menunggu moderasi dari anda. Ini akan membuat mereka lebih nyaman dan suka berkunjung. Bagaimana dengan spam? Tenang saja karena sudah ada <a title="cara mengaktifkan plugin akismet" href="http://imadewira.com/cara-mengaktifkan-plugin-akismet/" target="_blank">plugin Akismet</a>.</p>
<p><strong>Permalink Setting</strong></p>
<p>Setting ini hanya ada pada blog <em>self hosted</em> (domain dan hosting sendiri). Setting permalink sangat berguna dalam hal SEO. Secara default setting permalink masih terpilih <strong>Default</strong>, untuk hasil SEO terbaik silahkan gunakan <strong>Custom Structure</strong>, masukkan kode <code>/%postname%/</code> pada isian <strong>Custom Structure</strong>. Sebagai catatan, saya beberapa kali masih melihat blog wordpress yang menggunakan setting permalink Default, jadi alamat post masih seperti<code> http://imadewira.com/?p=123</code>.</p>
<p>Setelah melakukan setting awal diatas pada blog wordpress anda, anda bisa mulai dengan menulis post dan mulai ngeblog&#8230;<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/4-langkah-seo-dasar-blog-wordpress/' title='4 Langkah SEO Dasar Blog WordPress'>4 Langkah SEO Dasar Blog WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tulisan-pertama-imadewira-com/' title='Tulisan Pertama imadewira.com'>Tulisan Pertama imadewira.com</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/definisi-hiatus-di-dunia-blog/' title='Definisi Hiatus di Dunia Blog'>Definisi Hiatus di Dunia Blog</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-menghapus-uninstall-plugin-di-wordpress/' title='Cara Menghapus / Uninstall Plugin di WordPress'>Cara Menghapus / Uninstall Plugin di WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/definisi-dan-manfaat-blogwalking/' title='Definisi dan Manfaat Blogwalking'>Definisi dan Manfaat Blogwalking</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fcara-setting-awal-blog-wordpress%2F&amp;title=Cara%20Setting%20Awal%20Blog%20WordPress" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/cara-setting-awal-blog-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>59</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Langkah SEO Dasar Blog WordPress</title>
		<link>http://imadewira.com/4-langkah-seo-dasar-blog-wordpress/</link>
		<comments>http://imadewira.com/4-langkah-seo-dasar-blog-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 08:08:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Blog]]></category>
		<category><![CDATA[dashboard]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[permalink]]></category>
		<category><![CDATA[post]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[SERP]]></category>
		<category><![CDATA[update service]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[SEO (Search Engine Optimization) adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk meningkatkan pengunjung ke suatu website atau blog melalui search engine (mesin pencari) seperti Google. Langkah-langkah dalam proses SEO ini sangat banyak sekali dan ada berbagai macam cara. Untuk blog wordpress yang self hosted (seperti blog saya ini) khususnya blog baru, SEO merupakan suatu langkah yang dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SEO (Search Engine Optimization) adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk meningkatkan pengunjung ke suatu website atau blog melalui search engine (mesin pencari) seperti Google. Langkah-langkah dalam proses SEO ini sangat banyak sekali dan ada berbagai macam cara.</p>
<p>Untuk blog wordpress yang self hosted (seperti blog saya ini) khususnya blog baru, SEO merupakan suatu langkah yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung. WordPress sebenarnya sudah sangat SEO Friendly, tetapi kita tetap perlu melakukan beberapa langkah untuk mengoptimalkan SEO pada blog wordpress dan mendapatkan hasil terbaik pada SERP (Search Engine Result Page). Berikut ini langkah-langkah dasar SEO yang perlu kita lakukan : <span id="more-19"></span><strong></strong></p>
<p><strong>1. Setting Permalink</strong></p>
<p>Setting default struktur permalink (URL untuk setiap post) pada wordpress masih kurang bagus untuk SEO. Pada dasarnya search engine (mesin pencari) tidak masalah dengan permalink seperti itu (yang default) tapi akan jauh lebih baik dengan menggunakan &#8220;clean url&#8221;. Untuk hasil terbaik pada SERP gunakan setting permalink &#8220;%postname%&#8221; saja. Caranya masuk ke <strong>Dashboard</strong> dan buka menu <strong>Setting</strong>, lalu pilih menu <strong>Permalink</strong>.</p>
<p><strong>2. Plugin All In One SEO Pack</strong></p>
<p>Untuk SEO pada wordpress, plugin <a title="All In One SEO Pack" href="http://wordpress.org/extend/plugins/all-in-one-seo-pack/" target="_blank">All In One SEO Pack</a> ini bisa dikatakan mutlak anda install. Dengan plugin ini, anda akan sangat terbantu dalam urusan SEO blog anda. Plugin All In One SEO Pack akan menghandle masalah rewrite tittle, meta keyword, meta description dan lainnya.</p>
<p><strong>3. Plugin Related Post</strong></p>
<p>Satu plugin penting yang perlu digunakan adalah <a title="Efficient Related Posts" href="http://xavisys.com/wordpress-plugins/efficient-related-posts/" target="_blank">Plugin Related Post</a>. Plugin ini menguntungkan pengunjung dan juga mesin pencari (search engine).  Plugin Related Post secara otomatis menampilkan related post (artikel terkait) di bawah setiap post yang kita buat, biasanya berdasarkan tag setiap post. Pengunjung blog anda akan sangat terbantu untuk menemukan link pada artikel yang berhubungan dengan post yang dia baca.</p>
<p><strong>4. Update Services</strong></p>
<p>Update services adalah sebuah tools yang bisa kita gunakan untuk membuat orang lain mengetahui kita mengupdate blog kita melalui sebuah List of Ping Sites. Daftar (list) ini bisa anda dapatkan <a title="Wordpress Update Services" href="http://codex.wordpress.org/Update_Services" target="_blank">disini</a>, lalu copy paste dan letakkan pada Update Services blog anda. Silahkan buka <strong>Dashboard</strong>, lalu <strong>Setting</strong> dan buka menu <strong>Writing</strong>. Update Services biasanya berada di bagian paling bawah.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-setting-awal-blog-wordpress/' title='Cara Setting Awal Blog WordPress'>Cara Setting Awal Blog WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/blog-baru-semangat-baru/' title='Blog Baru Semangat Baru'>Blog Baru Semangat Baru</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/install-plugin-google-xml-sitemaps/' title='Install Plugin Google XML Sitemaps'>Install Plugin Google XML Sitemaps</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-menghapus-uninstall-plugin-di-wordpress/' title='Cara Menghapus / Uninstall Plugin di WordPress'>Cara Menghapus / Uninstall Plugin di WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/8-keunggulan-wordpress/' title='8 Keunggulan WordPress'>8 Keunggulan WordPress</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2F4-langkah-seo-dasar-blog-wordpress%2F&amp;title=4%20Langkah%20SEO%20Dasar%20Blog%20WordPress" id="wpa2a_6"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/4-langkah-seo-dasar-blog-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

