<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com &#187; nenek</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/tag/nenek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 06:16:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Maafkan Saya Nek, Hanya Itu Yang Bisa Saya Lakukan</title>
		<link>http://imadewira.com/maafkan-saya-nek-hanya-itu-yang-bisa-saya-lakukan/</link>
		<comments>http://imadewira.com/maafkan-saya-nek-hanya-itu-yang-bisa-saya-lakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 01:50:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[by pass]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[nenek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini saya berangkat ke kampus lebih pagi, karena ini hari Jumat dan jadwalnya untuk berolahraga badminton di kampus. Tepat pukul 7 saya ditemani Cecep menelusuri jalanan dari Kerobokan melewati Sunset Road menuju Nusa Dua, tempat saya bekerja. Saya sempat berhenti untuk sarapan nasi kuning di pinggir by Pass Ngurah Rai, beberapa puluh meter dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini saya berangkat ke kampus lebih pagi, karena ini hari Jumat dan jadwalnya untuk berolahraga badminton di kampus. Tepat pukul 7 saya ditemani <a href="http://imadewira.com/selamat-datang-cecep/" target="_blank">Cecep</a> menelusuri jalanan dari Kerobokan melewati Sunset Road menuju Nusa Dua, tempat saya bekerja.</p>
<p>Saya sempat berhenti untuk sarapan nasi kuning di pinggir by Pass Ngurah Rai, beberapa puluh meter dari bundaran Simpang Siur Kuta. Jalanan yang sudah mulai padat tidak saya perdulikan, dengan beberapa orang yang juga menikmati sarapan nasi bungkus di pinggir jalan, murah meriah.</p>
<p><span id="more-921"></span>Selesai makan, saya lanjutkan perjalanan sembari bersendawa. Ketika melewati daerah Jimbaran tepat di sekitar depan toko bangunan (kalau tidak salah namanya Mekar Abadi), tiba-tiba orang-orang di pinggir berteriak histeris dan melihat ke tengah jalan.</p>
<p>Saya kaget dan mencari ada apa gerangan, ternyata di jalan seberang saya melihat seorang nenek tengkurap di tengah jalan dan satu orang lain memakai helm juga tengkurap di pinggir jalan. Belum ada yang menolong dan jalanan masih ramai, maklum itu memang jalur ramai dan cepat, saya sendiri biasanya melewati daerah itu dengan kecepatan 100 km/jam.</p>
<p>Saya lalu berhenti di pinggir jalan dan memarkir motor lalu menyeberang dan mendekati nenek itu, awalnya saya mengira nenek itu sudah meninggal karena dari jauh terlihat tidak bergerak. Kemungkinan dia menyeberang jalan dan ditabrak oleh seseorang yang tergeletak di pinggir barat jalan.</p>
<p>Orang-orang di pinggir jalan pun berkerumun khususnya para buruh di toko bangunan itu. Sebelum saya berhasil mendekat, seorang bapak yang mungkin pemilik warung makan segera menggendong nenek tersebut dan dibawa ke timur jalan, di teras warungnya.</p>
<p>Saya belum bisa membantu, hampir semua orang panik dan sebagian besar histeris melihat keadaan nenek tersebut, beberapa orang mengambilkan air minum. Saya akhirnya bisa mendekat, ternyata nenek itu masih hidup, di kakinya sekilas saya lihat luka yang cukup lebar, mungkin juga kakinya patah. Yang paling parah di dahi kanannya terdapat luka berlubang namun tidak berdarah. Bajunya memang banyak kena darah namun saya tidak tahu darimana asalnya.</p>
<p>Saya ikut sedikit panik dan air mata saya hampir keluar melihat muka nenek itu yang benar-benar tidak berdaya. Saat semua orang bingung, saya berpikir apa yang harus dilakukan, saya lalu mengajak beberapa orang untuk menyetop kendaraan untuk membawa nenek itu ke RS terdekat.</p>
<p>Kami mencoba mencari kendaraan jenis pick up. Dua kali kendaraan jenis itu yang saya stop menolak untuk membantu. Saya makin sedih dan bingung. Akhirnya sebuah mobil pick up yang ada di garasi dekat kejadian dikeluarkan oleh seorang buruh dan digunakan untuk mengangkut, saya berusaha membantu agar nenek itu bisa dinaikkan ke mobil.</p>
<p>Nenek itu lalu dibawa ke klinik terdekat sementara saya masih diam menenangkan diri di lokasi. Seorang lagi korban di seberang jalan sepertinya juga sekalian dibawa. Saya tidak tahu bagaimana keadaannya.</p>
<p>Setelah agak tenang saya melanjutkan perjalanan ke kampus dengan pelan. Di jalan pikiran saya melayang kemana-mana, membayangkan bagaimana jika itu terjadi pada orang terdekat kita. Pasti sangat sedih dan panik. Berada di lokasi dan keadaan seperti itu tentu saja jauh berbeda dengan ketika kita mendengar ceritanya.</p>
<p>Saya kembali terbayang wajah nenek itu ketika berada di pangkuan bapak baik hati yang menolongnya. Entahlah, saya melihat nenek itu seperti bayi yang tak berdaya, saya teringat anak saya di rumah, seketika air mata saya mengalir. Ya mungkin saat itu saya terlalu sentimentil.</p>
<p>Dalam hati saya berkata, &#8220;maafkan saya nek, hanya itu yang bisa saya lakukan&#8221;. Saya sudah berusaha maksimal namun tak bisa berbuat apa-apa lagi. Semoga saja nenek itu selamat dan bisa sembuh.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-datang-cecep/' title='Selamat Datang Cecep'>Selamat Datang Cecep</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/ketemu-aparat-saya-lebih-baik-menghindar/' title='Ketemu Aparat, Saya Lebih Baik Menghindar'>Ketemu Aparat, Saya Lebih Baik Menghindar</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/macet-oh-macet/' title='Macet oh Macet!'>Macet oh Macet!</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-jalan-bejo/' title='Selamat Jalan Bejo'>Selamat Jalan Bejo</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/nenek-minah-mencuri-3-kakao-diganjar-penjara/' title='Nenek Minah Mencuri 3 Kakao Diganjar Penjara'>Nenek Minah Mencuri 3 Kakao Diganjar Penjara</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fmaafkan-saya-nek-hanya-itu-yang-bisa-saya-lakukan%2F&amp;title=Maafkan%20Saya%20Nek%2C%20Hanya%20Itu%20Yang%20Bisa%20Saya%20Lakukan" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/maafkan-saya-nek-hanya-itu-yang-bisa-saya-lakukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nenek Minah Mencuri 3 Kakao Diganjar Penjara</title>
		<link>http://imadewira.com/nenek-minah-mencuri-3-kakao-diganjar-penjara/</link>
		<comments>http://imadewira.com/nenek-minah-mencuri-3-kakao-diganjar-penjara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 00:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[kakao]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[mencuri]]></category>
		<category><![CDATA[minah]]></category>
		<category><![CDATA[nenek]]></category>
		<category><![CDATA[pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[penjara]]></category>
		<category><![CDATA[tvOne]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Seorang nenek renta berumur 55 tahun bernama Minah harus diganjar hukuman penjara. Padahal itu hanya karena Nenek Minah mencuri 3 buah Kakao di kawasan perkebunan di Banyumas, Jawa Tengah. Itu pun si nenek belum melakukan pencurian karena ketahuan oleh mandor pengawas perkebunan. Nenek Minah pun langsung mengaku dan mengatakan ingin mengambil 3 Kakao tersebut. Entah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang nenek renta berumur 55 tahun bernama Minah harus diganjar hukuman penjara. Padahal itu hanya karena Nenek Minah mencuri 3 buah Kakao di kawasan perkebunan di Banyumas, Jawa Tengah. Itu pun si nenek belum melakukan pencurian karena ketahuan oleh mandor pengawas perkebunan. Nenek Minah pun langsung mengaku dan mengatakan ingin mengambil 3 Kakao tersebut.</p>
<p><span id="more-95"></span>Entah bagaimana, kejadian ini dilanjutkan hingga ke pengadilan dan Nenek Minah dituntut hukuman 6 bulan penjara. Nenek Minah pun pasrah karena tidak mengerti hukum dan tidak memiliki uang untuk menyewa pengacara. Namun Nenek Minah tetap mengikuti proses hukum yang melelahkan dengan baik dan berkatata jujur serta meminta maaf. Bahkan <a title="Persidangan Nenek Minah" href="http://www.republika.co.id/berita/90390/Hakim_Tersedu_sedu_Bacakan_Putusan_Nenek_Minah" target="_blank">hakim pun merasa kasihan</a> dan sangat menghargai kejujuran dan ketaatan Nenek Minah mengikuti persidangan. Hingga akhirnya Nenek Minah hanya diganjar 1 bulan 15 hari. Tapi hakim memperbolehkan Nenek Minah untuk tidak menjalani hukuman itu.</p>
<p>Sungguh malang nasib Nenek Minah, berbanding terbalik dengan para koruptor di negeri ini yang masih jauh dari hukuman penjara. Korupsi sampai merugikan negara sekian banyak tetapi masih bebas, Nenek Minah hanya mencuri 3 buah Kakao harus diganjar penjara. Sungguh tidak adil rasanya. Secara pribadi, beberapa hari yang lalu ketika melihat beritanya, saya sangat kasihan pada Nenek Minah. Pagi ini Nenek Minah bahkan di hadirkan oleh tvOne untuk di wawancarai seputar nasib yang dia alami.</p>
<p><em>***Apakah anda juga kasihan pada Nenek Minah?</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/maafkan-saya-nek-hanya-itu-yang-bisa-saya-lakukan/' title='Maafkan Saya Nek, Hanya Itu Yang Bisa Saya Lakukan'>Maafkan Saya Nek, Hanya Itu Yang Bisa Saya Lakukan</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fnenek-minah-mencuri-3-kakao-diganjar-penjara%2F&amp;title=Nenek%20Minah%20Mencuri%203%20Kakao%20Diganjar%20Penjara" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/nenek-minah-mencuri-3-kakao-diganjar-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

