<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com &#187; kuningan</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/tag/kuningan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 05:21:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan</title>
		<link>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/</link>
		<comments>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 13:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[adharma]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[galungan]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[kuningan]]></category>
		<category><![CDATA[penjor]]></category>
		<category><![CDATA[sad ripu. musuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[Hari raya Galungan yang merupakan hari suci bagi umat Hindu. Maka untuk anda umat Hindu melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan : &#8220;Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan&#8221; Walaupun tanpa penjor dengan biaya ratusan ribu bahkan jutaan, walaupun tanpa daging babi yang melimpah, walaupun tanpa busana dan pakaian baru, walaupun tanpa makanan dan buah-buahan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari raya Galungan yang merupakan hari suci bagi umat Hindu. Maka untuk anda umat Hindu melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan :</p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8220;Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: left;">Walaupun tanpa penjor dengan biaya ratusan ribu bahkan jutaan, walaupun tanpa daging babi yang melimpah, walaupun tanpa busana dan pakaian baru, walaupun tanpa makanan dan buah-buahan yang menggunung, toh hari raya Galungan tetap akan terlewati lalu datang lagi enam bulan kemudian.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-775"></span>Karena yang terpenting adalah makna, Galungan bukan hanya perayaan dalam materi tapi perayaan dalam diri dan dalam hati. Galungan adalah perayaan kemenangan Dharma atas Adharma, kemenangan kebaikan atas kejahatan. Kebaikan dan kejahatan yang mana? Seperti petuah bijak yang mengatakan bahwa &#8220;musuh yang sesungguhnya berada dalam diri sendiri&#8221;.</p>
<p style="text-align: left;"><em>Berarti kita harus memusuhi diri sendiri? Berarti harus bunuh diri gitu ya?</em></p>
<p style="text-align: left;">Bukan, tentu saja bukan. Begini, sebelumnya mohon maaf kalau nanti ada yang mengira saya sok suci dan paling ahli dalam beragama. Bukan, itu juga bukan. Ini lebih pada introspeksi diri, karena sebelum orang lain membaca tulisan ini, saya sudah terlebih dahulu membacanya, tentu lebih dari satu kali! Maka secara tidak langsung saya sebenarnya sedang menasehati diri sendiri.</p>
<p style="text-align: left;">Mari kita lanjutkan, dalam agama Hindu ada yang disebut dengan Sad Ripu, yaitu enam sifat tidak baik dalam diri manusia. Sad Ripu diantaranya : Kama (hawa nafsu), Loba (rakus / serakah), Kroda (marah / kejam), Moha (bingung / angkuh), Mada (mabuk / lupa diri), Matsarya (iri hati / dengki). Penjelasan dari masing-masing bagian Sad Ripu tersebut rasanya tidak perlu saya jelaskan panjang lebar. Tapi yang jelas, keenam sifat tersebutlah yang seharusnya menjadi musuh, yang seharusnya dikalahkan / dikendalikan.</p>
<p style="text-align: left;">Jadi sekali lagi, Galungan sebenarnya kita rayakan ketika kita telah berhasil memenangkan pertempuran melawan Sad Ripu, ketika kita telah berhasil mengendalikan Sad Ripu. Jika sudah, maka sekali lagi saya ucapkan selamat, <strong>Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan</strong>, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan yang terbaik bagi kita semua.</p>
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/' title='Tradisi Ngejot Di Bali'>Tradisi Ngejot Di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/' title='Hari Raya Nyepi di Bali'>Hari Raya Nyepi di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/' title='Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932'>Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/' title='Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan'>Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sistem-kasta-di-bali/' title='Sistem Kasta di Bali'>Sistem Kasta di Bali</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fselamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan%2F&amp;title=Selamat%20Hari%20Raya%20Galungan%20dan%20Kuningan" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tradisi Ngejot Di Bali</title>
		<link>http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/</link>
		<comments>http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 23:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[galungan]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[kuningan]]></category>
		<category><![CDATA[ngejot]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Di Bali, ngejot artinya memberikan sesuatu (umumnya makanan) kepada orang lain ketika kita mempunyai hajatan atau pada saat hari raya tertentu. Mungkin hampir sama seperti di daerah lainnya di seluruh Indonesia, di Bali juga ada tradisi ngejot ini. Sebenarnya secara umum sifat orang Indonesia khususnya di Bali adalah tolong menolong dan saling berbagi, dan tradisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Bali, <em>ngejot</em> artinya memberikan sesuatu (umumnya makanan) kepada orang lain ketika kita mempunyai hajatan atau pada saat hari raya tertentu. Mungkin hampir sama seperti di daerah lainnya di seluruh Indonesia, di Bali juga ada tradisi ngejot ini. Sebenarnya secara umum sifat orang Indonesia khususnya di Bali adalah tolong menolong dan saling berbagi, dan tradisi ngejot ini adalah salah satu bukti nyata. Tradisi ngejot di Bali bisa kita dibedakan menjadi dua yaitu ngejot ketika hari raya dan ngejot ketika seseorang memiliki hajatan atau melaksanakan suatu upacara adat/agama tertentu.</p>
<p><span id="more-91"></span>Ngejot ketika hari raya seperti Galungan, Kuningan dan lainnya biasanya bersifat sukarela dan lebih menyesuaikan situasi dan kondisi. Artinya apa yang kita miliki itulah yang kita berikan pada orang lain yaitu biasanya tetangga dan kerabat serta sanak famili. Mungkin karena di saat itu hampir semua orang juga merayakan hari raya, jadi bisa dibilang ibarat bertukar kado karena biasanya saling ngejot.</p>
<p>Di samping itu, di daerah tertentu yang majemuk, umat beragama non Hindu juga ikut menerima jotan (barang/makanan yang diberikan waktu ngejot),  begitu juga sebaliknya ketika hari raya umat lain seperti Idul Fitri, Natal, Waisak dan lainnya warga Hindu juga turut merasakannya. Betapa indahnya perbedaan bukan?</p>
<p>Sementara itu, ngejot ketika melaksanakan suatu upacara adat/agama seperti pawiwahan (pernikahan), mepandes/metatah (potong gigi), nelu bulanin (tiga bulanan), odalan, otonan dan lainnya sedikit berbeda. Untuk upacara yang tergolong besar seperti pernikahan, potong gigi, tiga bulanan, ngejot biasanya dilaksanakan lebih formal, isi jotan sudah diatur sedemikian rupa, daftar orang yang menerima jotan pun ada, serta yang membawakan jotan juga berpakaian adat. Isi jotan biasanya berupa sate, nasi (dengan takaran tertentu), lawar, buah dan lainnya. Orang yang menerima jotan biasanya per kepala keluarga, yaitu tetangga, dan sanak keluarga dalam jangkauan tertentu. Orang yang menerima jotan ini juga berarti diundang untuk datang menghadiri upacara tersebut.</p>
<p>Sedangkan untuk upacara agama yang lebih kecil seperti otonan, odalan di merajan alit (tempat suci keluarga kecil) dan lainnya, ngejot lebih dinamis seperti ngejot pada waktu hari raya agama. Tidak semua hari raya di Bali diikuti tradisi ngejot, yang sudah pasti adalah hari raya Galungan, Kuningan, Pagerwesi dan lainnya. Sedangkan hari raya Nyepi, Saraswati, dan beberapa lainnya jarang diikuti dengan tradisi ngejot.</p>
<p><em>Di daerah anda juga ada tradisi seperti ini bukan?</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/' title='Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan'>Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/' title='Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan'>Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/' title='Hari Raya Nyepi di Bali'>Hari Raya Nyepi di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/' title='Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932'>Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Ftradisi-ngejot-di-bali%2F&amp;title=Tradisi%20Ngejot%20Di%20Bali" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

