<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com &#187; hari raya</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/tag/hari-raya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 06:16:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Hari Raya Nyepi di Bali</title>
		<link>http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/</link>
		<comments>http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2011 03:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[gamelan]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[ogoh-ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[sepi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1074</guid>
		<description><![CDATA[Hari Raya Nyepi atau biasa disebut Nyepi saja merupakan salah satu hari raya dalam agama Hindu. Nyepi adalah hari pergantian tahun Saka (Isakawarsa) yang merupakan tahun dalam agama Hindu. Hari raya Nyepi merupakan hari raya yang diperingati berdasarkan sasih (bulan), yaitu setiap sehari sesudah Tilem Kesanga, dimana Tilem Kesanga merupakan malam yang paling gelap dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Raya Nyepi atau biasa disebut Nyepi saja merupakan salah satu hari raya dalam agama Hindu. Nyepi adalah hari pergantian tahun Saka (Isakawarsa) yang merupakan tahun dalam agama Hindu. Hari raya Nyepi merupakan hari raya yang diperingati berdasarkan sasih (bulan), yaitu setiap sehari sesudah Tilem Kesanga, dimana Tilem Kesanga merupakan malam yang paling gelap dalam kurun waktu setahun.</p>
<p><span id="more-1074"></span>Perayaan hari raya nyepi ada beberapa tahapan yaitu : Melasti, Tawur, Nyepi, Ngembak Geni.</p>
<p><strong>Melasti</strong></p>
<p>Melasti merupakan kegiatan yang dilaksanakan sekitar 2 hari sebelum hari raya Nyepi. Melasti berarti &#8220;<em>nganyudang malaning gumi ngamit Tirta Amertha</em>&#8221; yaitu menghanyutkan segala kekotoran dalam kehidupan dan mengambil Tirta Amertha dari laut yang dianggap sebagai sumber Tirta Amertha (Pemuteran Mandaragiri). Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan membawa (<em>ngiring</em>) pratima atau pralingga dari pura masing-masing menuju laut atau danau dengan diringi gamelan dan upacara-upacara lainnya.</p>
<p>Melasti biasanya dilaksanakan mulai pagi hari dengan berjalan kaki dan membawa perlengkapan upacara serta Pratima atau Pralingga dengan Jempana. Iring-iringan umat ini akan memenuhi jalan-jalan utama yang ada di Bali dan menuju pantai masing-masing. Misalnya untuk umat yang berada di daerah Badung akan menuju pantai Petitenget. Umat yang ada di daerah Denpasar akan menuju pantai Sanur atau pantai Kuta.</p>
<p>Pakaian khas berwarna dominan putih akan terlihat begitu banyak dipakai oleh umat yang melaksanakan upacara melasti. Sesampai di pantai, upacara akan dilaksanakan di pinggir pantai dipimpin oleh pemangku untuk mengambil Tirta Amertha, kemudian umat akan menghaturkan sembah ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai bentuk wujud syukur kepada-Nya.</p>
<p>Kemudian umat akan beristirahat sejenak sambil menikmati makanan yang dibawa dari rumah ataupun membeli makanan yang dijual disana. Dan kemudian dilanjutkan dengan ngiring Pratima atau Pralingga kembali ke Pura masing-masing. Upacara ini biasanya berakhir sore hari.</p>
<p><strong>Tawur</strong></p>
<p>Upacara ini merupakan upacara Butha Yadnya yang dilakukan sehari menjelang Nyepi atau tepat pada Tilem Kesanga. Upacara ini biasa dilakukan pada sandikala (pagi hari atau siang hari atau sore hari). Upacara ini diawali dengan melakukan tawur atau mecaru di tempat-tempat seperti perempatan, pertigaan yang bertujuan untuk &#8220;<em>nyomyang</em>&#8221; Butha Kala agar Butha Kala somya menjadi Dewa.</p>
<p>Karena dalam Hindu dikenal istilah Dewa Ya Bhuta Ya yang bermakna bahwa Butha Kala (jahat) akan berubah (somya) menjadi Dewa setelah kita perlakukan dengan baik (diberi caru). Kegiatan ini biasanya dilanjutkan dengan Ngerupuk yaitu mengarak ogoh-ogoh yang biasanya dipersiapkan sebulan sebelum Pengerupukan. Kegiatan ini biasanya diikuti oleh generasi muda dengan pengawasan masyarakat. Pembuatan ogoh-ogoh ini juga menjadi ajang menumpahkan kreatifitas generasi muda. Pengarakan ogoh-ogoh tentunya diiringa gamelan khas yaitu balaganjur.</p>
<p><strong>Nyepi</strong></p>
<p>Ini merupakan puncak pelaksanaan hari raya dan mungkin yang paling sulit dilaksanakan karena terdapat beberapa pantangan yang harus diikuti. Setelah selesai Pengerupukan, keesokan hari sebelum matahari terbit Nyepi dimulai. Perayaan nyepi ini dilaksanakan selama satu hari (24 jam). Adapun beberapa pantangan atau hal-hal yang tidak boleh dilakukan yang dikenal dengan Catur Brata Penyepian yaitu :</p>
<ul>
<li>Amati Geni : Tidak menyalakan api (cahaya)</li>
<li>Amati Karya : Tidak melakukan pekerjaan</li>
<li>Amati Lelungan : Tidak bepergian</li>
<li>Amati Lelanguan : Tidak berfoya-foya / tidak melampiaskan indrya</li>
</ul>
<p>Ketika empat pantangan ini dilaksanakan, keadaan akan sepi / sunyi senyap. Tidak ada kegiatan sama sekali, dunia seperti tidak ada kehidupan manusia, kecuali di beberapa tempat khusus seperti Rumah Sakit. Di Bali semua tempat sangat sepi, semua pintu masuk menuju Bali seperti Bandara, Pelabuhan, dan lainnya ditutup untuk melaksanakan Nyepi, tidak ada kendaraan yang melintas, semua masyarakat berdiam diri di rumah masing-masing. Nyepi sebaiknya digunakan untuk melakukan Tapa Brata, atau merenungkan dan mengevaluasi kegiatan yang telah kita lakukan selama setahun. Dan apa yang sebaiknya kita lakukan setahun kemudian.</p>
<p><strong>Ngembak Geni</strong></p>
<p>Ngembak Geni dilaksanakan keesokan hari setelah Nyepi. Hari ini digunakan untuk melaksanakan Dharma Santhi baik di lingkungan keluarga atau masyarakat. Hari ini juga digunakan untuk saling mengunjungi sanak keluarga untuk saling bermaaf-maafan. Tahun baru Saka dimulai dengan hati yang bersih baik jasmani dan rohani serta lingkungan, jadi baik Bhuana Alit (dalam diri) maupun Bhuana Agung (alam semesta) terdapat keseimbangan.</p>
<p>Demikianlah rangkaian hari raya Nyepi dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun 2011, hari raya Nyepi jatuh pada hari Sabtu tanggal 5 Maret 2011.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/' title='Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932'>Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/' title='Tradisi Ngejot Di Bali'>Tradisi Ngejot Di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sistem-kasta-di-bali/' title='Sistem Kasta di Bali'>Sistem Kasta di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-otonan/' title='Upacara Otonan'>Upacara Otonan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fhari-raya-nyepi-di-bali%2F&amp;title=Hari%20Raya%20Nyepi%20di%20Bali" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan</title>
		<link>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/</link>
		<comments>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 13:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[adharma]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[galungan]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[kuningan]]></category>
		<category><![CDATA[penjor]]></category>
		<category><![CDATA[sad ripu. musuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[Hari raya Galungan yang merupakan hari suci bagi umat Hindu. Maka untuk anda umat Hindu melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan : &#8220;Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan&#8221; Walaupun tanpa penjor dengan biaya ratusan ribu bahkan jutaan, walaupun tanpa daging babi yang melimpah, walaupun tanpa busana dan pakaian baru, walaupun tanpa makanan dan buah-buahan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari raya Galungan yang merupakan hari suci bagi umat Hindu. Maka untuk anda umat Hindu melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan :</p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8220;Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: left;">Walaupun tanpa penjor dengan biaya ratusan ribu bahkan jutaan, walaupun tanpa daging babi yang melimpah, walaupun tanpa busana dan pakaian baru, walaupun tanpa makanan dan buah-buahan yang menggunung, toh hari raya Galungan tetap akan terlewati lalu datang lagi enam bulan kemudian.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-775"></span>Karena yang terpenting adalah makna, Galungan bukan hanya perayaan dalam materi tapi perayaan dalam diri dan dalam hati. Galungan adalah perayaan kemenangan Dharma atas Adharma, kemenangan kebaikan atas kejahatan. Kebaikan dan kejahatan yang mana? Seperti petuah bijak yang mengatakan bahwa &#8220;musuh yang sesungguhnya berada dalam diri sendiri&#8221;.</p>
<p style="text-align: left;"><em>Berarti kita harus memusuhi diri sendiri? Berarti harus bunuh diri gitu ya?</em></p>
<p style="text-align: left;">Bukan, tentu saja bukan. Begini, sebelumnya mohon maaf kalau nanti ada yang mengira saya sok suci dan paling ahli dalam beragama. Bukan, itu juga bukan. Ini lebih pada introspeksi diri, karena sebelum orang lain membaca tulisan ini, saya sudah terlebih dahulu membacanya, tentu lebih dari satu kali! Maka secara tidak langsung saya sebenarnya sedang menasehati diri sendiri.</p>
<p style="text-align: left;">Mari kita lanjutkan, dalam agama Hindu ada yang disebut dengan Sad Ripu, yaitu enam sifat tidak baik dalam diri manusia. Sad Ripu diantaranya : Kama (hawa nafsu), Loba (rakus / serakah), Kroda (marah / kejam), Moha (bingung / angkuh), Mada (mabuk / lupa diri), Matsarya (iri hati / dengki). Penjelasan dari masing-masing bagian Sad Ripu tersebut rasanya tidak perlu saya jelaskan panjang lebar. Tapi yang jelas, keenam sifat tersebutlah yang seharusnya menjadi musuh, yang seharusnya dikalahkan / dikendalikan.</p>
<p style="text-align: left;">Jadi sekali lagi, Galungan sebenarnya kita rayakan ketika kita telah berhasil memenangkan pertempuran melawan Sad Ripu, ketika kita telah berhasil mengendalikan Sad Ripu. Jika sudah, maka sekali lagi saya ucapkan selamat, <strong>Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan</strong>, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan yang terbaik bagi kita semua.</p>
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/' title='Tradisi Ngejot Di Bali'>Tradisi Ngejot Di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/' title='Hari Raya Nyepi di Bali'>Hari Raya Nyepi di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/' title='Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932'>Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/' title='Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan'>Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sistem-kasta-di-bali/' title='Sistem Kasta di Bali'>Sistem Kasta di Bali</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fselamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan%2F&amp;title=Selamat%20Hari%20Raya%20Galungan%20dan%20Kuningan" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932</title>
		<link>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/</link>
		<comments>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 03:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[nyepi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932&#8243; Baca Juga: Hari Raya Nyepi di Bali Tradisi Ngejot Di Bali Sistem Kasta di Bali Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan) Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/03/nyepi-caka-1932-blog.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-569" title="nyepi caka 1932 - blog" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/03/nyepi-caka-1932-blog.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p style="text-align: center;">&#8220;Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932&#8243;</p>
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/' title='Hari Raya Nyepi di Bali'>Hari Raya Nyepi di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/' title='Tradisi Ngejot Di Bali'>Tradisi Ngejot Di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sistem-kasta-di-bali/' title='Sistem Kasta di Bali'>Sistem Kasta di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/' title='Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan'>Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fselamat-hari-raya-nyepi-caka-1932%2F&amp;title=Selamat%20Hari%20Raya%20Nyepi%20Caka%201932" id="wpa2a_6"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tradisi Ngejot Di Bali</title>
		<link>http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/</link>
		<comments>http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 23:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[galungan]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[kuningan]]></category>
		<category><![CDATA[ngejot]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Di Bali, ngejot artinya memberikan sesuatu (umumnya makanan) kepada orang lain ketika kita mempunyai hajatan atau pada saat hari raya tertentu. Mungkin hampir sama seperti di daerah lainnya di seluruh Indonesia, di Bali juga ada tradisi ngejot ini. Sebenarnya secara umum sifat orang Indonesia khususnya di Bali adalah tolong menolong dan saling berbagi, dan tradisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Bali, <em>ngejot</em> artinya memberikan sesuatu (umumnya makanan) kepada orang lain ketika kita mempunyai hajatan atau pada saat hari raya tertentu. Mungkin hampir sama seperti di daerah lainnya di seluruh Indonesia, di Bali juga ada tradisi ngejot ini. Sebenarnya secara umum sifat orang Indonesia khususnya di Bali adalah tolong menolong dan saling berbagi, dan tradisi ngejot ini adalah salah satu bukti nyata. Tradisi ngejot di Bali bisa kita dibedakan menjadi dua yaitu ngejot ketika hari raya dan ngejot ketika seseorang memiliki hajatan atau melaksanakan suatu upacara adat/agama tertentu.</p>
<p><span id="more-91"></span>Ngejot ketika hari raya seperti Galungan, Kuningan dan lainnya biasanya bersifat sukarela dan lebih menyesuaikan situasi dan kondisi. Artinya apa yang kita miliki itulah yang kita berikan pada orang lain yaitu biasanya tetangga dan kerabat serta sanak famili. Mungkin karena di saat itu hampir semua orang juga merayakan hari raya, jadi bisa dibilang ibarat bertukar kado karena biasanya saling ngejot.</p>
<p>Di samping itu, di daerah tertentu yang majemuk, umat beragama non Hindu juga ikut menerima jotan (barang/makanan yang diberikan waktu ngejot),  begitu juga sebaliknya ketika hari raya umat lain seperti Idul Fitri, Natal, Waisak dan lainnya warga Hindu juga turut merasakannya. Betapa indahnya perbedaan bukan?</p>
<p>Sementara itu, ngejot ketika melaksanakan suatu upacara adat/agama seperti pawiwahan (pernikahan), mepandes/metatah (potong gigi), nelu bulanin (tiga bulanan), odalan, otonan dan lainnya sedikit berbeda. Untuk upacara yang tergolong besar seperti pernikahan, potong gigi, tiga bulanan, ngejot biasanya dilaksanakan lebih formal, isi jotan sudah diatur sedemikian rupa, daftar orang yang menerima jotan pun ada, serta yang membawakan jotan juga berpakaian adat. Isi jotan biasanya berupa sate, nasi (dengan takaran tertentu), lawar, buah dan lainnya. Orang yang menerima jotan biasanya per kepala keluarga, yaitu tetangga, dan sanak keluarga dalam jangkauan tertentu. Orang yang menerima jotan ini juga berarti diundang untuk datang menghadiri upacara tersebut.</p>
<p>Sedangkan untuk upacara agama yang lebih kecil seperti otonan, odalan di merajan alit (tempat suci keluarga kecil) dan lainnya, ngejot lebih dinamis seperti ngejot pada waktu hari raya agama. Tidak semua hari raya di Bali diikuti tradisi ngejot, yang sudah pasti adalah hari raya Galungan, Kuningan, Pagerwesi dan lainnya. Sedangkan hari raya Nyepi, Saraswati, dan beberapa lainnya jarang diikuti dengan tradisi ngejot.</p>
<p><em>Di daerah anda juga ada tradisi seperti ini bukan?</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-galungan-dan-kuningan/' title='Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan'>Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/' title='Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan'>Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/' title='Hari Raya Nyepi di Bali'>Hari Raya Nyepi di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-hari-raya-nyepi-caka-1932/' title='Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932'>Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1932</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Ftradisi-ngejot-di-bali%2F&amp;title=Tradisi%20Ngejot%20Di%20Bali" id="wpa2a_8"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

