<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com &#187; facebook</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/tag/facebook/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 05:21:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</title>
		<link>http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/</link>
		<comments>http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 04:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bijaksana]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2535</guid>
		<description><![CDATA[Dunia internet atau lebih dikenal dengan dunia maya saat ini khususnya di Indonesia sudah semakin memasyarakat. Salah satu penyebabnya adalah kehadiran situs jejaring sosial. Kita harus akui situs jejaring sosial telah mengenalkan masyarakat sesuatu yang baru, sesuatu yang begitu menggoda di dunia internet. Kalau beberapa tahun yang lalu pengguna atau pengakses internet hanya kalangan tertentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2545" class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/12/Facebook-Twitter.jpg"><img class="size-full wp-image-2545" title="Facebook-Twitter" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/12/Facebook-Twitter.jpg" alt="" width="450" height="272" /></a><p class="wp-caption-text">statusmu harimaumu</p></div>
<p>Dunia internet atau lebih dikenal dengan dunia maya saat ini khususnya di Indonesia sudah semakin memasyarakat. Salah satu penyebabnya adalah kehadiran situs jejaring sosial. Kita harus akui situs jejaring sosial telah mengenalkan masyarakat sesuatu yang baru, sesuatu yang begitu menggoda di dunia internet.</p>
<p>Kalau beberapa tahun yang lalu pengguna atau pengakses internet hanya kalangan tertentu seperti mahasiswa dan mereka yang bergelut di bidang IT, kini bahkan mereka yang tidak pernah menyentuh komputer pun bisa menjadi pengguna internet. Semua itu berkat kehadiran situs jejaring sosial. Memang ada faktor lain sepertinya semakin mudahnya internet diakses melalui perangkat mobile seperti handphone. Ditambah lagi situs jejaring sosial yang menyediakan versi mobile bahkan bisa diakses melalui SMS.</p>
<p><span id="more-2535"></span>Nah, kalau membicarakan situs jejaring sosial maka yang paling mudah terbayang di otak mungkin adalah Facebook, mungkin juga Twitter. Sebenarnya masih ada banyak situs jejaring sosial lain termasuk yang terakhir cukup heboh dibicarakan adalah Google+. Tapi untuk saat ini rupanya Facebook masih menjadi yang paling dikenal. Bahkan sampai ada yang mengidentikkan internet dengan Facebook. Sama seperti ketika orang menyamakan internet dengan website.</p>
<p>Namun di balik semua kehebatan situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, tentu memiliki kekurangan. Khususnya saat kita sebagai pengguna tidak mampu menggunakannya secara bijak. Ibarat pisau bermata dua, Twitter dan Facebook juga bisa melukai penggunanya sendiri. Tidak perlulah disebutkan satu persatu masalah yang pernah muncul gara-gara sesuatu yang berawal dari jejaring sosial.</p>
<p>Itu baru masalah yang muncul dan diketahui orang banyak karena tersebar melalui media massa seperti televisi atau portal berita di internet. Sebenarnya masih banyak masalah yang lain, karena berawal dari situs jejaring sosial pula.</p>
<p>Hebatnya situs jejaring sosial adalah mampu membuat penggunanya menuliskan/menyampaikan apa yang sedang mereka pikirkan, bahkan sesuatu yang seharusnya tidak perlu diketahui oleh semua orang. Saya benci dengan si A, saya benci ibu saya, saya benci atasan saya. Si A teman saya sedang ada main dengan si B, kampret emang orang itu berani-beraninya menghina saya, dan seterusnya dan seterusnya..</p>
<p>Kita (<em>saya menggunakan kata &#8216;kita&#8217; yang artinya saya ikut didalamnya</em>) kadang lupa bahwa tidak semua isi pikiran bisa kita tuangkan kepada sebuah &#8220;<em>dinding</em>&#8220;. Tidak semua perasaan apalagi yang isinya sumpah serapah bisa kita coretkan pada <em>dinding</em> orang lain. Entahlah, memang rasanya nyaman saat semua uneg-uneg kita keluarkan dari otak, tapi apakah menuliskan di <em>dinding rumah </em>adalah sebuah pilihan bijak?</p>
<p>Saya membayangkan, itu seharusnya sama seperti misalnya saat kita sedang bertengkar dirumah dengan orang tua atau saudara lalu kita berteriak sehingga terdengar oleh orang satu kampung. Apakah itu menyenangkan?</p>
<p>Memang butuh sebuah kebijaksanaan dan kontrol dari kita sendiri tentang mana dan apa saja yang sebaiknya kita share di dunia maya dan mana yang sebaiknya hanya diketahui oleh kita dan orang-orang tertentu di dunia nyata. Butuh waktu juga untuk menyadari bahwa apa yang telah kita coretkan di masa lalu adalah sebuah cara yang kurang bijak. Saya tidak menggurui, dan saya juga bisa menulis seperti ini karena pernah melakukannya di masa lalu.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/curhat-di-internet/' title='Curhat di Internet'>Curhat di Internet</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/' title='@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter'>@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/' title='Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter'>Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menilai-sebuah-blog/' title='Menilai Sebuah Blog'>Menilai Sebuah Blog</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tweet-otomatis-tulisan-lama-dengan-plugin-tweet-old-post/' title='Tweet Otomatis Tulisan Lama Dengan Plugin Tweet Old Post'>Tweet Otomatis Tulisan Lama Dengan Plugin Tweet Old Post</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fmencoba-bijak-berjejaring-sosial%2F&amp;title=Mencoba%20Bijak%20Berjejaring%20Sosial" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menilai Sebuah Blog</title>
		<link>http://imadewira.com/menilai-sebuah-blog/</link>
		<comments>http://imadewira.com/menilai-sebuah-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 07:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[nilai]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2446</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah penilaian menurut saya adalah relatif ya, tergantung siapa yang menilai. Begitu juga sebuah blog, bagus atau tidaknya sebuah blog sangat relatif. Tergantung siapa yang menilai, apanya yang dinilai, bagaimana cara menilai dan lain-lainnya. Kalau di Twitter, memiliki banyak follower biasanya dianggap bagus. Saya katakan &#8220;biasanya&#8221; karena belum tentu semua orang berpikir seperti itu. Lagipula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/10/menilai-sebuah-blog.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2449" title="menilai sebuah blog" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/10/menilai-sebuah-blog.jpg" alt="" width="413" height="378" /></a></p>
<p>Sebuah penilaian menurut saya adalah relatif ya, tergantung siapa yang menilai. Begitu juga sebuah blog, bagus atau tidaknya sebuah blog sangat relatif. Tergantung siapa yang menilai, apanya yang dinilai, bagaimana cara menilai dan lain-lainnya.</p>
<p><span id="more-2446"></span>Kalau di Twitter, memiliki banyak follower biasanya dianggap bagus. Saya katakan &#8220;biasanya&#8221; karena belum tentu semua orang berpikir seperti itu. Lagipula tidak semua pengguna Twitter bertujuan memiliki banyak follower. Dan biasanya pula, akun yang memiliki banyak follower berarti kicauannya disukai banyak orang.</p>
<p>Kalau di Facebook, memiliki banyak teman mungkin dianggap hebat entah teman benar-benar kenal atau tidak. Setidaknya dulu mungkin banyak yang berpikiran begitu, tapi kini tidak lagi. Atau ada pula yang berpikir, mendapat banyak komentar di setiap status di wall mungkin dianggap keren, banyak yang perhatian. Makanya semua seolah berlomba untuk membuat status semenarik mungkin sehingga bisa mendapat komentar.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan di blog? Apakah banyaknya jumlah komentar di setiap post bisa dijadikan sebuah penilaian bahwa blog itu bagus? Ah, saya rasa tidak juga.</p>
<p>Pemikiran saya ini muncul setelah memperhatikan beberapa blog yang saya &#8220;follow&#8221;. Beberapa blog yang saya anggap bagus dan tulisannya biasanya menarik malah jarang menerima komentar. Apakah pengunjung blog tersebut memang lebih banyak &#8220;silent reader&#8221;, membaca tanpa berkomentar, saya tidak tahu.</p>
<p>Apakah mungkin karena tulisannya terlalu bagus sehingga pengunjung bingung mau berkomentar apa, atau mungkin pemilik blog yang jarang blogwalking sehingga jarang menerima &#8220;kunjungan balasan&#8221;.  Atau mungkin&#8230; Ah, sudahlah.. Yang jelas, mengatakan sebuah blog bagus atau tidak adalah subjektif. Setiap orang memiliki penilaian yang berbeda.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/' title='Mencoba Bijak Berjejaring Sosial'>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tweet-otomatis-tulisan-lama-dengan-plugin-tweet-old-post/' title='Tweet Otomatis Tulisan Lama Dengan Plugin Tweet Old Post'>Tweet Otomatis Tulisan Lama Dengan Plugin Tweet Old Post</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/ngeblog-itu-ngapain-aja/' title='Ngeblog Itu Ngapain Aja?'>Ngeblog Itu Ngapain Aja?</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/' title='@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter'>@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/nol-komentar/' title='Nol Komentar'>Nol Komentar</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fmenilai-sebuah-blog%2F&amp;title=Menilai%20Sebuah%20Blog" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/menilai-sebuah-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tweet Otomatis Tulisan Lama Dengan Plugin Tweet Old Post</title>
		<link>http://imadewira.com/tweet-otomatis-tulisan-lama-dengan-plugin-tweet-old-post/</link>
		<comments>http://imadewira.com/tweet-otomatis-tulisan-lama-dengan-plugin-tweet-old-post/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 03:33:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Blog]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[install]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[timeline]]></category>
		<category><![CDATA[tweet]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2379</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, saya menambahkan sebuah plugin di blog ini, nama plugin tersebut adalah Tweet old post. Plugin ini akan secara otomatis menampilkan link tulisan-tulisan yang sudah di publish di sebuah blog. Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin menambahkan sebuah plugin yang berhubungan dengan twitter seperti ini, yaitu plugin yang secara otomatis menampilkan tweet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu, saya menambahkan sebuah plugin di blog ini, nama plugin tersebut adalah <strong>Tweet old post</strong>. Plugin ini akan secara otomatis menampilkan link tulisan-tulisan yang sudah di publish di sebuah blog. Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin menambahkan sebuah plugin yang berhubungan dengan twitter seperti ini, yaitu plugin yang secara otomatis menampilkan tweet yang berisi link tulisan di blog.</p>
<p><span id="more-2379"></span>Awalnya saya ingin plugin yang menampilkan tweet secara otomatis saat sebuah tulisan baru di publish di blog ini. Tapi kemudian saya melihat timeline @dv77 yang secara berkala menampilkan tulisan-tulisan yang sudah pernah saya baca sebelumnya. Saya yakin @dv77 tidak melakukannya secara manual, kemungkinan besar menggunakan semacam plugin.</p>
<p>Tapi saya tidak langsung mencari tahu plugin apa yang digunakan, biasalah penyakit malas saya kambuh. Dan kemudian setelah beberapa waktu berlalu, saya membaca &#8220;pengumuman&#8221; di <a href="http://donnyverdian.net/2011/10/10/y.html" target="_blank">salah satu tulisan</a> @dv77 yang salah satunya menceritakan tentang plugin Tweet Old Post, barulah saya memutuskan untuk menginstall dan menggunakan plugin tersebut di blog ini.</p>
<p>Terima kasih untuk mas @dv77 yang telah bercerita sehingga membangkitkan niat saya untuk ikut menggunakan plugin Tweet Old Post.</p>
<p>Oya selain pada timeline di Twitter, link tulisan-tulisan tersebut juga secara otomatis akan muncul pada wall/status di Facebook saya. Ini karena di Facebook saya menggunakan aplikasi Selective Tweets dan plugin Tweet Old Post mengijinkan kita menambahkan &#8220;Additional Text&#8221; pada tweet yang akan muncul. Jadi, plugin ini sangat pas dengan apa yang saya inginkan saat ini.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-menghapus-uninstall-plugin-di-wordpress/' title='Cara Menghapus / Uninstall Plugin di WordPress'>Cara Menghapus / Uninstall Plugin di WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-membuat-blog-wordpress-versi-mobile/' title='Cara Membuat Blog WordPress Versi Mobile'>Cara Membuat Blog WordPress Versi Mobile</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/plugin-commentluv-di-blog-wordpress/' title='Plugin CommentLuv Di Blog WordPress'>Plugin CommentLuv Di Blog WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-install-plugin-di-wordpress/' title='Cara Install Plugin di WordPress'>Cara Install Plugin di WordPress</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/' title='Mencoba Bijak Berjejaring Sosial'>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Ftweet-otomatis-tulisan-lama-dengan-plugin-tweet-old-post%2F&amp;title=Tweet%20Otomatis%20Tulisan%20Lama%20Dengan%20Plugin%20Tweet%20Old%20Post" id="wpa2a_6"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/tweet-otomatis-tulisan-lama-dengan-plugin-tweet-old-post/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Friendster vs Facebook vs Google+</title>
		<link>http://imadewira.com/friendster-vs-facebook-vs-google/</link>
		<comments>http://imadewira.com/friendster-vs-facebook-vs-google/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 04:44:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips dan Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2166</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hidup&#8221; di dunia maya di jaman sekarang rasanya tidak lengkap kalau tidak memiliki akun dan bergabung dengan situs jejaring sosial. Ya sebut saja Facebook yang bisa dikatakan raja dalam dunia jejaring sosial (setidaknya di Indonesia) dimana saat ini hampir semua pengguna internet memiliki akun disana. Bahkan mereka yang tidak terbiasa dengan dunia internet pun tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/07/google-plus.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2169" title="google-plus" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/07/google-plus.jpg" alt="" width="450" height="253" /></a></p>
<p>&#8220;Hidup&#8221; di dunia maya di jaman sekarang rasanya tidak lengkap kalau tidak memiliki akun dan bergabung dengan situs jejaring sosial. Ya sebut saja Facebook yang bisa dikatakan raja dalam dunia jejaring sosial (setidaknya di Indonesia) dimana saat ini hampir semua pengguna internet memiliki akun disana.</p>
<p><span id="more-2166"></span>Bahkan mereka yang tidak terbiasa dengan dunia internet pun tidak jarang memiliki akun di Facebook juga, walaupun tidak jarang juga dari mereka hanya sekedar memiliki akun dan tidak terlalu aktif. Entah hanya untuk gengsi agar tidak dikatakan ketinggalan jaman atau memang mereka &#8220;tidak mampu&#8221; untuk bertahan hidup di dunia maya.</p>
<p>Saya sendiri awalnya mulai mengenal situs jejaring sosial Friendster dan sempat cukup asik bermain disana. Lalu ketika semua orang (baca: teman) mulai hijrah ke Facebook maka mau tidak mau saya pun ikut berpindah tempat. Namun lama kelamaan Facebook yang memang dibuat menyerupai dunia nyata pun semakin terlihat nyata, seperti pasar.</p>
<p>Pasar? Ya pasar, ada banyak orang. Ada yang berteriak, curhat, memaki. Ada juga yang berceramah, ada yang membagi informasi dan lain sebagainya. Dan terakhir, selayaknya pasar tentu saja ada yang berjualan. Jadi belakangan tidak sedikit yang merasa bosan dan malas serta memilih untuk lebih banyak diam.</p>
<p>Saya sih sebenarnya biasa saja, masih seperti pada awalnya menganggap Facebook sebatas hiburan dan sebisa mungkin tidak terlalu mengumbar kehidupan nyata, walaupun susah tapi ternyata privasi itu tetap kita perlukan, terlebih di jaman teknologi informasi yang secepat kilat seperti sekarang ini.</p>
<p>Saya masih ingat beberapa tahun lalu ketika mereka yang tergabung di Facebook mengatakan bahwa pengguna Friendster kebanyakan kekanak-kanakan. Mereka mengganggap Facebook lebih keren dan elegan. Lalu hanya selang setahun dua tahun, semua hijrah ke Facebook sampai ketika saat ini dimana Facebook tak ubahnya seperti pasar.</p>
<p>Lalu beberapa bulan lalu, muncullah Google+ yang konon merupakan calon penantang kuat sang juara Facebook. Google+ adalah situs jejaring sosial baru, pada dasarnya mirip dengan Facebook walaupun ada beberapa perbedaan konsep dan berbagai kelebihan. Dan saat ini Google+ masih dalam versi trial dimana penggunanya masih terbatas, artinya belum semua orang bisa bergabung di Google+.</p>
<p>Saya sendiri termasuk salah satu yang beruntung setelah di invite oleh seorang teman blogger untuk mencoba Google+. Secara umum Google+ memang terasa lebih asik, mungkin karena faktor baru dan beberapa konsep jejaring sosial yang berbeda dengan Facebook. Juga mungkin karena tempatnya masih lowong dan juga orang-orang yang terbatas, tidak/belum banyak ababil :D</p>
<p>Mungkin Google+ menjadi jawaban bagi mereka yang <a href="http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/" target="_blank">sudah bosan dengan Facebook</a>, bagi mereka yang ingin mencoba sesuatu yang baru. Dan bukan tidak mungkin kini (pengguna) Facebook yang terlihat kekanak-kanakan.</p>
<p>Yah, dunia memang cepat berubah..<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/' title='Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter'>Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/' title='Mencoba Bijak Berjejaring Sosial'>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/curhat-di-internet/' title='Curhat di Internet'>Curhat di Internet</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menilai-sebuah-blog/' title='Menilai Sebuah Blog'>Menilai Sebuah Blog</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/' title='@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter'>@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Ffriendster-vs-facebook-vs-google%2F&amp;title=Friendster%20vs%20Facebook%20vs%20Google%2B" id="wpa2a_8"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/friendster-vs-facebook-vs-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Curhat di Internet</title>
		<link>http://imadewira.com/curhat-di-internet/</link>
		<comments>http://imadewira.com/curhat-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 07:56:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1826</guid>
		<description><![CDATA[Jaman sekarang internet memang bukan barang yang asing lagi, khususnya di kota-kota besar termasuk di daerah saya. Walaupun masih berada di kalangan tertentu, tapi dibandingkan beberapa tahun yang lalu internet saat ini bisa dikatakan berkembang jauh lebih pesat. Apa sebabnya? Menurut saya kombinasi antara jejaring sosial dan akses internet dari perangkat mobile merupakan pasangan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/03/curhat-di-internet.jpg"><img class="size-full wp-image-1828 alignleft" title="curhat di internet" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/03/curhat-di-internet.jpg" alt="" width="250" height="153" /></a>Jaman sekarang internet memang bukan barang yang asing lagi, khususnya di kota-kota besar termasuk di daerah saya. Walaupun masih berada di kalangan tertentu, tapi dibandingkan beberapa tahun yang lalu internet saat ini bisa dikatakan berkembang jauh lebih pesat. Apa sebabnya?</p>
<p>Menurut saya kombinasi antara jejaring sosial dan akses internet dari perangkat mobile merupakan pasangan yang hebat sehingga membuat siapapun kini bisa berada di internet. Apalagi jejaring sosial sebut saja Facebook menyediakan versi mobile yang membuat para pengguna awam pun bisa ikutan. Ditambah lagi dengan adanya &#8220;ponsel pintar&#8221; yang semakin memanjakan penggunanya untuk mengakses internet khususnya jejaring sosial.</p>
<p><span id="more-1826"></span>Lalu, apa sih yang kita lakukan di jejaring sosial? Tentu saja banyak hal, mulai dari saling sapa dengan teman, berkenalan dengan orang lain, saling berkomentar baik di status ataupun foto. Dan masih banyak lagi, saya membayangkan kehidupan di dunia maya sudah semakin mendekati kehidupan dunia nyata. Bedanya cuma kita tidak bertemu langsung dan bertatap muka dengan orang lain.</p>
<p>Nah, karena tidak bertemu dengan orang lain inilah menyebabkan sebagian orang (mungkin termasuk saya) merasa lebih nyaman untuk &#8220;berbicara&#8221;. Maka tidak jarang jejaring sosial kita gunakan sebagai ajang curhat. Maka di kolom &#8220;apa yang sedang anda pikirkan&#8221; pun diisi benar-benar sesuai dengan apa yang ada di otak.</p>
<p>Saat senang berkata senang, saat sedih pun demikian. Saat marah pun kita membuat status marah, bahkan terkadang menyindir atau blak-blakan mencaci-maki orang yang dimaksud. Entahlah, apakah hal ini sesuatu yang baik atau bukan. Yang jelas belakangan ini saya terkadang senyum-senyum saja melihat teman, saudara atau kerabat yang masih &#8220;curhat&#8221; hal yang sepertinya terlalu pribadi di jejaring sosial.</p>
<p>Dan saya sendiri pun berusaha sekuat tenaga untuk tidak seperti itu, karena saya membayangkan bagaimana reaksi orang lain ketika saya marah dan kesel pada seseorang lalu saya menyindir habis-habisan orang itu di status saya. Apalagi yang kita sindir itu adalah orang terdekat atau orang-orang yang sehari-hari berada di sekitar kita.</p>
<p>Tapi jujur saja, saya tidak munafik. Saya akui rasanya memang nikmat sekali bisa berbuat seperti itu, saya katakan nikmat karena saya juga pernah melakukannya. Dan rasanya jejaring sosial sangat memungkinkan kita untuk curhat, bahkan mungkin ada yang berkata memang itulah fungsi jejaring sosial.</p>
<p>Entahlah, mungkin salah satu fungsi dunia maya memang untuk curhat, termasuk apa yang anda baca ini merupakan salah satu bentuk curhat.</p>
<p><em>Bagaimana pendapat anda?</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/' title='Mencoba Bijak Berjejaring Sosial'>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/' title='@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter'>@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/makan-disini/' title='Makan Disini'>Makan Disini</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/' title='Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter'>Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/status/' title='Status'>Status</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fcurhat-di-internet%2F&amp;title=Curhat%20di%20Internet" id="wpa2a_10"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/curhat-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter</title>
		<link>http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/</link>
		<comments>http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2011 04:47:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[stp nusa dua bali]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1782</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya mohon maaf karena saya tidak tahu apakah penulisan judul tulisan ini sudah tepat atau belum, jadi mohon koreksi anda jika kurang tepat. Beberapa waktu belakangan ini saya merasa mulai sedikit kewalahan untuk mengatur waktu ngeblog. Biasanya saya mengurus blog ini termasuk blogwalking ketika berada di kampus, saya biasanya memanfaatkan waktu luang di sela-sela jam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya mohon maaf karena saya tidak tahu apakah penulisan judul tulisan ini sudah tepat atau belum, jadi mohon koreksi anda jika kurang tepat.</p>
<p>Beberapa waktu belakangan ini saya merasa mulai sedikit kewalahan untuk mengatur waktu ngeblog. Biasanya saya mengurus blog ini termasuk blogwalking ketika berada di kampus, saya biasanya memanfaatkan waktu luang di sela-sela jam bekerja. Nah belakangan saya menambah satu kesibukan untuk diri saya sendiri yaitu Twitter.</p>
<p><span id="more-1782"></span>Awal mulanya adalah ketika saya kembali masuk dalam panitia/tim pemasaran di kampus STP Nusa Dua Bali, tempat saya bekerja sehari-hari. Sebelumnya tahun lalu saya sudah masuk dalam panitia, tapi ketika itu saya belum bisa memberikan kontribusi apapun. Namun ketika itu, saat mengikuti rapat saya sudah sempat menyampaikan mengapa STP Nusa Dua Bali sepertinya belum memaksimalkan media internet untuk melakukan promosi/pemasaran. Tapi pada waktu itu karena terbatasnya waktu dan saya juga masih baru disana maka apa yang saya sampaikan pun hanya lewat begitu saja tanpa ada tindak lanjut.</p>
<p>Nah, tahun ini kebetulan saya kembali memiliki kesempatan untuk menyampaikan usul saya. Saya kembali masuk panitia/tim pemasaran dan menjadi seksi Teknologi Informasi. Di rapat pertama kali sepertinya belum ada perubahan, apa yang direncanakan oleh tim pemasaran STP Nusa Dua Bali sepertinya kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Misalnya menyebar brosur, memasang spanduk/baliho, mendatangi sekolah-sekolah untuk presentasi dan juga melakukan roadshow. Di bidang teknologi informasi STP Nusa Dua hanya memasang pengumuman di website STP Nusa Dua Bali. Saya tidak mengatakan bahwa cara-cara tersebut tidak bagus, tetapi di jaman teknologi informasi seperti ini alangkah baiknya jika kita mencoba memaksimalkan media internet untuk pemasaran.</p>
<p>Saya kemudian mencoba menuliskan beberapa hal/program kerja yang bisa dilakukan di bidang teknologi informasi, diantaranya :</p>
<ol>
<li>Membuat email khusus untuk informasi pendaftaran mahasiswa baru.</li>
<li>Memperbanyak konten (berita) di website, karena selama ini website yang dimiliki belum diisi secara maksimal.</li>
<li>Memaksimalkan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter untuk menyebarkan informasi.</li>
</ol>
<p>Selanjutnya atas inisiatif saya pribadi, saya mencoba membuat akun khusus <strong>@stpnusadua</strong> di Twitter untuk kampus STP Nusa Dua Bali. Saya mencoba menyampaikan berbagai informasi yang saya miliki tentang kampus STP Nusa Dua Bali. Hampir setiap pagi saya memandangi papan-papan pengumuman, untuk sekedar mencari informasi yang bisa saya jadi tweet dan disebar di internet.</p>
<p>Dalam waktu sekitar 2 minggu (saat ini) tanpa melakukan promosi apa-apa jumlah follower akun tersebut sudah mencapai 100 follower. Sebagian follower adalah mahasiswa aktif di STP Nusa Dua Bali, sebagian alumni dan juga masyarakat umum. Respon dari mahasiswa dan alumni di Twitter cukup baik, mereka menyambut hadirnya akun tersebut.</p>
<p>Saya kemudian menyampaikan tentang akun tersebut kepada Humas dan Manajemen STP Nusa Dua Bali sembari sedikit menjelaskan tentang Twitter. Dan kembali lagi disambut baik, bahkan Ketua STP Nusa Dua Bali mendukung saya, beliau menyampaikan dukungan via email dan saya tentunya semakin bersemangat untuk bekerja. Beberapa pejabat dan dosen pun mulai aktif di Twitter.</p>
<p>Saat ini untuk kemampuan dan kehebatan Twitter dalam menyebarkan informasi sepertinya tidak perlu saya jelaskan lagi. Dan saya pribadi percaya media internet seperti Twitter bisa kita maksimalkan untuk memperkenalkan STP Nusa Dua Bali lebih jauh lagi. Namun tentunya harus didukung oleh berbagai hal khususnya website STP Nusa Dua Bali. Saya pribadi merasa website STP Nusa Dua Bali saat ini belum tampil maksimal, saya mendengar kabar bahwa akan ada engine dan tampilan baru untuk website STP Nusa Dua Bali.</p>
<p>Saya sendiri akhirnya baru beberapa hari yang lalu diberikan user dan password untuk mengakses halaman admin website STP Nusa Dua Bali. Saya kemudian mencoba membantu untuk mem-publish beberapa konten(berita) yang saya dapatkan dari pihak Humas STP Nusa Dua Bali. Ah, inilah kesibukan saya beberapa hari belakangan ini. Masih banyak hal yang sepertinya bisa saya lakukan. Hal yang mungkin dianggap kecil dan remeh oleh beberapa orang, mungkin karena tidak bersentuhan dengan duit. Tapi masa bodoh, Maju Terus..!!<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/' title='Mencoba Bijak Berjejaring Sosial'>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menilai-sebuah-blog/' title='Menilai Sebuah Blog'>Menilai Sebuah Blog</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/' title='Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter'>Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/status/' title='Status'>Status</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/kembali-ke-nol/' title='Kembali ke Nol'>Kembali ke Nol</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fstpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter%2F&amp;title=%40stpnusadua%20%3A%20STP%20Nusa%20Dua%20Bali%20on%20Twitter" id="wpa2a_12"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menghapus Akun (Account) Yahoo!</title>
		<link>http://imadewira.com/cara-menghapus/</link>
		<comments>http://imadewira.com/cara-menghapus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 00:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips dan Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[akun]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[menghapus]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1599</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa hari yang lalu seorang teman menanyakan saya bagaimana cara menghapus akun Facebook. Dia kemudian menelepon lagi dan menanyakan bagaimana caranya menghapus akun email. Saya tidak tahu dan juga tidak menanyakan mengapa dia sepertinya ingin menghilang dari internet. Saya pun tidak ikut campur, saya hanya mencoba membantunya. Jujur saja, sama seperti kasus menghapus akun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah beberapa hari yang lalu seorang teman menanyakan saya bagaimana <a title="cara menghapus akun Facebook" href="http://imadewira.com/cara-menghapus-akun-facebook/" target="_blank">cara menghapus akun Facebook</a>. Dia kemudian menelepon lagi dan menanyakan bagaimana caranya menghapus akun email. Saya tidak tahu dan juga tidak menanyakan mengapa dia sepertinya ingin menghilang dari internet. Saya pun tidak ikut campur, saya hanya mencoba membantunya.</p>
<p><span id="more-1599"></span>Jujur saja, sama seperti kasus menghapus akun Facebook beberapa hari lalu itu, menghapus Yahoo! Account juga belum pernah saya lakukan sama sekali. Saya langsung saja mencari di Help pada Yahoo! Mail tetapi belum saya temukan. Ah biar lebih cepat saya tanyakan saja kepada mbah Google. Jadi berikut ini saya temukan cara menghapus akun Yahoo! bagi anda yang membutuhkan, silahkan dicoba.</p>
<ol>
<li>Silahkan buka alamat <a href="edit.yahoo.com/config/delete_user" target="_blank">http://edit.yahoo.com/config/delete_user</a></li>
<li>Jika belum Login anda akan diminta untuk login terlebih dahulu</li>
<li>Kemudian anda akan masuk ke halaman <strong>Terminating your Yahoo! Account, </strong>untuk yang berbahasa Indonesia mungkin tampil dalam bahasa Indonesia yang sesuai.</li>
<li>Pastikan bahwa disana anda Login dengan Yahoo! ID yang memang ingin anda hapus.</li>
<li>Selanjutnya anda akan diminta untuk memasukkan password (sandi) anda sekali lagi, dan juga security code yang ditampilkan pada gambar.</li>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/11/cara-menghapus-akun-yahoo.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1602" title="cara menghapus akun yahoo" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/11/cara-menghapus-akun-yahoo.jpg" alt="" width="400" height="270" /></a></p>
<li>Jika anda sudah benar-benar yakin untuk menghapus akun Yahoo! anda, selanjutnya klik Yes.</li>
</ol>
<p>Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya sendiri belum pernah mencoba menghapus akun Yahoo! milik saya, jadi berhasil atau tidaknya saya tidak menjamin. Jadi silahkan saja dicoba dan resiko ditanggung sendiri ya :D<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/tutorial-membuat-filter-di-email-yahoo/' title='Tutorial Membuat Filter di Email Yahoo!'>Tutorial Membuat Filter di Email Yahoo!</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-membuat-signature-di-yahoo-mail/' title='Cara Membuat Signature di Yahoo! Mail'>Cara Membuat Signature di Yahoo! Mail</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-menghapus-akun-facebook/' title='Cara Menghapus Akun Facebook'>Cara Menghapus Akun Facebook</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-setting-notifikasi-di-facebook/' title='Cara Setting Notifikasi di Facebook'>Cara Setting Notifikasi di Facebook</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-membuat-filter-email-di-gmail/' title='Cara Membuat Filter Email di Gmail'>Cara Membuat Filter Email di Gmail</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fcara-menghapus%2F&amp;title=Cara%20Menghapus%20Akun%20%28Account%29%20Yahoo%21" id="wpa2a_14"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/cara-menghapus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menghapus Akun Facebook</title>
		<link>http://imadewira.com/cara-menghapus-akun-facebook/</link>
		<comments>http://imadewira.com/cara-menghapus-akun-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 02:33:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips dan Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[account]]></category>
		<category><![CDATA[akun]]></category>
		<category><![CDATA[deactivate]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[setting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1585</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini seorang teman menelepon saya via telepon di ruangan kerja. Langsung saja dia menanyakan kepada saya bagaimana caranya untuk mem-block Facebook. Saya kurang jelas apa maksudnya, saya tanyakan kembali apakah maksudnya mem-block orang lain. Ternyata maksudnya adalah dia ingin menghapus akun Facebook miliknya. Ya, dia ingin menghapus akun Facebook miliknya sendiri. Ini pertama kalinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini seorang teman menelepon saya via telepon di ruangan kerja. Langsung saja dia menanyakan kepada saya bagaimana caranya untuk mem-block Facebook. Saya kurang jelas apa maksudnya, saya tanyakan kembali apakah maksudnya mem-block orang lain. Ternyata maksudnya adalah dia ingin menghapus akun Facebook miliknya.</p>
<p><span id="more-1585"></span>Ya, dia ingin menghapus akun Facebook miliknya sendiri. Ini pertama kalinya seseorang menanyakan hal ini kepada saya. Sebelum mencoba membantu dia, saya iseng menanyakan mengapa dia ingin menghapus akun Facebook miliknya. Dia mengatakan ada suatu masalah dan tidak bisa menjelaskan lebih lanjut.</p>
<p>Saya pun mengatakan bahwa jika menghapus akun Facebook (kemungkinan besar) akan menyebabkan akun tersebut tidak bisa dikembalikan lagi. Saya katakan mungkin karena saya sendiri belum pernah mencobanya. Saya pun menjelaskan langkah umumnya sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Login ke Facebook dengan akun sendiri.</li>
<li>Di pojok kanan atas klik menu Account, kemudian Account Settings.</li>
<li>Setelah masuk ke menu Account Settings, paling bawah ada pilihan Deactivate Account, silahkan klik link deactivate.</li>
</ol>
<p>Selanjutnya silahkan ikuti petunjuk, saya sendiri tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena belum pernah mencoba menghapus akun Facebook saya. Mungkin jika ada yang pernah mencoba bisa menambahkan. Atau mungkin ada yang mau menjadi relawan dan mau memberikan akun Facebok nya untuk dijadikan percobaan? :D<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-menghapus/' title='Cara Menghapus Akun (Account) Yahoo!'>Cara Menghapus Akun (Account) Yahoo!</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-setting-notifikasi-di-facebook/' title='Cara Setting Notifikasi di Facebook'>Cara Setting Notifikasi di Facebook</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/setting-privasi-baru-di-facebook/' title='Setting Privasi Baru di Facebook'>Setting Privasi Baru di Facebook</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/fitur-khusus-sudah-meninggal-di-facebook/' title='Fitur Khusus Sudah Meninggal di Facebook?'>Fitur Khusus Sudah Meninggal di Facebook?</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/' title='Mencoba Bijak Berjejaring Sosial'>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fcara-menghapus-akun-facebook%2F&amp;title=Cara%20Menghapus%20Akun%20Facebook" id="wpa2a_16"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/cara-menghapus-akun-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makan Disini</title>
		<link>http://imadewira.com/makan-disini/</link>
		<comments>http://imadewira.com/makan-disini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 00:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Joke]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[joke]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>
		<category><![CDATA[paku]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1336</guid>
		<description><![CDATA[Siang hari di sebuah toko bahan bangunan, Joko (J): &#8220;Pak, paku yang 5 senti ada?&#8221; Penjaga Toko (PT) : &#8220;Ada mas, beli berapa?&#8221; J : &#8220;2 ons saja&#8221; PT : &#8220;Dibungkus mas?&#8221; J : &#8220;Ndak, makan disini&#8221; **sambil cuek PT : &#8220;*&#38;*^%^%*(^(*^*(^&#8221; Catatan : Diambil dari status Facebook adik saya. Baca Juga: Status Cara Tag [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang hari di sebuah toko bahan bangunan,</p>
<p>Joko (J): &#8220;<em>Pak, paku yang 5 senti ada?</em>&#8221;</p>
<p>Penjaga Toko (PT) : &#8220;<em>Ada mas, beli berapa?</em>&#8221;</p>
<p>J : &#8220;<em>2 ons saja</em>&#8221;</p>
<p>PT : &#8220;<em>Dibungkus mas?</em>&#8221;</p>
<p>J : &#8220;<em>Ndak, makan disini</em>&#8221; **sambil cuek</p>
<p>PT : &#8220;<em>*&amp;*^%^%*(^(*^*(^</em>&#8221;</p>
<p><span id="more-1336"></span><strong>Catatan :</strong></p>
<p>Diambil dari status Facebook adik saya.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/status/' title='Status'>Status</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-tag-teman-di-status-facebook/' title='Cara Tag Teman di Status Facebook'>Cara Tag Teman di Status Facebook</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/29-tahun-eh-28-tahun/' title='29 Tahun, Eh 28 Tahun'>29 Tahun, Eh 28 Tahun</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/apa-yang-sebaiknya-jangan-dilakukan-di-facebook/' title='Apa Yang Sebaiknya Jangan Dilakukan di Facebook'>Apa Yang Sebaiknya Jangan Dilakukan di Facebook</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/kepribadian-manusia-dari-status-facebook/' title='Kepribadian Manusia dari Status Facebook'>Kepribadian Manusia dari Status Facebook</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fmakan-disini%2F&amp;title=Makan%20Disini" id="wpa2a_18"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/makan-disini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jejaring Sosial : Friendster vs Facebook vs Twitter</title>
		<link>http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/</link>
		<comments>http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 01:31:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=1269</guid>
		<description><![CDATA[Situs jejaring sosial yang pertama kali saya ikuti adalah Friendster. Saat itu saya masih kuliah di Surabaya, kemudian salah seorang teman SMA yang kuliah di lain kota menanyakan apakah saya memiliki FS. Saya agak bingung apa itu FS, ternyata maksudnya adalah Friendster yang lebih ngetrend disebut FS pada waktu itu. Tak lama kemudian saya pun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Situs jejaring sosial yang pertama kali saya ikuti adalah Friendster.  Saat itu saya masih kuliah di Surabaya, kemudian salah seorang teman  SMA yang kuliah di lain kota menanyakan apakah saya memiliki FS. Saya  agak bingung apa itu FS, ternyata maksudnya adalah Friendster yang lebih  ngetrend disebut FS pada waktu itu.</p>
<p><span id="more-1269"></span>Tak lama kemudian saya pun  mulai aktif di Friendster, begitu pula hampir sebagian besar teman-teman  yang lain. Ketika saya sudah semester atas, ketika saya pulang ke Bali,  saya bertemu dengan seorang kakak sepupu yang bekerja sebagai Manajer  di sebuah hotel bintang lima. Ketika ngobrol saya pun menanyakan account  FS-nya, saya cukup yakin di pasti punya.</p>
<p>Dan ketika itu dia  mengatakan kepada saya bahwa Friendster itu &#8220;<em>childish</em>&#8220;, dia  mengatakan bahwa dirinya hanya aktif di Facebook yang ketika itu  menurutnya lebih elegan dan &#8220;dewasa&#8221;. Jujur, ketika itu saya belum  tertarik dengan Facebook, apalagi saat itu masih sangat jarang teman  saya yang aktif di Facebook.</p>
<p>Beberapa tahun kemudian, saya lupa  tepatnya tahun berapa yang jelas saat itu saya sudah lulus kuliah dan  kembali tinggal di Bali. Kalau tidak salah ketika itu presiden Amerika  Barrack Obama berhasil memenangkan pemilu berkat &#8220;bantuan&#8221; Facebook.  Berita itu di Indonesia sangat ramai, apalagi Barrack Obama memiliki  sejarah masa kecil di Indonesia. Sejak saat itulah Facebook semakin  populer di Indonesia.</p>
<p>Teman-teman saya pun mulai banyak beralih ke  Facebook dan tentu saja saya ikut di dalamnya. Facebook semakin populer  dan jumlah penggunanya semakin meningkat tajam, khususnya di Indonesia.  Di tambah lagi dengan promosi berbagai perangkat seluler seperti  handphone yang bisa digunakan untuk &#8220;bermain&#8221; Facebook.</p>
<p>Di  tengah masa jayanya, Facebook sempat menuai pro dan kontra, tentu saja  dengan banyaknya pengguna, Facebook seperti pedang bermata dua yang  dapat melukai atau bermanfaat. Selain itu, pengguna Facebook pun  bermacam-macam mulai dari anak SD hingga orang tua. Bahkan mereka yang  tidak mengenal komputer dan sedikit bisa menggunakan handphone ikut  tergabung di Facebook.</p>
<p>Kondisi inilah yang menyebabkan Facebook  semakin penuh, sikap pengguna yang kurang dewasa menyebabkan banyak  orang yang mulai beralih dari Facebook. Karena banyak yang menggunakan  Facebook hanya untuk caci maki, menjelekkan orang lain, mengeluh atau  bahkan hal-hal yang melanggar hukum.</p>
<p>Kini, Facebook yang dulu  dianggap &#8220;dewasa&#8221; pun mulai ditinggalkan. Termasuk oleh kakak sepupu  saya yang dulu membanggakan Facebook. Kini Facebook dianggap sama saja  seperti Friendster. Dan bukan tidak mungkin akan ikut bernasib sama  seperti Friendster.</p>
<p>Di tengah kebosanan banyak orang terhadap  Facebook, mereka mulai beralih ke jejaring sosial lain. Salah satunya  adalah Twitter, yang menghadirkan sesuatu yang berbeda dibanding  Facebook. Twitter memang sebenarnya tidak bisa dibandingkan dengan  Facebook karena konsepnya yang memang berbeda. Tapi saya melihat secara  perlahan banyak yang meninggalkan Facebook dan beralih ke Twitter.</p>
<p>Kita  lihat dan tunggu saja, apakah Facebook akan bernasib seperti Friendster  yang dianggap &#8220;kekanak-kanakan&#8221; dan kampungan? Apakah Twitter akan  mampu mengungguli Facebook?</p>
<p><em>Lalu, bagaimana dengan blog?</em></p>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<p>Tulisan  saya ini hanyalah opini dan tidak didukung oleh data dan fakta yang  kuat, mohon koreksi apabila ada yang tidak sesuai.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/mencoba-bijak-berjejaring-sosial/' title='Mencoba Bijak Berjejaring Sosial'>Mencoba Bijak Berjejaring Sosial</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menilai-sebuah-blog/' title='Menilai Sebuah Blog'>Menilai Sebuah Blog</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/stpnusadua-stp-nusa-dua-bali-on-twitter/' title='@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter'>@stpnusadua : STP Nusa Dua Bali on Twitter</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/status/' title='Status'>Status</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/apa-yang-sebaiknya-jangan-dilakukan-di-facebook/' title='Apa Yang Sebaiknya Jangan Dilakukan di Facebook'>Apa Yang Sebaiknya Jangan Dilakukan di Facebook</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fjejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter%2F&amp;title=Jejaring%20Sosial%20%3A%20Friendster%20vs%20Facebook%20vs%20Twitter" id="wpa2a_20"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/jejaring-sosial-friendster-vs-facebook-vs-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

