<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com &#187; bayi</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/tag/bayi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 06:16:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</title>
		<link>http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/</link>
		<comments>http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 03:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[42 hari]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=941</guid>
		<description><![CDATA[Di Bali ada upacara untuk seorang bayi yang telah berumur 42 hari atau biasa di sebut &#8220;a bulan pitung dina&#8221; yang artinya satu bulan 7 hari. Satu bulan Bali sama dengan 35 hari (5 minggu), jadi 1 bulan 7 hari sama dengan 42 hari. Karena upacara ini dilakukan pada seorang manusia (bayi) maka di dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Bali ada upacara untuk seorang bayi yang telah berumur 42 hari atau biasa di sebut &#8220;<em>a bulan pitung dina</em>&#8221; yang artinya satu bulan 7 hari. Satu bulan Bali sama dengan 35 hari (5 minggu), jadi 1 bulan 7 hari sama dengan 42 hari. Karena upacara ini dilakukan pada seorang manusia (bayi) maka di dalam Panca Yadnya upacara 42 hari ini termasuk dalam kelompok Manusa Yadnya.</p>
<p><span id="more-941"></span>Upacara bayi 42 hari ini umumnya dilakukan oleh umat Hindu khususnya yang ada di Bali, dalam adat Jawa mungkin juga ada upacara serupa. Pada umumnya upacara 42 hari ini dilakukan sendiri-sendiri bagi setiap bayi dan dilakukan di rumah masing-masing. Upacara untuk bayi yang berumur 42 hari ini lebih dikenal dengan nama upacara Upacara Tutug Kambuhan.</p>
<p>Pelaksanaan upacara 42 hari (Tutug Kambuhan) di Bali kadang berbeda-beda namun maknanya tetap sama. Tujuan dan makna upacara Tutug Kambuhan adalah sebagai ucapan terima kasih kepada &#8220;Nyama Bajang&#8221; yang merupakan manifestasi kekuatan Ida Sang Hyang Widhi / Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu tujuan upacara ini adalah melakukan pembersihan kepada sang Ibu dan bayinya.</p>
<p>Untuk lebih lengkap tentang upacara Tutug Kambuhan atau upacara 42 hari silahkan simak pada link di bawah ini :</p>
<p><a href="http://bali.stitidharma.org/upacara-tutug-kambuhan/" target="_blank">Upacara Tutug Kambuhan</a><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/ngerorasin-upacara-bayi-12-hari/' title='Ngerorasin : Upacara Bayi 12 Hari'>Ngerorasin : Upacara Bayi 12 Hari</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/' title='Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan'>Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/' title='Tradisi Ngejot Di Bali'>Tradisi Ngejot Di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sistem-kasta-di-bali/' title='Sistem Kasta di Bali'>Sistem Kasta di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/' title='Hari Raya Nyepi di Bali'>Hari Raya Nyepi di Bali</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fupacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan%2F&amp;title=Upacara%2042%20Hari%20%3A%20A%20Bulan%20Pitung%20Dina%20%28Tutug%20Kambuhan%29" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waterbirth : Melahirkan / Persalinan Dalam Air</title>
		<link>http://imadewira.com/waterbirth-melahirkan-persalinan-dalam-air/</link>
		<comments>http://imadewira.com/waterbirth-melahirkan-persalinan-dalam-air/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 01:08:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bersalin]]></category>
		<category><![CDATA[lahir]]></category>
		<category><![CDATA[melahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[persalinan]]></category>
		<category><![CDATA[waterbirth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=803</guid>
		<description><![CDATA[Proses melahirkan / persalinan di dalam air dikenal dengan istilah Waterbirth. Konon melahirkan bayi di dalam air ini merupakan metode terbaru yang memiliki banyak kelebihan dan keuntungan untuk membantu persalinan. Keuntungan waterbirth antara lain : Bagi Ibu : Mengurangi rasa sakit Memberikan kenyamanan dan lebih rileks Lebih bebas bergerak Mengurangi robekan pada jalan lahir Bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Proses melahirkan / persalinan di dalam air dikenal dengan istilah Waterbirth. Konon melahirkan bayi di dalam air ini merupakan metode terbaru yang memiliki banyak kelebihan dan keuntungan untuk membantu persalinan. Keuntungan waterbirth antara lain :</p>
<p>Bagi Ibu :</p>
<ul>
<li>Mengurangi rasa sakit</li>
<li>Memberikan kenyamanan dan lebih rileks</li>
<li>Lebih bebas bergerak</li>
<li>Mengurangi robekan pada jalan lahir</li>
</ul>
<p><span id="more-803"></span>Bagi Bayi :</p>
<ul>
<li>Mengurangi resiko trauma dan cedera pada kepala bayi</li>
<li>Kulit bayi lebih bersih</li>
<li>Mengurangi resiko bayi keracunan air ketuban</li>
</ul>
<p>Untuk referensi lebih banyak tentang melakukan persalinan atau melahirkan dalam air yang disebut dengan waterbirth, silahkan lihat <a href="http://health.detik.com/read/2009/08/03/091542/1176154/764/plus-minus-persalinan-dalam-air" target="_blank">disini</a>, <a href="http://dewabagus.wordpress.com/2008/08/13/aman-dan-nyaman-melahirkan-dalam-air/#comment-100" target="_blank">disini</a> dan <a href="http://kosmo.vivanews.com/news/read/150733-plus_minus_melahirkan_dalam_air" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>Putri pertama saya yang <a title="terima kasih Tuhan" href="http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/" target="_blank">lahir tanggal 22 Februari 2010</a> juga melalui proses waterbirth. Saya dan istri memutuskan untuk memilih melahirkan dalam air dengan petunjuk dokter spesialis kandungan yang menangani istri saya semenjak awal kehamilan. Dokter tersebut adalah <strong>Dr. Dewa Ketut Arika Seputra, Sp.O.G.</strong> yang memiliki Tempat Bersalin Anugerah di jalan Gunung Sanghyang, Denpasar-Bali.</p>
<p>Dokter sebenarnya memprediksi kelahiran anak saya sekitar akhir Februari atau awal Maret 2010. Tetapi anak saya akhirnya lahir tanggal 22 Februari 2010, maju sekitar 2 minggu dari prediksi dokter, mungkin karena jenis kelamin anak saya perempuan.</p>
<p>Hari minggu dini hari tanggal 21-2-2010 sekitar jam 4.00 istri saya   mengeluh sakit perut, saya awalnya mengira itu sakit perut biasa. Satu   jam kemudian karena sakitnya belum hilang juga, saya akhirnya memutuskan   untuk periksa ke tempat bersalin yang sudah saya rencanakan sejak awal   yaitu Tempat Bersalin Anugerah.</p>
<p>Bidan yang bertugas kemudian memeriksa dan menyatakan bahwa  kondisi  istri saya saat itu sudah bukaan 1. Karena rumah saya tidak jauh  yaitu  sekitar 3 km, maka istri saya dipersilahkan pulang dulu dan  istirahat  di rumah menunggu bukaan selanjutnya.</p>
<p>Jam 4 sore istri saya masih sakit perut, sakitnya semakin sering   terasa. Saya kembali mengajaknya periksa, kali ini saya sudah menyiapkan   semua perlengkapan untuk bersalin. Tiba disana ternyata masih bukaan  1,  tetapi kali ini saya disarankan masuk kamar perawatan.</p>
<p>Sore hingga malam beberapa anggota keluarga datang menjenguk namun   tidak menginap. Ketika semua sudah pulang, hanya saya dan mertua   perempuan saya yang menunggui istri saya disana.</p>
<p>Sakit yang dirasakan istri saya makin sering, dia sudah semakin   gelisah. Jam 10 malam saya mengajaknya turun, kebetulan kamar kami ada   di lantai 2. Setelah diperiksa ternyata masih bukaan 1. Kami masih cukup   tenang.</p>
<p>Jam 3 dini hari, saya kembali mengajaknya turun periksa dan masih   bukaan 1. Kami cukup khawatir karena menurut bidan kalau tidak ada   kemajuan, kemungkinan harus di operasi. Rasa khawatir, cemas, ngantuk,   kasihan bercampur menjadi satu.</p>
<p>Karena proses pengecekan sebenarnya maksimal dilakukan maksimal 4 jam   sekali, maka seharusnya pengecekan dilakukan jam 7 pagi. Tetapi bidan   akhirnya bersedia mengecek lagi sekitar jam 5 dan syukurlah ternyata   sudah bukaan 2. Saya cukup lega namun belum tenang. Rasanya benar-benar   kasihan melihat istri yang sangat tersiksa.</p>
<p>30 menit kemudian bidan kembali mengecek dan ternyata sudah bukaan 5.   Kami sangat senang dan bersemangat karena setelah bukaan 5 barulah   istri saya diijinkan untuk masuk ke bath tub tempat melahirkan dengan   water birth. Hal ini agar istri saya tidak berada di dalam air terlalu   lama.</p>
<p>Istri saya kemudian diajak ke ruangan tempat persalinan waterbirth    yang berada di ruangan yang lain, dibantu dengan kursi roda. Cuaca di    luar sudah mulai terang. Sekitar jam 6 pagi, Senin, 22 Februari 2010,    istri masuk ke bath tub tempat bersalin.</p>
<p>Tempatnya di rancang sedemikian rupa sehingga terasa nyaman. Bath tub    berisi air steril dan suhunya disesuaikan dengan suhu air di dalam    kandungan, juga ditambah dengan bunga sehingga terasa sangat rileks.    Ditambah lagi dengan iringan musik slow yang membuat suasana sangat    tenang.</p>
<p>Istri saya pun mengaku jauh lebih rilek dibanding sebelumnya.    Walaupun masih terasa sakit tapi sudah jauh berkurang. Anggota keluarga  yang lain pun berdatangan, bahkan sebenarnya semua diijinkan masuk ke  tempat waterbirth. Tetapi istri saya meminta agar tidak semuanya masuk,  mungkin dia merasa kurang nyaman jika terlalu ramai.</p>
<p>Ketika ada   kotoran di dalam air, bidan segera membersihkan dan  menambahkan air yang   baru. Bidan lalu mengecek lagi dan sudah bukaan  7. Istri saya sudah merasa   bayi mau lahir, bidan selalu mengingatkan  untuk menarik nafas   panjang-panjang dan jangan sampai ngeden.</p>
<p>Jam 7 lewat ternyata sudah bukaan 8, dan bayi sudah semakin ingin    keluar. Bidan tetap mengingatkan agar jangan ngeden dulu agar nanti    sekali ngeden semua berjalan lancar. Bidan lalu menghubungi dokter.</p>
<p>Dokter datang beberapa menit kemudian, dokter sangat tenang bahkan    sempat menawarkan saya untuk merekam dengan handycam yang dibawanya.    Karena tidak sabar dan tidak tenang, saya menolak dan mengatakan tidak    perlu direkam.</p>
<p>Dokter lalu meminta saya melepas istri saya dan membiarkannya bebas    bergerak sembari dokter memakai perlengkapan sarung tangan dan lainnya.    Lalu dokter mempersilahkan istri saya ngeden dan dokter sudah bersiap   di  depannya di pinggir bath tub.</p>
<p>Istri saya lalu ngeden, cuma sekali saja dan bahkan tidak terlalu    keras ngeden, rambut kepala bayi mulai terlihat dan lahir dengan lancar    di dalam air. Dalam waktu yang cepat dokter lalu langsung mengambilnya    dan meletakkan bayi di dekapan istri saya.</p>
<p>Kami pun sempat berfoto dan mengelus-elus bayi saya yang baru lahir.    Saat itu tali pusar bayi masih belum dipotong. Sekitar satu menit   dokter  mengambil bayi tersebut dan memotong tali pusarnya. Bayi yang   lahir  sudah sangat bersih dan kemudian ditangani oleh bidan.</p>
<p>Istri saya kemudian keluar dari bath tub dan naik ke tempat tidur    yang berada di sebelah bath tub. Dokter lalu mengeluarkan ari-ari dan    melakukan sedikit jaritan. Semua berjalan lancar dan setelah melahirkan    istri saya sudah bisa berjalan.</p>
<p>Itulah pengalaman kami melakukan persalinan / melahirkan dalam air    yang disebut waterbirth. Saya sangat puas dan kami sekeluarga    mengucapkan terima kasih kepada <strong>Dr. Dewa Ketut Arika Seputra, Sp.O.G. </strong>dan semua bidan di Tempat Bersalin Anugerah.</p>
<p><strong>Update </strong>:</p>
<p>Untuk masalah biaya, saat itu total biaya yang harus saya bayar adalah sekitar 5 juta rupiah. Itu sudah termasuk biaya kamar VVIP dan menginap selama 3 hari.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/' title='Terima Kasih Tuhan'>Terima Kasih Tuhan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/antara-blog-dan-si-kecil/' title='Antara Blog dan Si Kecil'>Antara Blog dan Si Kecil</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/' title='Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak'>Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/ibu-maafkan-saya/' title='Ibu, Maafkan Saya'>Ibu, Maafkan Saya</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fwaterbirth-melahirkan-persalinan-dalam-air%2F&amp;title=Waterbirth%20%3A%20Melahirkan%20%2F%20Persalinan%20Dalam%20Air" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/waterbirth-melahirkan-persalinan-dalam-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngerorasin : Upacara Bayi 12 Hari</title>
		<link>http://imadewira.com/ngerorasin-upacara-bayi-12-hari/</link>
		<comments>http://imadewira.com/ngerorasin-upacara-bayi-12-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 04:24:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[ngerorasin]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=943</guid>
		<description><![CDATA[Di Bali yang sebagian besar penduduknya beragama Hindu tak bisa lepas dari upacara agama. Dalam agama Hindu ada 5 macam upacara yang disebut dengan Panca Yadnya, salah satunya adalah Manusa Yadnya yaitu upacara yang dilakukan untuk/pada manusia. Upacara Manusa Yadnya sudah dilakukan ketika seorang manusia masih berada di dalam kandungan. Di Bali upacara ini dikenal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di <a title="belajar Bahasa Bali sehari-hari" href="http://imadewira.com/belajar-bahasa-bali-sehari-hari/" target="_blank">Bali</a> yang sebagian besar penduduknya beragama Hindu tak bisa lepas dari upacara agama. Dalam agama Hindu ada 5 macam upacara yang disebut dengan Panca Yadnya, salah satunya adalah Manusa Yadnya yaitu upacara yang dilakukan untuk/pada manusia.</p>
<p>Upacara Manusa Yadnya sudah dilakukan ketika seorang manusia masih berada di dalam kandungan. Di Bali upacara ini dikenal dengan <a title="Megedong-gedongan : upacara bayi dalam kandungan" href="http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/" target="_blank">Megedong-Gedongan</a>, yang makna intinya tentu saja memohon keselamatan untuk janin yang ada di dalam kandungan ibunya.</p>
<p><span id="more-943"></span>Selanjutnya ketika bayi tersebut lahir, ada beberapa upacara kecil yang dilakukan di rumah. Upacara ini seringkali berbeda-beda tergantung dari kebiasaan masyarakat setempat namun maknanya sama saja.</p>
<p>Upacara yang umumnya pasti dilakukan setelah bayi lahir adalah upacara Ngerorasin, berasal dari kata <em>roras</em> yang dalam bahasa Bali artinya 12. Upacara ini dilakukan tepat saat bayi telah berumur 12 hari.</p>
<p>Upacara ngerorasin biasanya dipimpin oleh anggota keluarga yang dituakan atau bisa juga oleh seorang Pemangku. Upacara ngerorasin dilakukan di pekarangan rumah yaitu di dapur (Brahma) dan <em>sanggah kemulan</em>.</p>
<p>Tujuan dan makna upacara ngerorasin ini secara umum adalah untuk melakukan pembersihan terhadap ibu dan bayinya. Kejadian melahirkan secara niskala dianggap kotor / <em>leteh</em>. Sehingga setelah upacara ini ibu dan bayinya sudah bersih dan suci kembali. Umumnya, sebelum upacara ngerorasin sang ibu tidak diperkenankan memasuki daerah suci seperti masuk ke sanggah kemulan.</p>
<p>Menurut <a href="http://www.babadbali.com/canangsari/banten/12hari.htm" target="_blank">Babad Bali</a>, upacara ngerorasin ini disebut dengan upacara Upacara Ngelepas Hawon. Sedangkan istilah upacara ngerorasin juga sering dipakai pada upacara Pitra Yadnya yaitu Ngaben.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/' title='Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan'>Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/' title='Tradisi Ngejot Di Bali'>Tradisi Ngejot Di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sistem-kasta-di-bali/' title='Sistem Kasta di Bali'>Sistem Kasta di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hari-raya-nyepi-di-bali/' title='Hari Raya Nyepi di Bali'>Hari Raya Nyepi di Bali</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fngerorasin-upacara-bayi-12-hari%2F&amp;title=Ngerorasin%20%3A%20Upacara%20Bayi%2012%20Hari" id="wpa2a_6"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/ngerorasin-upacara-bayi-12-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Blog dan Si Kecil</title>
		<link>http://imadewira.com/antara-blog-dan-si-kecil/</link>
		<comments>http://imadewira.com/antara-blog-dan-si-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 14:10:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogwalking]]></category>
		<category><![CDATA[kelahiran]]></category>
		<category><![CDATA[lahir]]></category>
		<category><![CDATA[ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[putri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Jujur saja saya sebenarnya tidak ingin menjadikan putri kecil saya sebagai alasan berkurangnya aktivitas ngeblog saya belakangan ini. Tapi pada kenyataannya memang begitu. Rasanya saya menjadi malas mengeluarkan laptop dari tas kemudian menghidupkannya dan memasang modem lalu melanglang buana di dunia blog. Rasanya lebih menarik untuk menggendong si kecil walaupun dia sedang tertidur pulas. Menurunnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur saja saya sebenarnya tidak ingin menjadikan putri kecil saya sebagai alasan berkurangnya aktivitas ngeblog saya belakangan ini. Tapi pada kenyataannya memang begitu. Rasanya saya menjadi malas mengeluarkan laptop dari tas kemudian menghidupkannya dan memasang modem lalu melanglang buana di dunia blog. Rasanya lebih menarik untuk menggendong si kecil walaupun dia sedang tertidur pulas.</p>
<p><span id="more-485"></span>Menurunnya aktivitas saya di dunia blog sebenarnya sudah diprediksi oleh beberapa teman blogger, khususnya teman yang mengenal saya secara langsung dan sebelumnya mengetahui bahwa tak lama lagi saya akan punya momongan. Dan ketika <a title="terima kasih tuhan" href="http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/" target="_blank">si kecil lahir</a>, prediksi itu pun menjadi kenyataan namun saya tetap berdoa untuk bisa membagi waktu dengan baik.</p>
<p>Sebenarnya yang menjadi masalah saat ini bukanlah kurangnya ide (karena sebenarnya banyak sekali yang ingin saya tulis) atau pun kekurangan waktu untuk menulis blog. Masalahnya ada pada <a title="definisi dan manfaat blogwalking" href="http://imadewira.com/definisi-dan-manfaat-blogwalking/" target="_blank">blogwalking</a>, saya terpaksa men-skip hampir 50% tulisan yang masuk ke RRS Reader saya karena tak punya waktu untuk blogwalking. Saya pun terpaksa hanya bisa berkunjung  ke blog yang menjadi prioritas saya saat ini.</p>
<p>Maka dari itu, sekali lagi ijinkanlah saya meminta maaf karena belum sempat blogwalking ke blog teman-teman, khususnya blog-blog favorit dan blog sahabat saya. Semoga saja hal ini tidak berlangsung lama. Dan saya pun tak enak hati jika hanya berharap anda yang berkunjung kesini tanpa pernah saya kunjungi balik, maka tulisan di blog ini pun agak saya kurangi intensitasnya.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/ngeblog-itu-ngapain-aja/' title='Ngeblog Itu Ngapain Aja?'>Ngeblog Itu Ngapain Aja?</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/' title='Terima Kasih Tuhan'>Terima Kasih Tuhan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/definisi-dan-manfaat-blogwalking/' title='Definisi dan Manfaat Blogwalking'>Definisi dan Manfaat Blogwalking</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/4-tips-blogwalking-dengan-cepat/' title='4 Tips Blogwalking Dengan Cepat'>4 Tips Blogwalking Dengan Cepat</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/ide-tulisan-itu-seperti-jelangkung/' title='Ide Tulisan itu Seperti Jelangkung'>Ide Tulisan itu Seperti Jelangkung</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fantara-blog-dan-si-kecil%2F&amp;title=Antara%20Blog%20dan%20Si%20Kecil" id="wpa2a_8"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/antara-blog-dan-si-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terima Kasih Tuhan</title>
		<link>http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/</link>
		<comments>http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 05:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[lahir]]></category>
		<category><![CDATA[putri]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[waterbirth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[Itulah kalimat yang paling pantas terucap dari mulut ini. Hari Senin tanggal 22-2-2010 putri saya telah lahir ke dunia ini dengan selamat, begitu pula ibunya, semua sehat. Putri saya lahir normal dengan persalinan dalam air (Waterbirth) dengan bantuan Dr. Dewa Ketut Arika Seputra, Sp.OG di tempat bersalin Anugerah Jln. Gunung Sangiang, Denpasar &#8211; Bali. Berat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/my-baby.jpg"><img class="size-full wp-image-479 alignleft" title="my baby" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/my-baby.jpg" alt="" width="300" height="330" /></a>Itulah kalimat yang paling pantas terucap dari mulut ini. Hari Senin tanggal 22-2-2010 putri saya telah lahir ke dunia ini dengan selamat, begitu pula ibunya, semua sehat. Putri saya lahir normal dengan persalinan dalam air (Waterbirth) dengan bantuan Dr. Dewa Ketut Arika Seputra, Sp.OG di tempat bersalin Anugerah Jln. Gunung Sangiang, Denpasar &#8211; Bali. Berat badannya 3,4 kg dengan panjang 49 cm.</p>
<p><span id="more-478"></span>Ahh&#8230; rasanya begitu sulit mengungkapkan perasaan bahagia saya dan istri serta keluarga. Semoga satu kalimat, &#8220;terima kasih Tuhan&#8221; sudah cukup untuk menunjukkan rasa syukur dan bahagia atas karuniaNya. Terus terang saja, ada begitu banyak hal yang ingin saya ceritakan di blog ini, cerita tentang kebahagiaan saya atas lahirnya putri saya. Anda yang sudah mengalami hal ini mungkin lebih mengerti.</p>
<p>Momen ketika putri saya lahir rasanya sulit diceritakan dengan kata-kata. Air mata saya pun ikut menetes namun bibir tetap tersenyum dan hampir berteriak. Pelukan dan ciuman saya tak terelakkan lagi mendarat di pipi si kecil serta ibunya. Tuhan, saya begitu bahagia. Di antara semua momen bahagia dalam hidup ini yang pernah saya rasakan, rasanya inilah momen yang paling bahagia, dan saya percaya Tuhan sudah menyiapkan banyak momen lagi dalam hidup saya.</p>
<p>Tak lupa juga saya mengucapkan terima kasih buat semua sanak saudara, kerabat, teman-teman yang telah memberikan support dan dukungan serta ucapan selamat baik secara langsung maupun Facebook, Chat, Milis, Blog dan lainnya.</p>
<p>Untuk sementara, mungkin intensitas saya menulis di blog ini mungkin agak berkurang. Tetapi saya akan tetap berusaha membagi waktu untuk dunia blog dan untuk menjadi ayah dan suami yang baik di keluarga kecil kami. Sekali lagi, terima kasih Tuhan&#8230;<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/waterbirth-melahirkan-persalinan-dalam-air/' title='Waterbirth : Melahirkan / Persalinan Dalam Air'>Waterbirth : Melahirkan / Persalinan Dalam Air</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/antara-blog-dan-si-kecil/' title='Antara Blog dan Si Kecil'>Antara Blog dan Si Kecil</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/renungan-akhir-tahun-2009/' title='Renungan Akhir Tahun 2009'>Renungan Akhir Tahun 2009</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/' title='Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak'>Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fterima-kasih-tuhan%2F&amp;title=Terima%20Kasih%20Tuhan" id="wpa2a_10"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Megedong &#8211; Gedongan : Upacara Bayi Dalam Kandungan</title>
		<link>http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/</link>
		<comments>http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 11:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[hindu]]></category>
		<category><![CDATA[jawa]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Upacara Megedong &#8211; Gedongan adalah upacara yang dilakukan untuk bayi yang masih ada dalam kandungan ibunya, Megedong &#8211; Gedongan termasuk dalam Manusa Yadnya. Agama Hindu khususnya di Bali tak bisa lepas dari upacara, upacara dalam agama Hindu disebut Yadnya. Yadnya terdiri dari 5 macam yang biasa disebut Panca Yadnya, yaitu : Dewa Yadnya : Upacara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Upacara Megedong &#8211; Gedongan adalah upacara yang dilakukan untuk bayi yang masih ada dalam kandungan ibunya, Megedong &#8211; Gedongan termasuk dalam Manusa Yadnya. Agama Hindu khususnya di Bali tak bisa lepas dari upacara, upacara dalam agama Hindu disebut Yadnya. Yadnya terdiri dari 5 macam yang biasa disebut Panca Yadnya, yaitu :</p>
<ul>
<li>Dewa Yadnya : Upacara suci yang dipersembahkan untuk dewa-dewi, Tuhan Yang Maha Esa.</li>
<li>Bhuta Yadnya : Upacara suci yang dilakukan untuk menyucikan alam beserta isinya.</li>
<li>Manusa Yadnya: Upacara suci yang dilakukan pada manusia.</li>
<li>Pitra Yadnya : Upacara suci yang dipersembahkan kepada roh leluhur.</li>
<li>Rsi Yadnya : Upacara suci yang dilakukan untuk para orang suci umat Hindu.</li>
</ul>
<p>Masing-masing Yadnya tersebut memilik bagian-bagian lagi. Untuk upacara yang termasuk Manusa Yadnya mulai dari Megedong-Gedongan, Otonan, Tiga Bulanan, Metatah (potong gigi), Pawiwahan (pernikahan) dan lainnya.</p>
<p><span id="more-435"></span>Pelaksanaan upacara Megedong &#8211; Gedongan adalah ketika kehamilan berumur 7 bulan Bali (1 bulan Bali = 35 hari) atau sekitar 8 bulan masehi. Namun di beberapa tempat di Bali ada juga yang melaksanakan ketika kehamilan berumur 6 bulan Bali. Di tempat saya, upacara Megedong &#8211; Gedongan dilakukan ketika kehamilan berumur 7 Bulan Bali dan dicari agar bertepatan dengan hari Purnama.</p>
<p>Rangkaian upacara Megedong &#8211; Gedongan diawali dengan upacara melukat di &#8220;kelebutan&#8221; yaitu sumber air alami yang dianggap suci. Kemudian dilanjutkan dengan melukat di gria yang dilakukan oleh sulinggih (Ida Pendanda). Sore harinya upacara Megedong &#8211; Gedongan dilaksanakan di rumah yang dipuput oleh Pemangku. Pelaksanaan upacara Megedong &#8211; Gedongan kurang lebih seperti upacara Otonan, namun ada beberapa sesajen yang berbeda.</p>
<p>Terakhir pasangan suami istri akan duduk berdampingan untuk mendengarkan kekawin (kidung suci) yang berisi tentang petuah dan nasehat untuk ibu hamil dan juga suaminya. Dalam petuah tersebut banyak hal yang berisi tentang larangan dan juga saran untuk pasangan suami istri. Misalnya suami tidak boleh berkata kasar atau berbuat kasar pada istri, suami tidak boleh membangunkan istri dengan tiba-tiba dan berbagai hal lainnya.</p>
<p>Walaupun upacara Megedong &#8211; Megedongan hanya ada dalam agama Hindu, tetapi di daerah Jawa juga ada upacara serupa, biasa disebut dengan Tujuh Bulanan. Namun upacara Tujuh Bulanan tersebut bukan upacara agama melainkan upacara adat. Ini mungkin tidak lepas dari sejarah dimana dulunya agama Hindu adalah agama yang dianut di nusantara sebelum agama lain masuk Indonesia.</p>
<p>Upacara tersebut hingga kini masih dilaksanakan oleh sebagian penduduk di Jawa apapun agamanya karena upacara tersebut merupakan warisan leluhur yang pada dasarnya mempunyai tujuan suci dan kebaikan khususnya bagi bayi yang ada dalam kandungan sang ibu.</p>
<p>Berikut ini foto-fotonya :</p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-443" title="1" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/1.jpg" alt="" width="450" height="300" /></a></p>
<p><em>Natab..</em></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-444" title="2" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/2.jpg" alt="" width="450" height="361" /></a></p>
<p><em>Matur sembah, memohon keselamatan kepada Tuhan..</em></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-445" title="3" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/3.jpg" alt="" width="450" height="306" /></a></p>
<p><em>Sesajen / Banten Upacara Megedong &#8211; Gedongan..</em></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-446" title="4" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/4.jpg" alt="" width="450" height="384" /></a></p>
<p><em>Sang ibu memilih halaman buku kekawin..</em></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-447" title="5" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2010/02/5.jpg" alt="" width="450" height="263" /></a></p>
<p><em>Mendengarkan petuah dan nasehat..</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/upacara-42-hari-a-bulan-pitung-dina-tutug-kambuhan/' title='Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)'>Upacara 42 Hari : A Bulan Pitung Dina (Tutug Kambuhan)</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tradisi-ngejot-di-bali/' title='Tradisi Ngejot Di Bali'>Tradisi Ngejot Di Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/untung-rugi-hamil-atau-tidak-hamil-sebelum-menikah/' title='Untung Rugi Hamil atau Tidak Hamil Sebelum Menikah'>Untung Rugi Hamil atau Tidak Hamil Sebelum Menikah</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hamil-sebelum-menikah/' title='Hamil Sebelum Menikah'>Hamil Sebelum Menikah</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sistem-kasta-di-bali/' title='Sistem Kasta di Bali'>Sistem Kasta di Bali</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fmegedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan%2F&amp;title=Megedong%20%26%238211%3B%20Gedongan%20%3A%20Upacara%20Bayi%20Dalam%20Kandungan" id="wpa2a_12"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/megedong-gedongan-upacara-bayi-dalam-kandungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

