Stoner Perkasa di Jerez

April 30th, 2012 by imadewira Leave a reply »

Stoner langsung membalas kekalahan di Qatar

Seri kedua MotoGP 2012 di gelar di sirkuit Jerez, Spanyol. Casey Stoner yang belum pernah menang di Jerez keluar sebagai pemenang, mengalahkan dua pembalap yang diunggulkan di Jerez yaitu Lorenzo dan rekan setim Stoner sendiri yaitu Pedrosa. Selain karena faktor tuan rumah, Lorenzo dan Pedrosa diunggulkan karena melihat hasil kualifikasi kedua pembalap tersebut start dari posisi pertama dan kedua. Bagi Lorenzo, ini menjadi pole position keduanya di musim 2012. Sementara Stoner hanya mampu start di posisi ke 5.

Namun dalam balapan, perlahan namun pasti Stoner merangsek ke depan, menyalip satu persatu rider di depannya. Hanya dalam beberapa lap, Stoner akhirnya sudah nyaman memimpin di depan. Lorenzo di posisi kedua tetap mengikuti namun belum ada tanda akan mampu menyalip Stoner. Saya sendiri menduga Lorenzo akan menerapkan strategi seperti di Qatar yaitu berusaha menyalip di lap-lap akhir. Dan benar, beberapa putaran menjelang finish Lorenzo terlihat mencoba menekan Stoner. Namun sayang, sampai finish Lorenzo gagal menyalip Stoner yang akhirnya menjadi pemenang di Jerez dan Lorenzo harus puas finish kedua.

Sementara itu perebutan podium terakhir tidak kalah serunya. Jagoan Repsol Honda lainnya, Dani Pedrosa terus mendapat ancaman dari pembalap satelit Yamaha yaitu Cal Crutchlow. Namun Pedrosa berhasil mempertahankan posisi ketiga dan naik podium. Ini artinya, pembalap yang naik podium di seri kedua MotoGP 2012 masih sama yaitu : Stoner, Lorenzo dan Pedrosa, hanya saja susunannya berbeda. Di posisi klasemen, Lorenzo masih unggul tipis dari Stoner dan Pedrosa.

Bagaimana dengan Ducati, khususnya Rossi? Ah, masih sangat mengecewakan. Di kualifikasi, Rossi hanya mampu start di urutan ke 13. Rossi bahkan kalah dibanding pembalap Ducati yang merupakan tim satelit. Padahal rekan setimnya, Hayden berhasil mengejutkan dengan start di posisi 3, di depan Cal Crutchlow dan Stoner. Dalam balapan, Hayden bahkan sempat mampu bertarung untuk memperebutkan posisi ke 3, walaupun akhirnya melorot hingga posisi ke 8.

Rossi memang akhirnya mampu finish di depan pembalap satelit Ducati dan di belakang Hayden, namun ini masih jauh dari harapan. Rossi masih bermasalah dengan motor Ducatinya. Ini sudah musim kedua Rossi bersama Ducati dan belum mampu menunjukkan kemajuan. Sungguh menyedihkan bagi Rossi.

Dari dua seri yang sudah berjalan rasanya sudah cukup sebagai gambaran bagaimana Rossi dan Ducati musim ini, suram. Rossi sendiri sudah secara jantan mengatakan bahwa hingga saat ini dia tidak mampu mengendarai Ducati dengan baik seperti apa yang dia inginkan. Kita tinggal menunggu apa yang dilakukan Rossi dengan keadaan begini. Apakah musim depan tetap bertahan bersama Ducati dan terus mencoba? Apakah mencoba peruntungan dengan pindah ke pabrikan lain lagi? Atau sudah saatnya Rossi pensiun? Kita tunggu saja..

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

1 comment

  1. applausr says:

    iya ya… akhirnya disini stoner bisa jadi juara juga… seru banget nih…
    applausr´s last blog post ..Anak sulit makan……

Leave a Reply

CommentLuv badge