Saya Penggemar Lagu Bali

January 16th, 2014 by imadewira Leave a reply »

seniman-musik-lagu-bali
Saya bukanlah seseorang yang mengerti musik, jangankan mengerti, memainkan alat musik pun saya tidak bisa. Tapi walaupun begitu bukan berarti saya tidak bisa mendengarkan dan menikmati sebuah karya musik. Musik atau lagu-lagu yang paling saya sukai selama ini adalah musik atau lagu berbahasa Bali. Maklum sejak kecil di lingkungan keluarga saya lebih banyak mendengarkan lagu-lagu Bali. Bukannya tidak suka lagu berbahasa Indonesia maupun Inggris, tapi lagu Bali terasa lebih spesial di telinga saya.

Jaman SMP sampai SMA ketika masih rutin mendengarkan radio, yang banyak saya dengarkan adalah radio yang memutar lagu-lagu Bali seperti radio Gema Merdeka dan lainnya. Perkembangan lagu Bali pun saya ikuti, mulai masih jamannya Ketut Bimbo, Yong Sagita, lalu gaya lagu Bali berubah sejak jamannya Widi Widiana dan Panji Kuning yang kalau tidak salah gayanya seperti lagu-lagu Melayu. Hingga saat itu (tahun 90-an) lagu Bali rasanya masih dianggap kampungan, kuno dan tidak gaul oleh sebagian orang khususnya ABG di perkotaan. Dan saya pun mungkin dianggap seperti itu juga sampai jaman SMA tapi saya tidak terlalu peduli.

Dan muncullah jamannya Lolot n Band yang membuat lagu Bali dengan musik yang jauh berbeda dari yang sebelumnya. Musik Rock atau Rock Alternative atau apapun itu namanya, saya tidak terlalu paham soal aliran atau jenis musik, tapi kehadiran band-band Bali dengan lagu berbahasa Bali membuat pandangan orang (khususnya yang berjiwa muda) akan lagu Bali menjadi berbeda.

Hampir tidak ada lagi kesan lagu Bali itu kampungan, kuno dan tidak gaul, justru kini lagu Bali menjadi raja di daerah sendiri. Buktinya, tidak sedikit penggemar dan fans dari penyanyi atau pun band Bali. Lihat saya penggemar Nanoe Biroe, XXX, Lolot, 4WD, Bintang dan masih banyak yang lainnya, sebagai bukti bagaimana lagu berbahasa Bali sangat digemari di Bali sendiri. Kini lagu Bali (berbahasa Bali) sudah tidak dicap kampungan lagi, saya pun menjadi semakin menyukai lagu Bali, apapun alirannya, entah itu pop, keroncong, rock, reggae, apapun itu, maaf sekali lagi saya tidak mengerti tentang aliran musik ini, asalkan enak didengar saya pun senang.

Saya ingat dulu ketika masih jaman kos di Surabaya, lagu Bali adalah salah pengobat rindu saya akan kampung halaman. Mendengarkan lagu Bali membuat saya tetap merasa dekat dengan Bali, atau bahkan merasa sedang berada di Bali. Terkadang ketika rindu rumah, maka lagu Bali bisa menjadi penawarnya.

Sebagai penggemar lagu Bali, saya sangat senang dengan perkembangan lagu Bali hingga saat ini. Saya berterima kasih kepada para seniman musik yang mau terus menciptakan lagu berbahasa Bali sehingga saya bisa terus menikmati lagu Bali. Nanoe Biroe, Lolot, 4WD, XXX, Bintang Dek Ulik, AA Raka Sidan dan semuanya. Dan secara nyata juga para seniman lagu Bali itu telah melestarikan budaya Bali khususnya bahasa Bali itu sendiri. Bahkan lagu Bali membuat Bali semakin dikenal diluar Bali. Juga pesan yang disampaikan dalam lagu Bali yang tidak jarang mengangkat tema tentang budaya Bali, sungguh luar biasa menurut saya. Saya tidak tahu apakah di daerah lain ada yang seperti di Bali ini.

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

4 comments

  1. a! says:

    tiap daerah punya musisi lokal dan musik daerah kesayangan masing2. di flores atau timor, semua bemo yg aku temui pasti memutar lagu2 daerahnya. di sumatera barat, yg pernah aku baca, juga sama. di jawa, campur aduk ga jelas. hahaha..

    btw, soal keberlangsungan musisi berbahasa bali ini, sayangnya terancam oleh pembajakan. ada di buku yg aku tulis soal ini. *promosi
    a!´s last blog post ..Karena Tikungan pun Sangat Menentukan

    • imadewira says:

      @a! : terima kasih tambahannya pak. Ya soal pembajakan memang sulit dikontrol di jaman IT ini. Saya sendiri saja seringkali mendownload lagu-lagu Bali dari youtube, entah ini sudah masuk kategori pembajakan atau bukan. Tapi kalau dulu sih biasanya beli kaset.

  2. Suila200 says:

    lestarikan budaya BALI ajegang gumi baline,seperti lagunya lolot n band “ajeng bali”

  3. Jarwadi MJ says:

    kalau di gunungkidul (yogyakarta) lagu yang ngehits di kalangan sopir angkot adalah campur sari, hehe
    Jarwadi MJ´s last blog post ..Teknologi Modifikasi Cuaca dan Pawang Hujan

Leave a Reply

CommentLuv badge