Plugin WordPress Thread Comment

Salah satu kelebihan memiliki blog wordpress dengan hosting sendiri adalah kita bisa menambah / menginstall plugin sesuka hati. Sementara pada blog gratis di wordpress.com, kita tidak bisa menambahkan plugin, wajar saja karena namanya juga gratisan. Di blog saya ini, tentu saja saya juga menggunakan plugin. Diantara semua plugin yang saya gunakan di blog ini, ada 3 plugin yang berhubungan dengan komentar, yaitu plugin CommentLuv, plugin Top Commentators, dan plugin WordPress Thread Comment.

Seperti blog pada umumnya, blog ini juga menerima komentar walaupun jumlahnya belum terlalu banyak. Saya pun berusaha sebisa mungkin untuk menanggapi hampir setiap komentar yang masuk. Dulu saya biasanya menanggapi komentar dengan cara ikut menulis komentar, tetapi letak komentar tanggapan saya tersebut menjadi terpisah dan tidak tepat dibawah komentar yang saya tanggapi.

Dengan menggunakan plugin WordPress Thread Comment, komentar tanggapan bisa terlihat langsung di bawah komentar sebelumnya. Hal ini biasanya disebut thread (nested) comment (komentar bersarang). Fasilitas nested comment ini sebenarnya sudah tersedia pada wordpress versi terbaru tanpa menginstall plugin, silahkan coba buka setting komentar di blog anda. Tetapi sayangnya fasilitas nested (thread) comment ini juga tergantung pada theme yang digunakan, dan kebetulan theme yang saya gunakan ini belum support untuk thread comment bawaan wordpress.

Jadi saya memutuskan menggunakan plugin WordPress Thread Comment, disamping itu plugin WordPress Thread Comment juga memiliki beberapa kelebihan dibanding fasilitas thread comment bawaan wordpress. Beberapa kelebihan tersebut diantaranya : Ajax Comment (submit komentar tanpa perlu loading halaman baru), Notification Email (komentator sebelumnya bisa mendapat notifikasi via email), dan lainnya. Plugin WordPress Thread Comment cukup banyak digunakan oleh blogger yang menggunakan WordPress. Bagi yang belum pernah menggunakan, silahkan coba install plugin ini di blog anda.

Apakah anda juga menggunakan plugin WordPress Thread Comment?

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

61 thoughts on “Plugin WordPress Thread Comment

      1. @Fenny Ferawati,

        Kalau bawaan dari theme, secara otomatis akan aktif dengan sendirinya jika diterapkan pada WordPress versi > 2.8.x :)

        Sedangkan enable threaded comments adalah pilihan untuk mengaktifkan threaded comments pada blog yang bersangkutan.

        Kalau tidak diaktifkan (disable) nanti komentarnya tetap berada dalam sistem flat.
        .-= Cahya´s last blog ..Setelah Mencoba DISQUS Commenting System =-.

  1. Hahaha, barusan kemarin aku utak atik buat plugin nested comment. Nyoba nyoba pake external plugins, sampe website sempet error2 selama 24 jam. Akhirnya pakai plugin bawaan wordpress.

    Terus buat menampilkan jumlah comment dikurangi comment dari admin sendiri (saya), pakai plugin comments counter filter (dikasih tau Donny). Otak atik sedikit, sesuaikan sama template nya, voila.

    Sekarang bisa nge-reply comment orang tanpa khawatir dengan kesan “flood” :D
    .-= Stovila´s last blog ..Budaya “Kerokan” =-.

  2. Saya masih memilih untuk cara manual, replay komen dengan mengedit komentar tersebut. Tujuannya untuk mengurangi OOT blogger lain yang tidak begitu diperlukan. ;-)
    makasi, Bli, komentar rapelannya.

    1. @DV,
      Boleh kok, ini dia :
      Akismet, All In One SEO Pack, CommentLuv, Efficient Related Posts, Top Commentators, WordPress Thread Comment.

      Sementara ini belum masalah dengan loading, semoga saja tidak. Sebenarnya saya mau nambah 2 lagi yaitu Popular Posts dan Random Posts, cuma sedang berpikir untuk mencoba tanpa plugin.

    1. @dani,
      waduh, saya belum tahu sampai disana. Btw, memangnya kira pengaruhnya apa ya ketika ada kata “reply” atau “read more” yang berulang begitu?

      **lho, kok jadi nanya balik :D

      1. @imadewira, saya serig tabbing, tapi yang terbaca cuman kata [reply]. Mungkin yang make screen reader juga kedengaran sama: reply reply reply. Menjadi tidak deskriptif, IMO, bli. :)

  3. Mas imade, kalo untuk replly comment dari pengunjung untuk pengunjung pake plugin apa ya? misal nih nanti ada pengunjung yang mau comment di bawah commentku persis dan nanti isi komentarnyapun akan muncul di bawah komentar saya persis, sama seperti yang mas imade pakai di blog ini, ketika ada pengunjung yang komentar di bawah komentar pengunjung lainnya maka komentarnya itu akan muncul persis di bawahnya, itu pake plugin apa? mohon share dong mas, kalo ada ditunggu email nya ke email saya itu ya mas, atau ditunggu kunjungan baliknya ke blog saya, thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *