Pedrosa is Back!

Dani Pedrosa sudah kembali, bukan sekedar naik podium tapi langsung menjadi juara di MotoGP Jerman.

Balapan di sirkuit Sachsenring Jerman kemarin benar-benar seru, aksi saling salip banyak terjadi. Inilah balapan paling keren hingga saat ini yang terjadi di MotoGP 2011. Tiga pembalap papan atas yaitu Stoner, Lorenzo dan Pedrosa menyuguhkan balapan yang enak ditonton serta membuat mata saya nyaris tidak berkedip.

Selepas start, rombongan di depan terdiri dari Pedrosa, Lorenzo, Stoner, Dovizioso, Simoncelli. Pedrosa yang sempat memimpin lalu disusul oleh Lorenzo yang kemudian memimpin beberapa lap. Tapi Stoner yang sempat melorot ke posisi empat melejit dan ganti memimpin lomba. Sekitar 9 lap menjelang finish, giliran Pedrosa yang melesat menyalip Lorenzo dan Stoner.

Pedrosa tidak terkalahkan hingga finish dan menjadi juara MotoGP Jerman. Tapi pertarungan seru justru terjadi untuk posisi runner up. Lorenzo yang berada di posisi tiga terus menguntit Stoner. Terlihat Stoner unggul motor dan Lorenzo unggul skill. Drama akhirnya terjadi, tepat di tikungan terakhir sebelum finish Lorenzo berhasil melibas Stoner dan menjadi runner up, sementara Stoner hanya bisa geleng-geleng kepala.

Aksi brilian juga ditunjukkan Ben Spies yang berhasil finish ke 5 dengan kejadian yang mirip dengan Lorenzo. Spies berhasil menyalip Simoncelli tepat di tikungan terakhir menjelang finish. Sedangkan Rossi yang start dari posisi 16 hanya berhasil finsih di posisi 9 setelah kalah bersaing dengan Hayden dan Bautista.

Hasil balapan MotoGP Jerman tidak mengubah posisi papan atas klasemen sementara. Tapi yang patut menjadi catatan adalah aksi Dani Pedrosa. Setelah comeback dalam dua seri Pedrosa bisa kembali naik podium, dan bukan hanya podium tapi Pedrosa langsung menang. Kemenangan ini seolah membuat Pedrosa ingin mengatakan bahwa dirinya belum habis, sekaligus menunjukkan seandainya dia tidak “dicederai” Simoncelli maka bukan mustahil Pedrosa menjadi juara dunia MotoGP musim ini.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

5 thoughts on “Pedrosa is Back!

  1. Orang yang pintar belum tentu lulus kuliah, saat skripsi, bisa jadi dia ‘diakali’ oleh dosennya sehingga diperlambat studinya dan akhirnya tak lulus…

    Sama dengan Pedrosa kali, meski ia jago tapi karena ia dicurangi Simoncelli maka sepandai apapun dia nyatanya ia harus puas untuk tak jadi juara dunia :)

    1. Sebenarnya sih Simoncelli tidak bermaksud menghalangi / mencurangi Pedrosa, tapi terjatuhnya Pedrosa hingga cedera adalah akibat kurang hati-hatinya Simoncelli.

  2. Setuju sekali dengan ulasan di atas. Lagi-lagi Lorenzo berhasil mempecundangi Stoner. Saya lihat skill Lorenzo hampir mirip dengan Rossi, yaitu jago ketika berusaha menyalib di tikungan. Mungkin Lorenzo juga banyak belajar dari Rossi pada tahun lalu (ketika mereka bersaing ketat).

    Dan lagi-lagi Simoncelli cuma jadi pencundang (kalah dari Dovizioso dan Spies) :)

    1. Benar, saya juga baca-baca konon Lorenzo banyak belajar dari Rossi ketika masih menjadi rekan 1 tim. Dan menurut saya memang dari sisi skill pembalap yang ada saat ini, hanya Rossi yang mampu menandingi Lorenzo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *