Orientasi ke STP Bandung

Belum genap 2 minggu yang lalu saya mendapat tugas perjalanan dinas (ke Bogor), kali ini saya mendapat tugas perjalanan dinas lagi. Mungkin bagi orang lain jarak segitu sudah biasa atau bahkan ada yang seminggu bisa beberapa kali ke luar daerah, tapi bagi saya yang cuma seorang staf biasa, ini terasa cukup sering.

Tugas perjalanan dinas saya kali ini adalah melakukan orientasi ke kampus STP Bandung. Saya ditugaskan menemani teman saya yang merupakan Sekretaris di Program Studi Magister Terapan Pariwisata yaitu sebuah program studi baru di STP Nusa Dua Bali, sekaligus jenjang S2 pertama di STP Nusa Dua Bali. Nah karena ini sebuah prodi baru, maka sebelum proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan, perlu diadakan semacam studi banding ke kampus STP Bandung yang sudah memiliki jenjang S2.

Kami berangkat hari Kamis, 16 Nopember 2017 dengan pesawat Garuda Indonesia pukul 13.20. Perjalanan ke Bandung mengalami beberapa kali goncangan karena cuaca kurang bagus. Meskipun goncangan tidak sekeras ketika dulu saya pertama kali ke Bandung, tapi saya cukup ketakutan juga karena kami sempat memasuki awan gelap dan hujan serta terlihat beberapa cahaya kilat, syukurnya ketika memasuki area bandara beberapa saat sebelum mendarat cuaca masih terang dan kami mendarat dengan lancar. Setelah keluar dari bandara barulah hujan deras mengguyur. Kami cari makanan yang hangat-hangat depan bandara.

Menjelang sore kami naik taksi ke hotel yang lokasinya di Cihampelas. Terakhir kesini tahun lalu belum ada Teras Cihampelas (Skywalk), itu lho jalan Cihampelas yang diatasnya ditutup dan dijadikan tempat jualan baju kaos dan kuliner, ada juga taman dan tempat istirahat. Saya tiba di hotel dan istirahat, malamnya kami makan dekat hotel karena hujan masih sampai malam. Oya, hotel tempat kami menginap ternyata kurang bagus, sempit dan minimalis sekali. Memang sih rata-rata hotel harga 600-700 di sini memang tidak terlalu mewah, tapi ini dengan harga 770 ribu saya rasa masih lebih bagus hotel-hotel di sebelah tempat saya menginap sebelum-sebelumnya.

Hari Jumat agak siang kami berangkat ke kampus STP Bandung dan menemui Direktur Pasca Sarjana STP Bandung. Cuaca di Bandung saat itu hujan lebat sampai malam. Dalam bentuk diskusi yang hangat beliau memberikan banyak informasi terkait pelaksanaan prodi Pasca Sarjana. Diskusi khususnya dengan teman saya selaku sekretaris prodi S2 di STP Bali. Saya sendiri mungkin khusus menanyakan informasi terkait status PDDIKTI untuk prodi S2 di STP Bandung, informasi yang saya dapatkan mahasiswa S2 di STP Bandung sudah terdaftar di PDDIKTI mulai angkatan 2015.

Kami selesai diskusi sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Cuaca masih hujan, kami kembali ke hotel naik taksi. Kami sempat membeli beberapa oleh-oleh di seitar Cihampelas saja. Malamnya kami istirahat karena akan kembali ke Bali pagi-pagi sekali dengan pesawat Garuda Indonesia pukul 06.20 WIB. Sabtu pagi kami sudah bangun pukul 04.00 dan pukul 05.00 sudah berangkat ke bandara. Penerbangan kami ke Bali tepat waktu dan lancar, cuaca cukup bagus dan kami mendarat di Bali dengan selamat pukul 09.00 Wita.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.