Ngeblog Dalam Pesawat Udara Garuda Indonesia

Pertama kalinya saya ngeblog dalam pesawat udara, sebenarnya tadi ketika berada di pesawat udara Garuda Indonesia dalam perjalanan dari Bali menuju Palembang, saya sudah merampungkan satu tulisan. Saya menulisnya dalam local draft di aplikasi WordPress yang terinstall di ponsel saya. Tapi sayang sekali entah mengapa, akun blog ini hilang dari aplikasi WordPress itu, dan tentunya tulisan saya tadi juga ikut hilang. Anehnya 3 blog lain yang ada di aplikasi ini masih normal. Ah sudahlah, saya coba tulis ulang saja tulisan tadi disini, mumpung masih ingat.

Jadi, ini pertama kalinya saya ngeblog di dalam pesawat udara yaitu Garuda Indonesia. Biasanya ketika berada di dalam pesawat, ponsel saya dalam keadaan off, benar-benar off bukan dalam airplane mode. Tapi kali ini, karena kebetulan penerbangan yang memakan waktu cukup lama yaitu 2 jam dari Bali ke Palembang (direct), saya ingin mencoba mengisi waktu agar tidak terasa terlalu lama dan membosankan, Apalagi pesawat yang kami tumpangi tidak menyediakan fasilitas hiburan.

Kami menumpangi pesawat Garuda Indonesia tipe Bombardier CRJ1000 NEXTGEN, dimana ukuran pesawatnya agak kecil, tapi lebih panjang dari yang tipe ATR 72-600. Akan tetapi lebar di kabinnya sama dimana setiap baris tersedia 4 tempat duduk yaitu masing-masing 2 di kiri dan kanan lorong. Awalnya ketika check in via mobile app Garuda saya mengira akan menumpangi pesawat ATR, itu lho yang kelihatan baling-baling di kiri dan kanan sayapnya.

Saat ngeblog dalam pesawat udara tentunya ada satu hal terpenting yang harus diingat yaitu memastikan ponsel kita dalam keadaan airplane mode. Ini berarti jaringan seluler tidak aktif dan tidak bisa digunakan, termasuk penggunaan koneksi internet melalui paket data. Dengan begitu berarti ngeblog dalam pesawat udara hanya bisa untuk membuat draft tulisan saja, tidak bisa dipublish, kecuali tersedia koneksi internet di dalam pesawat dengan fasilitas wifi.

Di majalah yang saya baca di dalam pesawat udara Garuda Indonesia, saya melihat informasi ada beberapa tipe armada Garuda Indonesia yang menyediakan koneksi internet melalui wifi, yaitu pesawat-pesawat yang berukuran besar seperti tipe Boeing dan Airbus. Sayangnya saya belum pernah sama sekali mencoba menggunakan koneksi internet via wifi di dalam pesawat udara.

Dan ternyata ngeblog saat berada di dalam pesawat udara lumayan asik dan tentunya bisa menjadi salah satu cara mengisi waktu, daripada cuma bengong yang membuat penerbangan terasa lama. Apalagi dalam perjalanan keluar Bali yang biasanya bagi saya terasa lebih berat karena harus meninggalkan rumah. Masih mending perjalanan menuju Bali yang biasanya lebih semangat karena akan bertemu dan berkumpul kembali bersama keluarga.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

One thought to “Ngeblog Dalam Pesawat Udara Garuda Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *