Nenek Minah Mencuri 3 Kakao Diganjar Penjara

November 22nd, 2009 by imadewira Leave a reply »

Seorang nenek renta berumur 55 tahun bernama Minah harus diganjar hukuman penjara. Padahal itu hanya karena Nenek Minah mencuri 3 buah Kakao di kawasan perkebunan di Banyumas, Jawa Tengah. Itu pun si nenek belum melakukan pencurian karena ketahuan oleh mandor pengawas perkebunan. Nenek Minah pun langsung mengaku dan mengatakan ingin mengambil 3 Kakao tersebut.

Entah bagaimana, kejadian ini dilanjutkan hingga ke pengadilan dan Nenek Minah dituntut hukuman 6 bulan penjara. Nenek Minah pun pasrah karena tidak mengerti hukum dan tidak memiliki uang untuk menyewa pengacara. Namun Nenek Minah tetap mengikuti proses hukum yang melelahkan dengan baik dan berkatata jujur serta meminta maaf. Bahkan hakim pun merasa kasihan dan sangat menghargai kejujuran dan ketaatan Nenek Minah mengikuti persidangan. Hingga akhirnya Nenek Minah hanya diganjar 1 bulan 15 hari. Tapi hakim memperbolehkan Nenek Minah untuk tidak menjalani hukuman itu.

Sungguh malang nasib Nenek Minah, berbanding terbalik dengan para koruptor di negeri ini yang masih jauh dari hukuman penjara. Korupsi sampai merugikan negara sekian banyak tetapi masih bebas, Nenek Minah hanya mencuri 3 buah Kakao harus diganjar penjara. Sungguh tidak adil rasanya. Secara pribadi, beberapa hari yang lalu ketika melihat beritanya, saya sangat kasihan pada Nenek Minah. Pagi ini Nenek Minah bahkan di hadirkan oleh tvOne untuk di wawancarai seputar nasib yang dia alami.

***Apakah anda juga kasihan pada Nenek Minah?

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

19 comments

  1. yudik says:

    apakah ini mencerminkan hukum di Indonesia hanya berpihak pada orang yang berduit????

  2. Cadink says:

    Begitulah supremasi hukum di negara kita….

  3. DV says:

    Saya sebenarnya kasihan pada Nenek Minah karena tidak adilnya hukum di negara ini.
    Sebenarnya kalau negara kita telah adil dalam menegakkan hukum, Nenek Minah tak perlu dikasihani..

    Kenapa kita ngga mengasihani negara yang tak becus menegakkan hukum ya? :)
    .-= DV´s last blog ..Seberapa Lama Dendam dan Permusuhan Memiliki Usia? =-.

  4. Cahya says:

    Jika orang merasa segala sesuatu dapat dibeli dengan kuasa, maka ia akan mulai belajar untuk tidak membagi apapun, bahkan jika kemanusiaan sendiri yang mengetuk pintu hatinya.

  5. Estiko says:

    Begitulah hukum yang ada di negara kita. eantah mengapa selalu menindas kaum lemah. Padahal dalam Pancasila sila ke-5 disebutkan “Keadilan Sosal bagi seluruh rakyat Indonesia”. Tapi, hanya kaum lemah yang mendapatkan hukuman berat.

  6. Tabah ya Nek
    ______________________________________________
    Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/

  7. Winarto says:

    Semakin sulit mendefinisikan keadilan di mata hukum. Secara normatif ada banyak definisinya, tapi sulit mengaplikasikannya

  8. Alfred says:

    mari berdoa bersama semoga hukum Indonesia cepet melek…dan keadilan bisa ditegakkan…..

    viva Indonesia!

  9. sandy says:

    nenek harus tabah menghadapi ujian ini mungkin karena nenek gk punya uang terpaksa nenek mencuri buah kakao

Leave a Reply

CommentLuv badge