MotoGP Assen 2012 : Lorenzo DNF

July 1st, 2012 by imadewira Leave a reply »

Lorenzo terlihat kesal usai disenggol dan terjatuh oleh Bautista di Assen 2012

MotoGP 2012 berlanjut ke seri ke 7 yaitu di sirkuit Assen, Belanda. Khusus MotoGP Assen seperti tahun-tahun sebelumnya balapan MotoGP digelar pada hari Sabtu yang merupakan kebijakan dari pemerintah setempat. Sekedar mengingatkan di 3 seri sebelumnya Lorenzo berhasil mencatatkan 3 kemenangan beruntun yang membuat Lorenzo unggul cukup jauh dari Stoner.

Tapi sayang seribu sayang, catatan apik Lorenzo harus terhenti di Assen. Lorenzo terjatuh di tikungan pertama setelah start. Yang disayangkan adalah karena Lorenzo terjatuh setelah “diseruduk” Bautista dari samping. Kedua pembalap pun terjatuh tanpa bisa melanjutkan balapan lagi alias DNF. Bahasa tubuh Lorenzo setelah jatuh terlihat sangat marah dan kesal. Wajar saja karena Lorenzo tampil sangat baik sebelumnya dan juga berpeluang melanjutkan tren positif untuk meraih gelar juara dunia MotoGP.

Balapan MotoGP Assen pun terasa kurang lengkap tanpa kehadiran Lorenzo. Namun aksi seru tetap terjadi misalnya antara Pedrosa dan Stoner yang memperebutkan posisi terdepan. Seperti biasa, Pedrosa pun kalah. Ada juga aksi Rossi yang sempat berada di posisi ke 5 namun harus melorot dan masuk pit karena masalah teknis, Rossi akhirnya finish di posisi 13. Di posisi 3 terjadi duel cukup seru antara Dovizioso dan Ben Spies. Dovizioso akhirnya menang dan berhak atas podium 3.

Penampilan cukup heroik juga seperti biasa ditunjukkan oleh Cal Crutchlow yang sempat tercecer jauh di belakang. Crutchlow akhirnya berhasil finish di posisi 5 setelah menyalip beberapa pembalap diantaranya Rossi dan Hayden.

Kembali tentang terjatuhnya Lorenzo, pihak Yamaha terlihat sangat marah atas apa yang terjadi pada Lorenzo. Konon pihak Yamaha bahkan menyebut Bautista telah melakukan sebuah kesalahan dan tindakan bodoh. Pihak penyelenggara MotoGP pun melakukan penyelidikan dan menjatuhkan hukuman kepada Bautista, di seri selanjutnya Bautista akan start dari posisi paling belakang. Menanggapi hukuman itu, Lorenzo terlihat belum puas. Wajar saja, karena peluang meraih 25 poin dan menjaga jarak dengan Stoner menjadi hilang begitu saja. Apalagi Stoner berhasil memenangkan race di Assen yang membuat poin keduanya kini menjadi sama.

Kejadian out-nya Lorenzo di Assen mengingatkan saya kejadian antara Rossi dan Stoner di Jerez tahun lalu. Ketika itu Stoner mengalami nasib yang mirip dengan Lorenzo. Stoner terjatuh karena Rossi dan gagal mendulang poin dimana Lorenzo akhirnya keluar sebagai juara. Bagi Lorenzo, bisa saja ini dianggap sebuah “keadilan” dalam perebutan juara dunia. Rasanya akan hebat jika setelah kejadian ini Lorenzo tetap mampu menjadi juara dunia.

Tapi kalau seandainya akhir tahun ini Stoner yang menjadi juara dunia dan selisih poinnya kurang dari 25 dari Lorenzo, pastinya Lorenzo tidak akan bisa melupakan kejadian ini.

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

2 comments

  1. applausr says:

    hidup stoner….. seru juga nih balapan… nilainya tinggal dikit lagi terpautnya…

Leave a Reply

CommentLuv badge