Modus Penipuan : Mengaku Polisi Menawarkan Lelang Kendaraan

Beberapa waktu yang lalu saya mengalami sebuah kejadian yang menurut saya adalah salah satu modus penipuan. Modus penipuan ini baru pertama kali saya alami. Sebelumnya saya sudah mengalami atau setidaknya pernah mendengar tentang modus penipuan via telepon diantaranya : undian berhadiah, keluarga mengalami kecelakaan, dan ada juga yang mengaku membeli barang yang kebetulan kita iklankan di situs jual beli barang.

Sedangkan modus penipuan yang saya alami ini, si penipu menelepon saya dan mengaku seorang polisi yang punya informasi tentang lelang kendaraan. Pada awalnya dia menelepon ke ponsel saya tapi ketika saya angkat dia tutup, seolah-olah sambungan telepon terputus. Selang beberapa menit kemudian si penipu menelepon saya lagi, ketika saya angkat dia langsung nyeroscos dengan gaya bicara sok akrab.

Saya kemudian agak bingung dan dengan sopan menanyakan siapa yang ajak bicara ini dan apa keperluannya. Anehnya dia malah bertanya dan menyuruh saya menebak siapa dia. Tentu saja saya tidak tahu dan mulai penasaran. Akhirnya ketika saya bilang saya tidak tahu, dia mulai berlagak marah mengatakan saya sudah lupa sama dia. Dia akhirnya mengatakan dirinya bekerja di kepolisian dan bertanya, “memangnya kamu punya berapa teman yang di polisi? masak tidak ingat juga?”. Dia kemudian menyebut sebuah nama dan saya masih bilang tidak kenal juga. Akhirnya dia marah dan menutup teleponnya.

Saya cuek saja dan mengganggap orang itu salah sambung. Tapi keesokan harinya si penipu ini menelepon lagi, bicaranya lebih pelan dan tidak ada nada marah. Dia memperkenalkan nama yang sama dengan kemarinnya, bicaranya masih sok akrab dan sedikit ngalor ngidul. Saya agak takut dan curiga, siapa sebenarnya dan apa maunya dia. Pada akhirnya dia mengatakan bahwa dia punya kendaraan hasil sitaan yang mau dilelang dan menawarkan kepada saya. Dan akhirnya tentu saja saya menolak dan mengakhiri pembicaraan serta menyimpulkan bahwa orang ini penipu. Saya tidak tahu apa selanjutnya yang akan dikatakan si penipu jika saya mau meladeni lagi atau mengatakan tertarik.

Saya cukup yakin bahwa orang itu penipu, terlalu banyak hal aneh dan mencurigkan yang pada intinya tidak bisa dipercaya atau diladeni. Dan kalau dugaan saya benar bahwa orang itu penipu, berarti modus penipuan kini semakin beragam saja dan kita harus lebih waspada. Gunakan akal sehat dan logika.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

6 thoughts to “Modus Penipuan : Mengaku Polisi Menawarkan Lelang Kendaraan”

  1. tapi uniknya mereka ini tipikalnya sama lho. Mertua saya juga kapan hari pernah ditelepon orang yang ngakunya dari bank. Dia bilang mertua saya menang hadiah berupa mobil/motor gitu (saya lupa). Lucunya sama mertua saya cuma di-“iya, “iya”, “trus?”, “lalu?”, “oh…”. Eh, penipunya kesel, trus marah, trus nutup telepon :lol:
    Jadi ketika kita belagak bego, atau kesannya nggak antusias itu malah bikin mereka gemes dan emosi sendiri :mrgreen:

  2. Beberapa waktu lalu saya juga ditelepon oleh seseorang yang sok galak dan sok akrab. Dia tanya, masa ga ingat kalau saya punya teman di kepolisian. Saya tenang saja menjawab, ini siapa, mo cara siapa, gak tuh, saya gak ada teman polisi.

    Udah. Dia langsung tutup. :)))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *