Menemukan Barang Berharga

May 2nd, 2013 by imadewira Leave a reply »

Anda pernah menemukan barang berharga seperti uang, dompet, handphone atau barang berharga lainnya? Apa yang anda lakukan dengan barang itu, mengembalikan atau mengambilnya dan menjadikan hak milik? Idealnya sih mungkin kita harus mengembalikan barang itu kepada pemiliknya, tapi kenyataannya tidak semudah itu. Kita kadang tergiur dengan nilai barang yang kita dapatkan dengan mudah itu. Ada juga pembenaran bahwa barang yang kita temukan itu adalah berkah, dan berbagai alasan lainnya.

Saya sendiri pernah beberapa kali menemukan barang berharga. Yang paling saya ingat ketika masih kecil dulu saya pernah menemukan uang yang dibungkus dengan plastik. Saya tidak ingat persis jumlahnya, mungkin sekitar 50 ribu, kalau sekarang mungkin nilainya lebih dari 500 ribu karena waktu itu saya masih SD dimana dengan uang 100 rupiah kita bisa membeli 5-10 butir permen, kalau sekarang kembalian 500 atau 1.000 rupiah sudah biasa diganti dengan hanya sebutir permen.

Yang saya ingat, saya melihat betul ketika uang itu secara tidak sengaja dijatuhkan oleh pemiliknya di depan Pura. Saya langsung mendekati dan mengambil uang itu lalu saya bilang ke orang tua saya yang juga ada disitu. Sayangnya, kami memutuskan tidak mengembalikan uang itu dan mengambilnya untuk dijadikan milik kami. Padahal ketika itu kami akan berangkat “Tirta Yatra” ke beberapa pura lain di Bali dan berada satu rombongan dengan orang yang menjatuhkan uang itu.

Kejadian lain, beberapa bulan lalu hanya berselang seminggu saya dua kali menemukan uang. Yang pertama adalah selembar uang 50 ribu yang saya temukan di pojok belakang kelas tempat saya mengajar. Saya temukan ketika mahasiswa baru saja pulang. Saya langsung mengirim sms kepada ketua kelas dan meminta agar mahasiswa yang tadi duduk di pojok segera menghadap saya. Mungkin mahasiswa tersebut sedikit cemas dan bertanya-tanya kenapa dipanggil, padahal saya ingin memastikan apakah dia pemilik uang tersebut dan mengembalikannya. Mahasiswa itu pun datang dan saya mengembalikan uang tersebut setelah bertanya apakah dia ada kehilangan uang, saya cukup yakin dia pemiliknya.

Kejadian kedua adalah ketika menemukan selembar 100 ribu di parkir dekat kendaraan saya. Saya tidak melihat ada orang disana, saya langsung mengambilnya dan memutuskan tidak mengembalikan kepada pemiliknya. Karena saya yakin akan susah memastikan siapa pemilik uang tersebut. Itulah beberapa kejadian menemukan barang (cukup) berharga yang pernah saya alami.

Beberapa waktu lalu saya membaca di koran berita tentang kebaikan hati seorang tukang sampah di TPA yang menemukan benda berharga (kalau tidak salah emas) yang bernilai puluhan juta rupiah. Tukang sampah itu akhirnya mengembalikan barang tersebut kepada pemiliknya. Tentu saja dengan memastikan terlebih dahulu pemiliknya. Jadi si tukang sampah yang baik hati itu menemukan benda berharga itu sendirian, dia lalu menyimpannya dan tidak memberi tahu siapapun selama beberapa hari. Sampai akhirnya ada orang yang datang dan mengaku kehilangan emas. Setelah memastikan pemiliknya, emas itu pun dikembalikan.

Lalu, bagaimana apa yang sebaiknya kita lakukan ketika menemukan barang berharga seperti itu. Apakah kita bisa sejujur dan sebaik hati di tukang sampah diatas?

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

3 comments

  1. DV says:

    Saya dari kecil dididik untuk tidak mengonsumsi/memakai barang yang bukan hasil jerih payah sendiri.
    DV´s last blog post ..Hikayat Tattoo (12), gempa!

Leave a Reply

CommentLuv badge