Mencari Alasan

Siang ini saya memaksakan diri untuk membuat tulisan baru di blog ini. Tapi rasanya susah sekali, ketika sekitar 4 paragraf sudah saya selesaikan, ternyata ketika dibaca kembali antara satu paragraf dan paragraf lainnya terlihat tidak nyambung. Akhirnya saya hapus kembali mencoba menulis lagi dari paragraf pertama.

Pada intinya, saya bingung mau menulis apa. Dan daripara terus menerus kebingungan, saya akan mencoba mencari alasan tentang mengapa saya tidak aktif ngeblog beberapa waktu terakhir ini. Jujur saja ketika menulis sampai di kalimat ini, saya belum memikirkan tentang apa alasan-alasan tersebut. Saya akan mencoba meng-interview diri sendiri untuk menemukan alasannya.

Waktu

Alasan pertama tentu saja waktu. Saya merasa kekurangan waktu untuk ngeblog. Kalau diingat-ingat, dulu saya memang lebih banyak ngeblog dengan mencuri-curi waktu di jam kerja. Dan saat ini saya rasanya sulit untuk mencuri waktu seperti dulu, karena posisi saya saat ini sudah tidak seperti dulu lagi dimana saya memiliki lebih banyak waktu luang dan privasi. Tetapi kalau mau jujur, sebenarnya waktu mungkin bisa diatur, buktinya saya tidak bisa eksis di jejaring sosial, juga saya tetap memiliki waktu untuk browsing ke beberapa portal berita. Jadi, entahlah, mungkin ada alasan lain selain waktu.

Motivasi

Alasan kedua, mungkin motivasi. Kalau bicara soal motivasi, dulu pun saya tidak punya motivasi khusus ketika lagi seneng-senengnya ngeblog. Ketika itu saya ngeblog atas dasar senang saja, tidak ada tujuan khusus seperti mencari dollar misalnya. Kalau sekarang, memang saya merasa kurang termotivasi untuk ngeblog. Kalau dulu seminggu tidak ngeblog rasanya ada yang kurang, tetapi kini sebulan lebih blog tidak terjamah rasanya biasa saja, tidak ada rasa bersalah.

Ide

Alasan ketiga, mungkin kehabisan ide. Ide untuk tulisan di blog sebenarnya banyak, tapi mungkin karena terlalu idealis, hampir semua ide tersebut gagal saya wujudkan menjadi sebuah tulisan. Seringkali saya merasa ide tulisan saya terlalu sederhana dan tidak layak untuk dijadikan tulisan, di sisi lain ketika punya ide yang lebih berbobot, saya malah merasa tidak mampu merampungkannya menjadi tulisan.

Jejaring Sosial

Alasan keempat, mungkin juga jejaring sosial. Entah ini bisa dijadikan sebuah alasan atau tidak, tetapi pada kenyataannya jejaring sosial malah lebih banyak menyita waktu saya. Memang bukan menyita waktu-waktu ngeblog saya seperti dulu, tetapi perhatian saya malah lebih banyak ke jejaring sosial ketimbang blog.

Alasan Lain dan Kesimpulan

Mungkin ada alasan lain, tetapi daripada tulisan ini kembali gagal saya publish, lebih baik alasan lain saya pikirkan nanti saja. Begitu juga kesimpulannya, tidak ada hal yang bisa saya simpulkan disini. Cuma harapan saja semoga blog ini tidak sampai mati.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

2 thoughts to “Mencari Alasan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *