Marco Simoncelli

Si Kribo, Marco Simoncelli

Belum pernah saya merasa ikut berduka saat seorang olahragawan meninggal dunia. Tapi meninggalnya Marco Simoncelli di MotoGP Malaysia akhir pekan lalu ikut meninggalkan duka dalam hati saya. Saya suka menonton balapan MotoGP dan suka menulis sendiri prediksi atau pun hasil-hasil balapan di blog ini.

Penuh talenta dan atraksi mendebarkan

Saya sebenarnya bukan fans berat Marco Simoncelli, untuk saat ini saya masih menjagokan Valentino Rossi. Tapi gaya dan kiprah Marco Simoncelli di kasta tertinggi MotoGP membuat warna tersendiri sehingga ajang balap kelas dunia ini lebih menarik untuk ditonton.

Marco Simoncelli, asal Italia, sempat diprediksi menjadi the next Valentino Rossi

Marco Simoncelli adalah pembalap asal Italia yang cukup bersinar di MotoGP musim 2011 ini. Di tengah dominasi Honda RC212V bersama Casey Stoner, Yamaha M1 yang dikendarai Lorenzo kewalahan, serta Valentino Rossi yang belum mampu menunjukkan kemampuan diatas Ducati Desmosedici GP11, hadirlah Marco Simoncelli.

Karir dan prestasi Marco Simoncelli terus menanjak

Walaupun belum mampu memenangkan salah satu seri, tapi Marco Simoncelli kerap ikut bertarung dengan pembalap “alien” seperti Dovizioso, Pedrosa, Lorenzo bahkan Stoner. Marco Simoncelli juga terkenal sebagai pembalap yang urakan, membalap sesuka hatinya dan di vonis sering membahayakan pembalap lain. Pedrosa dan Lorenzo pernah menjadi “korban” aksi Simoncelli. Pedrosa bahkan sempat cedera yang mengakibatkan Pedrosa harus absen beberapa seri. Hal itu juga yang menyebabkan Pedrosa sempat menolak permintaan maaf Simoncelli kala itu.

Marco Simoncelli juara dunia kelas 250cc tahun 2008, mengunci gelar di Sepang, sirkuit dimana ia meninggal tahun 2011

Tapi Marco Simoncelli bukan hanya “tukang rusuh”, di usianya yang baru 24 tahun, segudang prestasi telah dia raih. Simoncelli pernah meraih juara Eropa di kelas 125cc, lalu masuk ke level Grand Prix tahun 2002 bersama Aprilia di kelas 125cc. Prestasi Simoncelli terus menanjak. Tahun 2006 Simoncelli naik ke kelas 250cc dan menjadi juara dunia kelas 250cc tahun 2008. Simoncelli mengunci gelar di Sepang.

 

Marco Simoncelli merayakan gelar juara dunia 250cc tahun 2008

Tahun 2010 dia naik ke kasta tertinggi MotoGP. Seri awal musim 2011 ini di Qatar Simoncelli berhasil finish nomor 5 dan di seri-seri selanjutnya dia menjadi salah satu pembalap papan atas. Simoncelli sudah 2 kali naik podium yaitu ketika MotoGP Ceko dan prestasi terbaiknya menjadi runner up di Philip Island beberapa pekan lalu.

Simoncelli juga diprediksi akan menjadi the next Valentino Rossi. Bakat dan style mirip serta sama-sama berasal dari Italia. Simoncelli dan Rossi juga bersahabat, bahkan Rossi menganggap Simoncelli seperti adiknya sendiri.

Di Sepang 2011 Simoncelli sedang on fire, dia kembali ingin berusaha untuk meraih juara seri untuk pertama kalinya. Apalagi Simoncelli memiliki banyak kenangan manis di sirkuit Sepang ini. Tapi sayang, semua kenangan manis Simoncelli berakhir dalam sebuah tragedi yang sama sekali tidak diduga oleh siapapun. Simoncelli akhirnya tewas dalam sebuah kecelakaan di lap 2 MotoGP Malaysia 2011.

Selamat Jalan Marco Simoncelli

Selamat jalan Super Sic.. Semua penggemar MotoGP akan selalu mengenangmu..

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

6 thoughts on “Marco Simoncelli

  1. Sempat ada sindiran, bahwa siapa pun yang berada di dekatnya saat balapan akan mengalami nasib nahas (misalnya jatuh). Dan itu terbukti saat Pedrosa dan Lorenzo harus mengalami crash saat bersinggungan dengan si kribo ini. Klimaksnya mungkin tragedi kemarin di Sepang.

    Saya turut sedih dengan kepergian Simoncelli. Padahal saya berharap dia terus memberi warna di Moto GP. Hilang deh satu pembalap yang bisa membuat Moto GP menjadi lebih menarik. Selamat jalan Super Sic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *