Makan Siang Tipat Tahu

Pernah makan tipat (ketupat) tahu untuk makan siang? Kalau belum, mungkin tipat tahu yang satu ini perlu anda coba. Lokasinya di jalan. Dr. Sutomo, sekitar 10 meter sebelum perempatan Gajah Mada, Denpasar, di sebelah kanan jalan. Saya tidak pernah memperhatikan apa nama tempat makan ini, yang jelas tempatnya sangat sederhana dan agak kecil. Bersebelahan dengan warung sate kambing yang juga salah warung sate kambing favorit istri saya.

Tipat tahu di tempat ini adalah satu-satunya tempat makan dengan menu khusus tipat tahu yang pernah saya coba, karena di Bali umumnya tipat tahu dijual dengan gerobak keliling. Kalau sedang ingin makan siang yang irit, maka tipat tahu di tempat adalah pilihan saya dan istri untuk makan siang, tentu saja kalau saya sedang berada di seputaran Denpasar. Seperti kemarin siang ketika kami baru pulang dari Bangli, istri saya pun langsung meminta makan siang tipat tahu di jalan Dr. Sutomo, Denpasar.

Kali ini alasan kami bukan karena ingin irit, tetapi karena tipat tahu disana memang enak. Kalau pedagang tipat tahu yang memakai gerobak dorong biasanya menempatkan bumbu diatas tipat dan tahu yang sudah dipotong-potong, di tempat ini bumbu adonan menjadi alas untuk tipat dan tahunya, kemudian ditambah kecambah dan kerupuk diatasnya. Di samping itu, bumbu adonan untuk tipat tahu ini diracik sendiri di setiap piring. Satu porsi tipat tahu dengan harga 5 ribu rupiah, harga yang sangat pantas menurut saya.

makan siang tipat tahu

Kemarin siang, karena sudah berencana untuk menulis di blog, saya pun sempat minta ijin untuk mengambil foto pada penjualnya. Tak lupa saya sedikit bertanya sudah sejak kapan berjualan tahu di tempat ini, “sudah sejak tahun 60 mas”, jawab mas penjual tipat tahu yang bernama Julianto. Saya sedikit kaget lalu memastikan apakah dia sendiri yang berjualan dan dia menjelaskan bahwa sebelumnya Mbah-nya yang berjualan (saya lupa nama si Mbah). Istri saya pun menambahkan bahwa ternyata ibu mertua saya sudah sering makan tipat tahu di tempat ini sejak masih kuliah dan waktu itu si Mbah yang berjualan.

Apakah anda juga suka makan tipat tahu?

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

40 thoughts to “Makan Siang Tipat Tahu”

    1. @Bli Wira, saya juga ada rumah sepupu di sekitaran Teuku Umar, tapi koq ga pernah dengar tentang Sela Boga, apa resto baru? Nanti deh saya tanya lagi.

      @Bli Dani, di renon yang di pojokan Timur Laut ya? Sepertinya mahal. Kalau di Jogja warung vegetarian favorit saya di Soma Yoga, daerah Babarsari (deket pom bensin). Wah…, Pandega Marta sekarang sudah banyak Resto Bli, bahkan diujungnya ada Coffee Break
      .-= Cahya´s last blog ..Mengunjungi Pantai Depok =-.

  1. Saya suka sekali, Bli!
    Sipat (ketupat) tahu itu makanan yang sangat berbumbu tapi tak terlalu kaya kolesterol…

    Tapi kalau ke Bali, tetap aku paling suka babi guling Chandra dan Bu Oka (Ubud)…

    Dua hal itu tak pernah ketinggalan kalau aku ke Bali :)
    .-= DV´s last blog ..Batu Penjuru =-.

  2. Ya, mudah-mudahan nanti bulan April, kalo nggak ada halangan, saya ke Bali [seperti biasa, konggres partai], saya nyobain tipat tahu versi Bali deh. Dulu saya makan apa ya dua minggu di Bali, kok jadi lupa… :lol:

  3. Lha ini makanan kesukaan saya pas di Bali dulu :D… jadi pengen makan lagi… Kalau disini tipat tahu = tahu lontong. Perbedaannya dari bumbu yang sedikit memakai petis. Kemudian kalau tipat tahu cabe digunting (kalau di tukang gerobak lho) kalau disini diuleg jadi satu dengan bumbunya…. Jadi kangeeeen……….
    .-= Desain Lansekap´s last blog ..Cara Mengenali Kondisi Fisik Lahan =-.

  4. Kupat tahu adalah menu sarapan pagi selain nasi kuning dan bubur ayam..harganya cmn 3ribu perak sajah..murah sangadh!!(wong deket rumah.red)

    Tahunya asli buatan Cibuntu…enak dan bebas formalin!!

    kapan melali k Bandung?mampir yah..*sok akrab deh..hihihi*

  5. saya baru pulang dari bali
    selama di bali pengen tau banget tipat tahu
    kata pacar saya adanya cuma gerobak keliling

    kalo tau ada warungnya saya mampir
    huhu

    deket ga ya ma hayam wuruk??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *