Langkah Setelah Ganti Theme WordPress

Salah satu kemudahan ketika menggunakan CMS seperti WordPress untuk blog adalah kemudahan dalam menentukan design atau tampilan blog. Kita bahkan tidak perlu mengerti banyak hal tentang bagaimana membuat atau mendesain website namun kita bisa memiliki sebuah blog atau website yang tampilannya cukup menarik.

Blog saya ini menggunakan engine WordPress dan merupakan blog yang self hosted (mudah-mudahan saya tidak salah menyebutkan istilahnya). Walaupun memiliki kemudahan dalam bergonta-ganti design (theme) tapi mungkin saya termasuk blogger yang jarang berganti theme. Dan ketika akhirnya mengganti theme blog ini, secara umum ada beberapa langkah yang saya lakukan ketika selesai mengganti theme yaitu :

Setting Widget

Langkah pertama adalah mengecek ulang Widget yang telah terpasang karena biasanya setiap theme memiliki setting widget yang berbeda-beda. Jadi setelah mengganti theme saya perlu menyesuaikan lagi widget apa saja yang saya butuhkan sesuai dengan selera saya. Oya, saya pernah membuat tulisan sederhana tentang cara setting widget di Wordpres, silahkan simak disini.

Setting Kode Google Analytics

Untuk masalah statistik pengunjung, saya mempercayakan pada Google Analytics. Tapi saya tidak menggunakan plugin, jadi kode dari Google Analytics saya copy paste manual di file theme yang saya gunakan.

Ubah CSS (bila perlu)

Walaupun sudah memilih theme yang bagus, tapi terkadang beberapa hal tidak sesuai dengan keinginan kita. Jadi bila perlu saya merubah sedikit CSS dari theme tersebut, seperti ketika saya memperbaiki tampilan theme modernist. Ya walaupun jujur saja saya benar-benar tidak mahir dalam hal ini.

Membuat Tulisan

Dan langkah terakhir tentu saja membuat sebuah tulisan. Proses menggganti theme ini bisa dijadikan sebuah ide untuk tulisan. Jadi saya bercerita mengenai apa alasan saya mengganti theme, theme apa yang saya gunakan dan seterusnya. Jadi semacam pengumuman :-)

Jadi itulah beberapa hal yang saya lakukan ketika mengganti theme blog. Bagaimana dengan anda?

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

7 thoughts to “Langkah Setelah Ganti Theme WordPress”

  1. Karena saya selalu pakai jasanya Yana untuk ganti theme jadi semua keribeten Yana yang mengalami…
    saya melihat mana yg masih kurang dst dst… pusing memang kalau ganti theme. Banyak perintilan yang harus diperhatikan biar sempurna.

  2. Kalo ada tambahan, pastikan semua link2 lama berfungsi seperti sebelum penggantian theme, kalau nggak peringkat kita di Google akan sedikit berubah.

    Aku jarang (nyaris ngga pernah) ganti theme karena aku pake theme framework; semacam theme yang bisa kita ubah2 dari web adminnya…

  3. Oh baru tau saya kalau gonta ganti Themes ,harus di setting ulang widgetnya,saya orang yang termasuk suka gonta ganti themes,tapi tidak pernah tau,kalau wigetnyanya harus di setting ulang,pantasan blog saya pernah eroor,karena suka gonta ganti themes,tapi tidak di setting ulang,terimakasih sobat,atas infonya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *