Kualitas vs Kuantitas

September 25th, 2011 by imadewira Leave a reply »

Dalam berbagai hal, kualitas dan kuantitas seringkali berbanding terbalik. Artinya ketika kualitas ditingkatkan maka kuantitas harus dikorbankan, sebaliknya jika kuantitas diperbanyak maka kualitas menjadi menurun. Salah satu contohnya adalah dalam dunia blog. Hal ini saya simpulkan setelah mencoba “365 days blog project” yang gagal itu.

Walaupun tidak ada ukuran tertentu tentang berapa jumlah post yang baik untuk dipublish dalam jangka waktu tertentu dalam sebuah blog, tapi untuk ukuran blogger biasa 2 sampai 3 tulisan per minggu mungkin bisa dijadikan standar. Blogger biasa disini maksud saya adalah blogger yang menjadikan ngeblog sebagai sekedar hobi, bukan untuk mencari uang atau tujuan khusus lainnya.

Lalu, ketika saya mencoba “365 days blog project” dimana aturan utamanya adalah membuat sebuah tulisan lalu mem-publish-nya setiap hari, maka kuantitas tulisan bisa dikatakan melebihi standar seorang blogger biasa. Dan disinilah kualitasĀ  harus dikorbankan. Ya walaupun tulisan saya memang tidak berkualitas, lalu dengan mencoba meningkatkan kuantitas, kualitas yang sudah hancur itu pun semakin lebur menjadi hancur lebur.

Jadi pilih mana, kualitas atau kuantitas? Semua itu kembali kepada tujuan dan selera masing-masing, toh anda adalah raja di blog anda bukan?

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

11 comments

  1. DV says:

    Saya blogger hobiist, jarak terbaik menurutku adalah seminggu 2 tulisan.

    Saya ngeblog senin-kamis.. rutin :)
    DV´s last blog post ..Kolonialisme

  2. agussupria says:

    tentunya kuantitas yang mempunyai kualitas dong…

  3. andinoeg says:

    memang rada susah juga, kalo bikin tulisan tiap hari

  4. Kang Kabayan says:

    Kualitas vs Kuantitas tergantung darimana melihatnya seperti 10 x 1 vs 1 x 10 meskipun nilainya sama tapi terkandung arti didalamnya.
    Mending pilih 10 x 10 kan.. atau setidaknya 5 x 5 sudah cukup..
    Kang Kabayan´s last blog post ..Daftar 10 Games Memasak Makanan Terpopuler

  5. Asop says:

    Sekarang saya penasaran, adakah blogger yang mampu menampilkan keduanya, kualitas dan kuantitas?
    Asop´s last blog post ..Kopdar Dengan Seleblog

  6. ardi says:

    kalau menurut saya kedua harus sejalan yang penting konsistennya
    ardi´s last blog post ..Ingat Buah ingat Vacuum Frying

  7. Kalau mau ideal, tentu kuantitas yang berkualitas. Tapi untuk blog yang dikelola oleh perorangan, saya rasa akan susah untuk dipraktekkan.
    Leo Ari Wibowo´s last blog post ..10 Plugin Photoshop Terbaik

  8. tituslesmana says:

    Apa yg menjadi dasar untuk menetukan suatu kwantitas itu berlawanan dgn kwalitas?

    • tituslesmana says:

      Apa yg menjadi dasar untuk menentukan suatu kwantitas Vs. kwalitas? knapa kita nggak ambil aja suatu tujuan dan maksud perlwanan (Vs.) itu, singkatnya keuntungan-lah.Atau Untung vs. Rugi

Leave a Reply

CommentLuv badge