Kembali ke Nol

March 14th, 2010 by imadewira Leave a reply »

Asal Bunyi yang disingkat asbun, biasanya untuk mereka berbicara tanpa dasar yang jelas. Atau untuk mereka yang ikut menyahut sesuatu yang tidak jelas, diperparah lagi dengan jawaban yang tidak jelas pula. Asal. Maka tindakan asbun pun berkonotasi negatif, yaitu suatu tindakan atau perbuatan yang sebaiknya tidak dilakukan, kecuali untuk humor, mungkin.

Facebook, jejaring sosial yang begitu populer saat ini. Tua-muda, laki-laki dan perempuan, asalkan bisa mengakses internet, semunya hampir pasti mengenal Facebook. Sebagian dari mereka bahkan lebih familiar dengan Facebook dibanding Google, apalagi Yahoo. Atau yang lebih parah, mereka tak bisa membedakan internet dengan Facebook. Jangan tanya saya apa bedanya.

Ya, Facebook memang memiliki berbagai kelebihan kalau tidak mau dibilang fenomenal saat ini. Apalagi jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik. Tapi, ibarat pedang bermata dua, Facebook juga bisa melukai diri sendiri. Melukai orang lain? Jangan ditanya, tentu saja sangat bisa.

Perbuatan asbun tadilah salah satunya. Kita bisa memaki siapa saja disana. Jika menyebut nama, silahkan tanggung resikonya. Ada hukum memang. Tetapi asbun tidak harus menyebut nama, menyindir pun bisa. Bahkan efek rasa pedih yang dirasakan oleh si korban akan lebih mendalam, mungkin permanen. Karena si korban tak bisa melawan. Membalas? Apalah gunanya bagi si korban, dan ketika dia membalas, dia bukanlah korban lagi, tapi pelaku.

Jaman memang sudah canggih, tidak tahu apakah Dia mencatat segala makian dan sindiran di Facebook, di internet. Itupun kalau kita masih percaya kepada-Nya. Manusia memang suka lupa, mengganggap diri sendiri paling benar. Mungkin ada gunanya jika kita mencoba melihat dari sisi yang lain, sudut pandang orang lain. Atau membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang lain.

Ah, ini hanyalah ocehan tak berguna. Mungkin tulisan ini juga asbun, asal bunyi, asal bicara, asal ketik. Kini saatnya introspeksi diri dan berhenti menyalahkan orang lain. Mari kembali ke nol…

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

17 comments

  1. Cahya says:

    Saya mungkin sudah setengah pensiun dari facebook, karena jalan-jalan di facebook tidak semenarik berjalan-jalan di blogsphere, ke sini misalnya…

    Facebook itu seperti pasar sempit yang ramai, tapi blog seperti pantai yang lapang dan cukup luas, walau banyak orang yang datang, selalu ada tempat apalagi kalau sepi…
    .-= Cahya´s last blog ..Keperawanan Dalam Perspektif Kekinian =-.

  2. tary says:

    sepakat sama cahya :-)

  3. .gungws says:

    posting menyambut nyepi,bli? :D
    selamat nyepi..

    tapi,facebook masih merupakan sarana marketing yang menarik^^ *sllrrpp*

  4. Dewa Bantal says:

    Soalnya mengetik lebih mudah daripada berbicara dengan lidah.

    Menekan enter lebih mudah daripada mengeluarkan keberanian.

    Menatap text2 lebih mudah daripada menatap mata para lawan bicara.

    Dan ngeblock account facebook orang, lebih mudah dan aman daripada membungkam mulut orang tersebut secara langsung.
    .-= Dewa Bantal´s last blog ..Nasib Seorang MukaBantal #1 =-.

  5. DV says:

    Asbun bisa dilawan dengan… hukum hehehehe
    Saya merasa di Twitter, orang lebih tak asbun deh
    .-= DV´s last blog ..Tattoo, Dosa dan Surga =-.

  6. Kalau yang asbun jangan terlalu diambil hati. Tapi, jangan semua pendapat yang berbeda trus dikatai asbun. Kita harus tau juga apa komentar itu benar-benar ndak berdasar?

    Yang saya ndak suka adalah celetukan. Kalau celetukan biasanya cuma nyeplos mencari perhatian. :)
    .-= Agung Pushandaka´s last blog ..Selebrasi Gol Sepakbola =-.

  7. Health Spot says:

    ndk punya fesbuk bli :)
    .-= Health Spot´s last blog ..Toxins in Cigarettes =-.

  8. Lea Ramdhani says:

    “mulutmu..harimaumu” jadi..WASPADALAH!!!Hhee..
    kembali ke nol..like this!! ^_* triink

  9. Sesuatu yang dilakukan dengan asal-asalan cenderung menghasilkan dampak yang tidak baik, karena saat melakukannya tidak berpikir panjang. Cenderung didorong oleh ego dan emosi tidak diikuti dengan akal sehat. Alangkah bijaknya jika tiap tindakan dipikirkan dulu akibatnya agar hal2 negatif dapat dihindari.

    Cara Membuat Blog

  10. H says:

    asbun = sabun :D
    .-= H´s last blog ..#bukasemangatbaru =-.

  11. imcw says:

    Nol besar apa nol kecil?

Leave a Reply

CommentLuv badge