Jawaban Anak SD

January 8th, 2012 by imadewira Leave a reply »

Gara-gara membaca blog lain yang menceritakan keluguan anak SD menjawab pertanyaan ketika ujian, saya jadi ingin ikut menceritakan pengalaman saya waktu SD dulu ketika menjawab pertanyaan. Kejadian yang saya masih ingat betul hingga saat ini. Bukan bermaksud sombong, tapi memang waktu SD saya termasuk murid yang cukup pintar dibanding teman yang lain. Saya hampir selalu mendapat rangking 1 atau rangking 2 di kelas.

Ada dua kejadian atau pertanyaan ketika ujian yang menurut saya unik. Saya merasa menjawab dengan benar tetapi guru menyalahkan jawaban saya. Yang pertama, saya lupa apa pertanyaannya, yang jelas jawaban yang benar seharusnya adalah “anak yang baik”. Tapi ketika itu saya merasa tidak ingin membuat jawaban yang sama dengan teman yang lain, saya ingin jawaban saya benar tapi lain dari yang lain.

Sebelumnya saya pernah menonton televisi dan mendengar kata “soleh” yang artinya baik. Jadi jawaban itulah yang saya gunakan, saya menjawab “anak yang soleh”. Tapi ketika tiba saatnya diperiksa oleh guru, jawaban saya langsung disalahkan. Anda tahu kenapa?

Ya, di Bali atau dalam bahasa Bali, “soleh” itu artinya “aneh”. Guru mungkin mengira saya menjawab menggunakan kosakata bahasa Bali atau mungkin guru saya waktu itu tidak tahu arti kata “soleh” yang saya maksud. Jadi sukseslah jawaban saya disalahkan, padahal saya merasa bisa menjawabnya. Sayangnya waktu SD itu mental saya belum berani untuk komplain atau menjelaskan kepada guru tentang apa yang saya maksud. Lagipula salah saya sendiri yang coba-coba menggunakan kata lain.

Kejadian kedua adalah ketika ada pertanyaan “tempat sampah seharusnya diletakkan di …. ?”. Saya ingat waktu SD itu di depan setiap kelas selalu tersedia tong sampah (hasil karya kami yang terbuat dari kayu dan bambu, di cat dan ada hiasannya). Jadi pertanyaan itu saya jawab “di depan kelas”.

Tapi apa daya, ketika diperiksa dan dibahas oleh guru jawaban yang benar adalah di belakang sekolah. Memang waktu itu di belakang gedung sekolah kami itulah sampah dikumpulkan dan dibakar. Kata guru tempat sampah itulah maksudnya, masa mau diletakkan di depan kelas. Tapi jawabannya yang saya kira adalah tong sampah yang ada di depan kelas itu. Lagi-lagi guru tidak mengerti maksud saya, atau pertanyaannya yang kurang jelas. Dan sekali lagi saya tidak berani berdebat dan mempermasalahkan hal itu.

Pengalaman lain mungkin tentang teman saya, sebenarnya adik kelas sih. Cerita ini masih menjadi lelucon hingga sekarang di lingkungan saya. Teman saya ini, sebut saja namanya J, dengan percaya diri menjawab pertanyaan “Menteri Olahraga adalah … ? ” dengan jawaban “Neked Suyasa”. Bapak Neked atau guru olahraga kami, namanya memang sangat terkenal di daerah kami.

Dia juga pernah menjawab pertanyaan “Umat beragama Islam bersembahyang di … ?” dengan jawaban “BTN”. BTN itu nama perumahan pertama yang ada di daerah kami, disanalah pertama kali ada Masjid karena sebagian penduduknya umat muslim. Maka sekarang, kedua cerita itu masih sering menjadi bahan tertawaan kami.

Anda mungkin juga punya cerita lucu dan unik tentang kepolosan sewaktu duduk di bangku SD, yuk sharing..

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

8 comments

  1. DV says:

    Hahaha ngakak baca yang soal Menteri Olahraga dan BTN itu… kepolosan waktu SD apa ya? Tak terlalu ingat lagi Bli, tapi yg pasti memang menyenangkan karena dulu aku juga sering juara kelas.. meski waktu SMA mulai kenal ‘dunia’ dan jadi ga dapat ranking lagi hehehe
    DV´s last blog post ..Anjing dan jari tengah, adakah mereka tertulis di kitab?

  2. rezkyra says:

    kejadian sedih saya di sd dulu telat dijemput ma ortu,wakaakka
    sedihnya diriq,,ehehhe
    rezkyra´s last blog post ..Awesome Stool Design!!!

  3. Cahya says:

    Saya ingat dulu sering buat kerajinan dari bahan bekas pakai di SD :).
    Cahya´s last blog post ..Are The Sky Too High

  4. Waktu TK dan SD, saya paling mahir ber-eksperimen dengan lilin-lilin-an :D
    Aditya Eka Prawira´s last blog post ..“Indonesia Raya” – Kapan Terakhir Mengumandangkannya?

  5. andinoeg says:

    itulah kenapa pendidikan tidak maju-maju
    andinoeg´s last blog post ..Preview Lenovo ThinkPad Edge S430

  6. Agus Lenyot says:

    Kalo cerita kawan saya bli, ditanya begini sama gurunya: Gunung tertinggi di pulau Bali adalah Gunung….? Kawan saya spontan menjawab: Gunung Sangyang! Hahahaha. Gunung Sangyang adalah gunung di Jembrana yang berbatasan dengan Buleleng. Maklum, cuma gunung itu yang dia kenal :D
    Agus Lenyot´s last blog post ..Perempuan Tua yang Tak Lelah Mencari Keadilan

  7. leonardo says:

    tentang tempat sampah, saya pun mungkin sepikiran dengan bli made. tergantung konteksnya kan?

    tapi saya orangnya keukeuh, pasti saya komplain kenapa pertanyaan tidak diberi ruang lingkup. *ceileh*

    haha.

    salam kenal, bli ;)

Leave a Reply

CommentLuv badge