Jalan Panjang Untuk Adiknya Nindi (6)

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya : Jalan Panjang Untuk Adiknya Nindi (5)

Ternyata ada satu kejutan besar untuk kami. Mungkin Tuhan sudah mengatur semuanya untuk kami. Istri saya ternyata hamil…..!!!! Jadi sebelum menjalani operasi, kami tetap berhubungan seperti biasa, tentunya berusaha di masa subur. Saya juga tetap minum obat yang diberikan oleh dokter. Seperti cerita sebelumnya, saya kemudian menjalani operasi.

Hari ketiga pasca operasi, saat kondisi saya masih sakit, belum bisa berjalan dengan baik, bahkan untuk rebahan dan bangun saja rasanya masih sakit luar biasa. Jadi saat itu saya masih perlu bantuan dan tentunya perhatian dari istri. Tapi sore itu, ketika saya minta tolong dikupasin buah, istri saya malah seperti enggan, katanya dia merasa sangat lelah dan lemas. Saya sempat merasa sedikit kesal, padahal istri saya melakukan pekerjaan berat dan juga kondisi saya masih seperti itu tetapi dia malah seperti tidak memperhatikan saya sore itu. Untunglah saya kami tidak sampai bertengkar. Di sekitar hari itu istri saya juga mengatakan sangat ingin makan di Pizza Hut, tumben. Keesokan harinya kami pun makan di Pizza Hut.

Istri saya pun sudah terlambat datang bulan sekitar 5 hari, tapi kami sama sekali tidak berpikiran bahwa dia hamil. Karena sebelumnya sudah pernah terlambat sampai 7 hari tapi ternyata tidak hamil. Jadi kami pasrah saja, apalagi saya baru saja menjalani operasi Varikokel. Jadi sekali lagi, kami sama sekali tidak kepikiran tentang hamil. Sampai akhirnya, tanda-tanda terlambat datang bulan semakin nyata. Kalau tidak salah istri saya sudah terlambat 8 hari. Saya tetap tidak mengijinkan dia melakukan tes, karena takut kecewa seperti bulan-bulan sebelumnya.

Suatu sore, kalau tidak salah hari ke 8 atau ke 9, tanpa sepengetahuan saya, istri saya membeli tes pack untuk memeriksa. Dia tes sendiri dirumah, yang tahu cuma anak saya, Nindi. Hasilnya ternyata positif!!! Dia kemudian menelepon saya, dan saya hampir menangis tidak percaya. Tuhan memberikan kami anugerah ini kembali. Tapi kami belum yakin 100% dan tetap bersiap untuk kemungkinan terburuk, kami kemudian ke dokter yang dekat rumah di tempat istri saya bekerja. Ya, memang istri saya sudah hamil. Luar biasa, saya benar-benar bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kami. Perjalanan yang berliku dan cukup melelahkan bagi kami.

Melalui tulisan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua dokter, khususnya dokter kandungan dan dokter urologi yang telah membantu kami sejauh ini. Juga terima kasih kepada semua kerabat dan teman atas semua doa dan dukungan yang diberikan kepada kami. Termasuk dokter IMCW yang memberikan jalan ketika saya merasa sudah hampir tersesat.

Sekali lagi, terima kasih semuanya…

Saat menulis ini, umur kehamilan istri saya sudah hampir 8 bulan. Sejauh ini semua lancar, menurut dokter kandungan kondisi istri dan janinnya sehat serta bagus, hasil pemeriksaan dokter jenis kelaminnya laki-laki. Kami selalu berdoa semoga semua baik-baik saja.

Terima kasih tuhan..

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

7 thoughts to “Jalan Panjang Untuk Adiknya Nindi (6)”

  1. ‘Saat menulis ini, umur kehamilan istri saya sudah hampir 8 bulan…’ 3 Mei 2016 kalo ndak salah Tulisannya. Artinya… Nindi dah punya adik dong ya Bli Made ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *