Ide Tulisan itu Seperti Jelangkung

Pernah main jelangkung? Anda mungkin masih ingat dengan bagaimana mantranya. Nah, disana kurang lebih ada kalimat seperti ini : “datang tak dijemput, pulang tak diantar“. Apa hubungannya dengan blog?

Tentu saja ada, khususnya kalimat diatas. Kalimat itu sepertinya cocok sekali untuk menggambarkan ide tulisan blog yang beterbangan di atas kepala. Ide tulisan di blog itu layaknya jelangkung, datang dan pergi dengan tiba-tiba tanpa kita sadari.

Seperti yang saya alami sesaat sebelum menulis ini. Sembari blogwalking saya menemukan sebuah ide bagus untuk dijadikan tulisan di blog. Karena takut ide itu menghilang, langsung saja saya login di dashboard dan berencana untuk menulis untuk disimpan di draft.

Sambil menunggu loading ketika login, saya kembali ke salah satu tulisan lainnya di Google Reader saya. Setelah itu saya kembali ke dashboard blog ini. Tapi apa yang terjadi, saya sudah lupa apa yang ingin saya tuliskan tadi. Saya berusaha mengingatnya namun gagal. Semakin saya berusaha semakin saya lupa.

Maka, terbitlah tulisan ini..

Baca Juga:

I Gusti Agung Made Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

19 thoughts on “Ide Tulisan itu Seperti Jelangkung

  1. hahaha… saya punya tips, sama dengan apa yang pernah saya tulis di blog…
    Seandainya ide itu datang ketika sedang berhadapan dengan laptop, sebaiknya jangan login atau konek ke internet hanya untuk menuangka ide. Tapi buka Notepad/Word untuk mencatat dan simpan.
    Sedang seandainya berada dalam kondisi mobile (tanpa laptop) apalagi dalam kondisi berkendara, catat ide dalam Notes pada Ponsel. Bisa juga catat dalam bentuk sms, kirim ke nomor modem yang kita punya.
    Dijamin gak ilang idenya… :p

    1. wah ide yang bagus nih. betul … betul… saya juga kadang gitu. kalau ada ide, ditulis dulu di word, biasanya laptop gak dalam kondisi terkonek internet. abis itu baru di publish deh tulisan nya
      :)

  2. Saya biasanya menyimpan di WLW, soalnya jarang menulis langsung di dasbor WordPress. Tapi malas juga melanjutkan tulisan yang sudah kadung lewat, biar saja seperti itu :).

  3. kalau langsung aku nulis di dashboard jarang aku lakukan (karena yakin kalau tulisanku gak akan bisa selesai dalam sekali nulis) biasanya memang aku simpen di word nanti lain waktu aku terusin lagi dan biasanya nyambung meski rada mengeryitkan dahi :???: :grin: .
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *