Ibu, Maafkan Saya

July 6th, 2010 by imadewira Leave a reply »

Kini saya sudah menjadi seorang ayah. Sebuah pengalaman hidup yang baru bagi saya. Dan saya sangat bersyukur serta berterima kasih kepada Tuhan atas apa yang telah saya peroleh sejauh ini, Tuhan begitu baik hati kepada saya dan pada orang-orang yang saya sayangi.

Momen melahirkan dan memiliki seorang anak tak akan pernah bisa diceritakan dengan lengkap lewat kata-kata. Khususnya momen dan detik-detik melahirkan. Ketika si kecil belum lahir dan ketika istri saya sedang mengalami masa yang penuh rasa sakit itu, saya sempat teringat satu hal.

Saya menangis dan teringat akan ibu saya di rumah. Dalam hati saya memohon ampunan kepada beliau, kini saya tahu bagaimana rasanya melahirkan seorang anak. Ya walaupun bukan saya yang mengalami, tapi melihat penderitaan istri saya, rasanya sudah cukup bagi saya untuk tahu bagaimana sakitnya.

Saya memang belum pernah menyakiti ibu saya secara fisik, berkata kasar pun rasanya tidak pernah. Tetapi bertengkar biasa tentu saja pernah, ditambah lagi mungkin kenakalan masa kecil. Hingga kini apapun yang saya lakukan rasanya tak akan pernah bisa membayar hutang nyawa saya kepada ibu.

Ibu, Maafkan Saya..

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

6 comments

  1. zee says:

    Sama halnya ketika saya menggeliat2 menahan sakit waktu mau lahiran. Sakitnya bukan main karena memang ada miom gede di dalam. Saya lihat wajah suami saya tegang & cemas, dan ada rona yang berbeda yang belum pernah saya lihat. Ya, kita tentu tahu rona apa itu. Dia terpana dan terharu melihat betapa sakitnya istrinya saat mau melahirkan.
    Sama. Jadi ingat mami saya juga waktu itu.

  2. semua ibu pasti memaafkan apapun kesalahan kita dan jangan sampai terulang lagi.semoga sukses selalu dan saya tunggu kunjungan anda di website saya.thx

  3. Saya banyak banget bikin dosa kepada Ibu. Mendebat nasehat Ibu sering banget saya lakukan, karena menurut saya Ibu ndak selalu benar. Hehe!

    Tapi di balik itu semua, saya akan selalu mendoakannya biar selalu diberkati oleh-Nya. :)

Leave a Reply

CommentLuv badge