Harus Percaya Pada Siapa?

April 27th, 2013 by I Gusti Agung Made Wirautama Leave a reply »

Katanya sekarang ini jaman demokrasi, katanya sekarang ini jaman reformasi, katanya sekarang ini jaman bebas. Tapi apa sebenarnya yang kita rasakan sekarang? Apakah hidup di Indonesia sudah memuaskan, apakah pemerintah dan aparat penegak hukum sudah memberi jaminan keamanan, apakah pejabat sudah memberikan kesejahteraan, silahkan dijawab sendiri. Jawaban setiap orang tentu bisa berbeda.

Tapi yang jelas bagi saya, di jaman sekarang ini kita rasanya sulit untuk menentukan harus percaya kepada siapa. Apakah kita bisa percaya kepada pemerintah untuk menjalankan negara ini dengan jujur dan penuh tanggung jawab? Rasanya sulit untuk bisa percaya. Saya tidak tahu apakah sudah ada survey di masyarakat tentang sejauh mana rakyat percaya kepada pemerintah saat ini. Tapi secara kasat mata, tidak sedikit pejabat yang tersangkut kasus korupsi. Tidak sedikit pejabat seperti gubernur, bupati, walikota yang ketika selesai menjabat malah menjadi pesakitan di pengadilan. Ya walaupun mungkin setelah diadili tidak semuanya masuk penjara.

Dengan banyaknya kasus korupsi seperti itu, rasanya sulit bagi kita untuk percaya kepada pejabat pemerintah. Apalagi sudah menjadi rahasia umum bahwa tindakan KKN sudah begitu melekat dan seperti membudaya di instansi pemerintah. Ini semakin menambah rasa tidak percaya kita kepada pemerintah.

Baiklah ini memang negara hukum. Setiap tindakan salah akan dihadapkan kepada hukum, apalagi tindakan korupsi yang konon merupakan musuh bersama. *entah musuh bersama atau sahabat bersama. Tapi apakah kita bisa percaya pada hukum? Saya rasa rakyat biasa seperti saya masih sulit untuk percaya pada hukum. Kita tentu sudah sering melihat di televisi tentang bagaimana wajah hukum di Indonesia.

Mereka yang buta hukum dan tidak memiliki kekuatan ekonomi akan begitu lemah di hadapan penegak hukum. Bahkan kadangkala rasanya cukup banyak hukuman yang seperti tidak masuk akal. Misalnya ketika seorang pencuri ayam mendapat hukuman sekian bulan penjara sedangkan para koruptor masih bisa “melawan” tuntutan hukum dengan menyewa pengacara dan ujung-ujungnya tidak jelas apakah mereka jadi di penjara atau tidak. Lucunya lagi, ketika di penjara pun mereka masih bisa curang. Kalau sudah begini apakah kita masih bisa percaya pada hukum yang akan memberikan keadilan bagi semua orang?

Selanjutnya, ketika hukum terlihat sudah tidak adil lagi, tentu akan ada media massa yang memberitakan hal itu. Selama ini pun media massa yang berjasa memberitakan berbagai hal tentang prilaku para pejabat yang terkena kasus hukum. Tetapi, ternyata media massa tidak semuanya benar-benar independen. Konon ada pihak yang berkepentingan yang ikut menyetir media tersebut. Ada yang mengatur tentang mana yang bisa diberitakan dan mana yang haram untuk dipublikasikan.

Dengan semua keadaan ini, lalu kepada siapakah kita harus memberikan kepercayaan? Terakhir, mungkin hanya Tuhan yang bisa kita percaya.

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

6 comments

  1. Zizy Damanik says:

    Saya terus terang tak.tahu lagi harus percaya pada siapa. Para aparat saling berperang, konon juga menyerang membabibuta demi dendam pribadi. Pemerintah, tidak jauh beda. Semua bisa diatur. Bisa dibeli.
    Duh strezzzzzz mikirnya heheheee…

    • imadewira says:

      @Zizy Damanik : sebenarnya begitulah keadaan negara kita, tapi kalau dipikir lagi, apa memang kita perlu memikirkan negara ini sementara pemimpin yg seharusnya memikirkan itu malah sibuk mengurus diri sendiri.

  2. DV says:

    Tuhan.. tuhan yang mana Bli yang bisa kita percaya… Alamatnya harus jelas biar kepercayaan kita diantar ke tuhan dengan baik oleh tukang posnya hehehe

  3. Cahya says:

    Sebentar lagi pilkada, ayo kita pilih, mungkin sudah ada banyak setoran uang ke kas. Karena di sana masih kental politik uangnya, dan sudah jadi rahasia umum.
    Cahya´s last blog post ..Laporkan Scam Lokal via Penipuan SMS Berhadiah

Leave a Reply

CommentLuv badge