<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 06:16:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kelemahan BlackBerry Messenger</title>
		<link>http://imadewira.com/kelemahan-blackberry-messenger/</link>
		<comments>http://imadewira.com/kelemahan-blackberry-messenger/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 03:25:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips dan Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry messenger]]></category>
		<category><![CDATA[handphone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2650</guid>
		<description><![CDATA[Saya adalah salah satu pengguna ponsel yang katanya cerdas yaitu BlackBerry. Sebelum memutuskan untuk membeli ponsel ini tentu saja saya sudah membaca beberapa review tentang produk BlackBerry. Konon salah satu keunggulan ponsel BlackBerry adalah dalam bidang push email. Juga ada fasilitas messenger yang khusus hanya bisa digunakan oleh pengguna BlackBerry yaitu BlackBerry Messenger. Setelah setahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah salah satu pengguna ponsel yang katanya cerdas yaitu BlackBerry. Sebelum memutuskan untuk membeli ponsel ini tentu saja saya sudah membaca beberapa review tentang produk BlackBerry. Konon salah satu keunggulan ponsel BlackBerry adalah dalam bidang push email. Juga ada fasilitas messenger yang khusus hanya bisa digunakan oleh pengguna BlackBerry yaitu BlackBerry Messenger.</p>
<p><span id="more-2650"></span>Setelah setahun lebih menggunakan ponsel BlackBerry ini, saya cukup puas. Dalam artian apa yang saya harapkan sebelum membeli BlackBerry sudah terpenuhi, semua fitur yang dijanjikan berjalan cukup lancar. Walaupun terkadang koneksi internet ngadat, tapi sepertinya itu lebih karena pengaruh provider apa yang kita gunakan.</p>
<p>Saya menggunakan kartu XL yang sebenarnya sudah sekian kali membuat kecewa. Sempat saya ingin mengganti kartu dan berpindah ke lain hati yang katanya kenceng koneksi internetnya. Tapi niat itu sementara itu saya urungkan karena malas kalau berganti nomor ponsel lagi. Ya kecuali saya harus merogoh kantong lagi untuk membeli satu ponsel biasa agar kartu XL saya tetap aktif.</p>
<p>Nah untuk urusan email di BlackBerry, semuanya berjalan lancar. Karena fitur ini memang yang saya cari, jadinya saya cukup puas karena komunikasi saya via email untuk urusan kantor tidak ada masalah. Begitu juga notifikasi komentar di blog dan jejaring sosial, semuanya lancar.</p>
<p>Namun sayangnya saya merasa kurang puas dengan layanan BlackBerry Messenger. Memang pada awalnya saya membeli BlackBerry bukanlah untuk menikmati layanan BlackBerry Messenger, tapi karena fasilitas ini ada ya saya gunakan saja. Karena jujur saja, beberapa orang saya lihat membeli BlackBerry hanya karena tergiur agar bisa chatting di BlackBerry Messenger, ya itu terserah mereka.</p>
<p>Kembali tentang ketidakpuasan saya dengan BlackBerry Messenger, hal ini disebabkan karena menurut saya layanan BlackBerry Messenger memiliki beberapa kelemahan atau kekurangan yang menyebabkan komunikasi menjadi tidak lancar atau bahkan menimbulkan miskomunikasi antara saya dan orang lain.</p>
<p>Berikut ini kelemahan atau kekurangan BlackBerry Messenger menurut saya :</p>
<ol>
<li>Tidak ada report apakah pesan sudah terkirim atau belum, kalaupun ada kita tidak bisa memastikan apakah pesan itu sudah sampai atau belum.</li>
<li>Tidak ada status apakah BlackBerry Messenger (BBM) orang lain sedang OFF atau ON. Karena kalau masa waktu layanan BlackBerry dari provider sudah habis maka otomatis kita tidak bisa menggunakan layanan BlackBerry Messenger dari ponsel BlackBerry kita, jadi bisa dikatakan itu dalam kondisi OFF, tapi pada BlackBerry orang lain kita akan terlihat tetap bisa menerima pesan, padahal pesan itu tidak akan bisa kita terima.</li>
<li>Pesan yang terkirim bisa terbalik dengan yang diterima. Artinya ketika chatting dengan seseorang di BlackBerry Messenger, urutan pesan yang muncul ponsel kita dan orang lain bisa berbeda. Hal ini tentu saja membuat pembicaraan menjadi tidak nyambung, bahkan menimbulkan masalah kalau sedang membicarakan sesuatu yang penting.</li>
</ol>
<p>Itulah beberapa kelemahan atau kekurangan pada layanan BlackBerry Messenger yang saya alami selama menggunakan ponsel BlackBerry. Namun walaupun begitu, belum ada niat saya untuk menjualnya dan berganti ke ponsel lain. Selain karena memang layanan BlackBerry Messenger memang bukan tujuan utama saya, juga karena belum ada budget untuk berganti ke ponsel lain.</p>
<p><em>Adakah pengguna BlackBerry lain yang mengalami seperti yang saya alami?</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/tampilan-sms-seperti-chatting-pada-blackberry/' title='Tampilan SMS Seperti Chatting Pada BlackBerry'>Tampilan SMS Seperti Chatting Pada BlackBerry</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/cara-menghilangkan-kode-pengaman-security-check-di-facebook/' title='Cara Menghilangkan Kode Pengaman / Security Check di Facebook'>Cara Menghilangkan Kode Pengaman / Security Check di Facebook</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fkelemahan-blackberry-messenger%2F&amp;title=Kelemahan%20BlackBerry%20Messenger" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/kelemahan-blackberry-messenger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bersikap Kepada Pengemis</title>
		<link>http://imadewira.com/bersikap-kepada-pengemis/</link>
		<comments>http://imadewira.com/bersikap-kepada-pengemis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 09:06:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pengemis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2657</guid>
		<description><![CDATA[Kejadian ini saya lihat kemarin, ketika saya berhenti di traffic light persimpangan jalan Sunset Road dan jalan Imam Bonjol. Belakangan ini disana memang semakin banyak pengemis, entah apa penyebabnya. Yang lebih menyedihkan sebagian besar dari pengemis itu adalah anak kecil, mungkin umurnya sekitar 5 atau 6 tahun. Ditambah lagi pengemis kecil itu menggendong anak umur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kejadian ini saya lihat kemarin, ketika saya berhenti di traffic light persimpangan jalan Sunset Road dan jalan Imam Bonjol. Belakangan ini disana memang semakin banyak pengemis, entah apa penyebabnya. Yang lebih menyedihkan sebagian besar dari pengemis itu adalah anak kecil, mungkin umurnya sekitar 5 atau 6 tahun. Ditambah lagi pengemis kecil itu menggendong anak umur dibawah 1 tahun yang tertidur pulas.</p>
<p><span id="more-2657"></span>Saya bahkan pernah melihat dalam kondisi hujan gerimis, para pengemis cilik itu masih mengemis disana dan menggendong bayi. Benar-benar kondisi yang membuat saya kasihan. Saya akui mereka telah berhasil membuat saya kasihan dan tujuan awal mereka telah berhasil dilaksanakan. Syukurlah rasa kasihan itu tidak sampai membuat saya memberikan uang atau sesuatu kepada mereka.</p>
<p>Saya telah menetapkan diri dalam hati saya tidak memberikan apa-apa lagi kepada pengemis. Saya setuju bahwa memberikan sesuatu kepada pengemis adalah tindakan yang kurang pas. Itu sama saja dengan mengajarkan yang tidak baik bagi mereka, mengajarkan pengemis untuk tetap menjadi pengemis. Tapi rasa kasihan tetap ada dalam hati saya. Justru karena kasihanlah saya tidak mau memberikan apa-apa kepada pengemis itu.</p>
<p>Nah, kejadian yang saya lihat kemarin itu adalah seorang Bapak pengendara motor membentak seorang pengemis cilik, entah apa yang dilakukan pengemis itu sehingga Bapak itu membentaknya. Saya cukup kaget melihat ada orang yang demikian tega membentak pengemis cilik itu. Mungkin Bapak itu punya alasan atau pengalaman buruk dengan pengemis. Dan mungkin pengemis telah membuatnya jengkel.</p>
<p>Tapi melihat kejadian itu saya merasa benar-benar kasihan, anak sekecil itu dibentak orang lain di tempat umum. Namun saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya hanya diam melihat kejadian yang terjadi sekilas di depan saya itu. Saya juga tidak bisa berkomentar lebih jauh tentang apakah Bapak itu salah atau tidak, apakah pengemis yang dibentak itu patut dibela atau tidak, saya tidak tahu. Tapi yang jelas, saya kasihan kepada pengemis itu.</p>
<p>Rasa kasihan yang mendalam kepada pengemis khususnya yang masih anak-anak apalagi balita dan bayi yang diajak mengemis saya rasakan semenjak saya memiliki anak. Entahlah, begitu melihat pengemis cilik itu apalagi yang seumuran anak saya, saya langsung teringat anak saya dirumah.</p>
<p>Saya selalu bersyukur bahwa saya dan anak saya diberikan nasib yang lebih baik dari pengemis itu. Maksud saya nasib yang lebih baik dalam pandangan saya, karena sebenarnya belum tentu pengemis itu setuju bahwa nasibnya dikatakan lebih buruk dari saya. Juga apa yang akan terjadi besok tidak pernah ada yang tahu. Jadi saya bersyukur terhadap apa yang sudah saya alami dan capai sampai detik ini.</p>
<p>Sebenarnya saya tidak ingin egois, rasa ingin membantu tentu saja ada. Tapi saya tidak bisa melakukan apa-apa untuk membantu pengemis itu. Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan untuk membantu pengemis itu adalah dengan diam. Diam? Ya, diam. Saya tidak akan memberi apa-apa kepada pengemis itu, dengan cara itu saya berharap pengemis itu akan berhenti melakukan pekerjaan mengemis dan mencari sesuatu hal lain yang bisa dijadikan sumber pencarian.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/3c-putri-impian/' title='3C &#8211; Putri Impian'>3C &#8211; Putri Impian</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/pengemis-dan-tukang-potong-rambut/' title='Pengemis dan Tukang Potong Rambut'>Pengemis dan Tukang Potong Rambut</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/pengempu/' title='Pengempu'>Pengempu</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/' title='Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak'>Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/lirik-lagu-anak-anak-gending-rare-daerah-bali/' title='Lirik Lagu Anak-Anak (Gending Rare) Daerah Bali'>Lirik Lagu Anak-Anak (Gending Rare) Daerah Bali</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fbersikap-kepada-pengemis%2F&amp;title=Bersikap%20Kepada%20Pengemis" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/bersikap-kepada-pengemis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jawaban Anak SD</title>
		<link>http://imadewira.com/jawaban-anak-sd/</link>
		<comments>http://imadewira.com/jawaban-anak-sd/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 05:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[murid]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah dasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2647</guid>
		<description><![CDATA[Gara-gara membaca blog lain yang menceritakan keluguan anak SD menjawab pertanyaan ketika ujian, saya jadi ingin ikut menceritakan pengalaman saya waktu SD dulu ketika menjawab pertanyaan. Kejadian yang saya masih ingat betul hingga saat ini. Bukan bermaksud sombong, tapi memang waktu SD saya termasuk murid yang cukup pintar dibanding teman yang lain. Saya hampir selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gara-gara membaca blog lain yang menceritakan keluguan anak SD menjawab pertanyaan ketika ujian, saya jadi ingin ikut menceritakan pengalaman saya waktu SD dulu ketika menjawab pertanyaan. Kejadian yang saya masih ingat betul hingga saat ini. Bukan bermaksud sombong, tapi memang waktu SD saya termasuk murid yang cukup pintar dibanding teman yang lain. Saya hampir selalu mendapat rangking 1 atau rangking 2 di kelas.</p>
<p><span id="more-2647"></span>Ada dua kejadian atau pertanyaan ketika ujian yang menurut saya unik. Saya merasa menjawab dengan benar tetapi guru menyalahkan jawaban saya. Yang pertama, saya lupa apa pertanyaannya, yang jelas jawaban yang benar seharusnya adalah &#8220;anak yang baik&#8221;. Tapi ketika itu saya merasa tidak ingin membuat jawaban yang sama dengan teman yang lain, saya ingin jawaban saya benar tapi lain dari yang lain.</p>
<p>Sebelumnya saya pernah menonton televisi dan mendengar kata &#8220;soleh&#8221; yang artinya baik. Jadi jawaban itulah yang saya gunakan, saya menjawab &#8220;anak yang soleh&#8221;. Tapi ketika tiba saatnya diperiksa oleh guru, jawaban saya langsung disalahkan. Anda tahu kenapa?</p>
<p>Ya, di Bali atau dalam bahasa Bali, &#8220;soleh&#8221; itu artinya &#8220;aneh&#8221;. Guru mungkin mengira saya menjawab menggunakan kosakata bahasa Bali atau mungkin guru saya waktu itu tidak tahu arti kata &#8220;soleh&#8221; yang saya maksud. Jadi sukseslah jawaban saya disalahkan, padahal saya merasa bisa menjawabnya. Sayangnya waktu SD itu mental saya belum berani untuk komplain atau menjelaskan kepada guru tentang apa yang saya maksud. Lagipula salah saya sendiri yang coba-coba menggunakan kata lain.</p>
<p>Kejadian kedua adalah ketika ada pertanyaan &#8220;tempat sampah seharusnya diletakkan di &#8230;. ?&#8221;. Saya ingat waktu SD itu di depan setiap kelas selalu tersedia tong sampah (hasil karya kami yang terbuat dari kayu dan bambu, di cat dan ada hiasannya). Jadi pertanyaan itu saya jawab &#8220;di depan kelas&#8221;.</p>
<p>Tapi apa daya, ketika diperiksa dan dibahas oleh guru jawaban yang benar adalah di belakang sekolah. Memang waktu itu di belakang gedung sekolah kami itulah sampah dikumpulkan dan dibakar. Kata guru tempat sampah itulah maksudnya, masa mau diletakkan di depan kelas. Tapi jawabannya yang saya kira adalah tong sampah yang ada di depan kelas itu. Lagi-lagi guru tidak mengerti maksud saya, atau pertanyaannya yang kurang jelas. Dan sekali lagi saya tidak berani berdebat dan mempermasalahkan hal itu.</p>
<p>Pengalaman lain mungkin tentang teman saya, sebenarnya adik kelas sih. Cerita ini masih menjadi lelucon hingga sekarang di lingkungan saya. Teman saya ini, sebut saja namanya J, dengan percaya diri menjawab pertanyaan &#8220;Menteri Olahraga adalah &#8230; ? &#8221; dengan jawaban &#8220;Neked Suyasa&#8221;. Bapak Neked atau guru olahraga kami, namanya memang sangat terkenal di daerah kami.</p>
<p>Dia juga pernah menjawab pertanyaan &#8220;Umat beragama Islam bersembahyang di &#8230; ?&#8221; dengan jawaban &#8220;BTN&#8221;. BTN itu nama perumahan pertama yang ada di daerah kami, disanalah pertama kali ada Masjid karena sebagian penduduknya umat muslim. Maka sekarang, kedua cerita itu masih sering menjadi bahan tertawaan kami.</p>
<p>Anda mungkin juga punya cerita lucu dan unik tentang kepolosan sewaktu duduk di bangku SD, yuk sharing..<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/tawuran-dan-solidaritas/' title='Tawuran dan Solidaritas'>Tawuran dan Solidaritas</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fjawaban-anak-sd%2F&amp;title=Jawaban%20Anak%20SD" id="wpa2a_6"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/jawaban-anak-sd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mencegah Batu Ginjal</title>
		<link>http://imadewira.com/tips-mencegah-batu-ginjal/</link>
		<comments>http://imadewira.com/tips-mencegah-batu-ginjal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 03:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[ESWL]]></category>
		<category><![CDATA[ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[URS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2630</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum saya menuliskan tips mencegah batu ginjal, saya tekankan disini saya bukanlah seorang dokter atau pun berkecimpung di bidang kesehatan. Tips mencegah batu ginjal ini coba saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya sebagai seorang pasien yang menderita batu ginjal. Cerita selengkapnya tentang bagaimana pengalaman saya dengan batu ginjal dan batu pada ureter serta operasi URS (Ureteroscopy) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2012/01/batu-ginjal-ureter.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2644" title="batu-ginjal-&amp;-ureter" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2012/01/batu-ginjal-ureter.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Sebelum saya menuliskan tips mencegah batu ginjal, saya tekankan disini saya bukanlah seorang dokter atau pun berkecimpung di bidang kesehatan. Tips mencegah batu ginjal ini coba saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya sebagai seorang pasien yang menderita batu ginjal.</p>
<p><span id="more-2630"></span>Cerita selengkapnya tentang bagaimana pengalaman saya dengan batu ginjal dan batu pada ureter serta operasi <a href="http://www.mitrakeluarga.com/bekasibarat/urs-ureterorenoscopy/" target="_blank">URS</a> (Ureteroscopy) dan <a href="http://indonesiaindonesia.com/f/14197-eswl-menghancurkan-batu-ginjal-luar-tubuh/" target="_blank">ESWL</a> (Extracorporeal Shock Wave Lithotriptor) yang saya jalani, silahkan simak link dibawah ini :</p>
<ul>
<li><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/</a></li>
<li><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/</a></li>
<li><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/</a></li>
</ul>
<p>Tips mencegah batu ginjal ini saya dapatkan dari dokter yang menangani saya ketika mengalami batu ginjal beberapa waktu yang lalu. Dokter memberikan tips ini kepada saya setelah saya menjalani operasi URS dan ESWL untuk menghilangkan batu pada ginjal dan ureter saya. Dan berikut ini adalah tips mencegah batu ginjal yang disarankan oleh dokter kepada saya :</p>
<ol>
<li>Banyak minum air putih, minimal 3 liter per hari, kalau bisa sampai 4 liter</li>
<li>Banyak olahraga terutama lari, kalau bisa minimal 3 kali seminggu. Kalau bisa olahraga yang banyak loncat-loncat.</li>
<li>Kurangi/hindari makan daging (kambing, babi, sapi) dan juga jeroan (mengandung asam urat).</li>
<li>Kurangi/hindari makan ikan laut, kalau terpaksa kurangi garamnya</li>
<li>Hindari makan kacang-kacangan</li>
</ol>
<p>Mohon maaf saya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut tentang tips mencegah batu ginjal ini. Yang jelas saya sendiri setelah sembuh akan mencoba menjalan saran dari dokter yang menangani saya itu dan semoga batu ginjal saya itu tidak kambuh lagi.</p>
<p>Foto diambil dari <a href="http://annurhospital.com/web/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=128:batu-ginjal&amp;catid=51:healthy-news&amp;Itemid=119" target="_blank">annurhospital.com</a><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/' title='Alasan Memilih Bulutangkis'>Alasan Memilih Bulutangkis</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Ftips-mencegah-batu-ginjal%2F&amp;title=Tips%20Mencegah%20Batu%20Ginjal" id="wpa2a_8"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/tips-mencegah-batu-ginjal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru 2012</title>
		<link>http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2012/</link>
		<comments>http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 01:36:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2620</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Selamat Tahun Baru&#8221; &#8220;Happy New Year&#8221; &#8220;Rahajeng Warsa Anyar&#8221; Baca Juga: Selamat Tahun Baru 2010 Nothing Special, Just Another Busy Monday Catatan Akhir Tahun 2011 Tahun Baru dan Kembang Api Selamat Tahun Baru 2011]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align: center;">&#8220;Selamat Tahun Baru&#8221;</h2>
<h2 style="text-align: center;">&#8220;Happy New Year&#8221;</h2>
<h2 style="text-align: center;">&#8220;Rahajeng Warsa Anyar&#8221;</h2>
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2010/' title='Selamat Tahun Baru 2010'>Selamat Tahun Baru 2010</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/nothing-special-just-another-busy-monday/' title='Nothing Special, Just Another Busy Monday'>Nothing Special, Just Another Busy Monday</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/' title='Catatan Akhir Tahun 2011'>Catatan Akhir Tahun 2011</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tahun-baru-dan-kembang-api/' title='Tahun Baru dan Kembang Api'>Tahun Baru dan Kembang Api</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2011/' title='Selamat Tahun Baru 2011'>Selamat Tahun Baru 2011</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fselamat-tahun-baru-2012%2F&amp;title=Selamat%20Tahun%20Baru%202012" id="wpa2a_10"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Akhir Tahun 2011</title>
		<link>http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/</link>
		<comments>http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:08:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[2011]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[kilas balik]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2615</guid>
		<description><![CDATA[Mumpung masih tahun 2011 yang beberapa jam lagi akan berganti ke tahun 2012, tidak ada salahnya saya mencoba membuat catatan kecil tentang apa saja yang sudah saya alami di tahun 2011 ini. Sebenarnya tidak banyak hal yang bisa saya ceritakan, karena semuanya di tahun 2011 ini berjalan lancar. Semuanya menyenangkan atau setidaknya memberikan makna dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mumpung masih tahun 2011 yang beberapa jam lagi akan berganti ke tahun 2012, tidak ada salahnya saya mencoba membuat catatan kecil tentang apa saja yang sudah saya alami di tahun 2011 ini. Sebenarnya tidak banyak hal yang bisa saya ceritakan, karena semuanya di tahun 2011 ini berjalan lancar. Semuanya menyenangkan atau setidaknya memberikan makna dan pengalaman baru bagi saya.</p>
<p><span id="more-2615"></span>Beberapa kejadian penting dan berkesan yang saya ingat dimulai dari ulang tahun pertama putri saya tanggal 22 Februari 2011. Acaranya sederhana namun berkesan bagi saya dan istri, sebagai penanda setahun kami bertiga sebagai sebuah keluarga kecil yang bahagia.</p>
<p>Momen-momen selanjutnya bersama istri dan putri saya semuanya berkesan. Itulah yang membuat saya semakin mensyukuri apa yang sudah saya peroleh selama menjalani hidup ini, khususnya setelah berkeluarga.</p>
<p><a href="http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/" target="_blank">http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/</a></p>
<p>Catatan lainnya adalah ketika kami, saya dan istri memutuskan untuk tidak menggunakan jasa pengempu lagi setelah pengempu anak kami berhenti bekerja sejak beberapa bulan yang lalu. Keputusan yang terlihat sederhana namun sebenarnya kami membutuhkan waktu beberapa lama untuk memutuskan hal itu, karena berbagai hal yang cukup sensitif yang harus kami pertimbangkan. Dan syukurnya, keputusan itu, setidaknya hingga saat ini terbukti tepat.</p>
<p><a href="http://imadewira.com/pengempu/" target="_blank">http://imadewira.com/pengempu/</a></p>
<p>Dan catatan terakhir sekaligus yang terpenting tahun ini adalah operasi URS dan ESWL yang saya jalani beberapa minggu yang lalu. Sebuah pengalaman yang cukup berat namun sangat berharga bagi saya. Pengalaman ini menyadarkan arti pentingnya kesehatan. Juga mengingatkan saya bahwa kita harus tetap tenang dan ikhlas menjalani sebuah cobaan dalam hidup.</p>
<p><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/</a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/</a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/</a></p>
<p>Mungkin itu sebagian hal yang saya ingat di tahun 2011 ini. Esok, di tahun 2012, saya tidak berharap banyak. Saya cuma menginginkan bisa menjalani hari lebih baik lagi dibanding tahun 2011. Bisa menjadi anak sekaligus orang tua yang lebih baik lagi, bisa lebih bersyukur lagi atas apa yang telah saya raih.</p>
<p>Walaupun kata orang tahun baru hanyalah sebuah perubahan angka, tapi setidaknya semangat dan optimisme menjalani hidup ini mungkin bisa ikut terbarukan. Jadi, ayo kita sambut tahun baru 2012.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/kilas-balik-tahun-2010/' title='Kilas Balik Tahun 2010'>Kilas Balik Tahun 2010</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2012/' title='Selamat Tahun Baru 2012'>Selamat Tahun Baru 2012</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tahun-baru-dan-kembang-api/' title='Tahun Baru dan Kembang Api'>Tahun Baru dan Kembang Api</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2011/' title='Selamat Tahun Baru 2011'>Selamat Tahun Baru 2011</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tulisan-akhir-tahun/' title='Tulisan Akhir Tahun?'>Tulisan Akhir Tahun?</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fcatatan-akhir-tahun-2011%2F&amp;title=Catatan%20Akhir%20Tahun%202011" id="wpa2a_12"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru dan Kembang Api</title>
		<link>http://imadewira.com/tahun-baru-dan-kembang-api/</link>
		<comments>http://imadewira.com/tahun-baru-dan-kembang-api/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 01:05:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[kembang api]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2612</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terasa tahun baru 2012 sudah beberapa hari lagi, baru kemarin rasanya tahun baru 2011. Seperti tahun-tahun sebelumnya orang-orang pun melakukan berbagai hal menyambut pergantian tahun. Begitu juga di Bali, turis baik asing maupun domestik menyerbu Bali yang merupakan salah satu objek wisata yang sudah terkenal. Eh, tapi saya bukan ingin membicarakan itu. Saya ingin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terasa tahun baru 2012 sudah beberapa hari lagi, baru kemarin rasanya tahun baru 2011. Seperti tahun-tahun sebelumnya orang-orang pun melakukan berbagai hal menyambut pergantian tahun. Begitu juga di Bali, turis baik asing maupun domestik menyerbu Bali yang merupakan salah satu objek wisata yang sudah terkenal. Eh, tapi saya bukan ingin membicarakan itu.</p>
<p><span id="more-2612"></span>Saya ingin membicarakan tentang kembang api, mercon, petasan yang merupakan salah satu ciri khas dalam menyambut tahun baru. Biasanya di malam tahun baru, khususnya menjelang tengah malam apalagi tepat ketika pergantian tahun, kita sudah lumrah mendengar suara terompet dan ledakan petasan serta kembang api.</p>
<p>Tapi apa yang terjadi di Bali khususnya sejak dua tahun lalu menurut saya sudah berlebihan. Kembang api sudah dijual lebih dari sebulan sebelum tahun baru. Masyarakat pun sudah mulai bermain kembang api jauh hari sebelum tahun baru. Seperti tidak mengenal waktu, malam, siang, sore, pagi, ada saja suara petasan dan kembang api yang terdengar.</p>
<p>Di jejaring sosial tidak sedikit yang saya baca yang mengecam mereka yang sudah bermain kembang api jauh sebelum tahun baru. Saya pun maklum, bahkan saya sendiri sebenarnya cukup terganggu dengan suara-suara petasan dan kembang api yang tidak kenal waktu itu. Apalagi saya adalah salah satu orang tua yang masih memiliki balita.</p>
<p>Tapi sementara ini saya belum sampai melakukan komplain secara langsung kepada tetangga atau siapapun yang bermain kembang api. Perasaan jengkel masih saya simpan dalam hati, karena marah-marah sepertinya tidak ada gunanya. Walaupun kadang saya tetap kaget dengan suara kembang api dan petasan itu. Rasanya seperti sedang berada di medan perang.</p>
<p>Saya juga mencoba membayangkan bagaimana jika saya berada di posisi mereka, menjadi orang tua yang memiliki anak laki-laki yang merengek meminta dibelikan petasan. Di rumah, kebetulan saya memiliki dua keponakan laki-laki. Untunglah kakak saya sudah berkomitmen untuk tidak mengijinkan mereka membeli dan bermain kembang api, kecuali tiba saatnya nanti menjelang tahun baru. Saya rasa ini langkah bagus untuk memulai sesuatu dari diri sendiri di tingkat keluarga.</p>
<p>Harga kembang api selain cukup mahal untuk dijadikan mainan sehari-hari bagi anak kecil, juga cukup berbahaya jika tanpa pengawasan orang dewasa. Bahkan dimainkan oleh orang dewasa pun belum tentu aman sepenuhnya, saya tetap memiliki sedikit rasa khawatir. Untunglah selama ini di setiap malam tahun baru tidak ada kejadian apa-apa yang kami alami ketika bermain kembang api.</p>
<p>Namun saya tidak munafik, bermain kembang api memang mengasikkan. Mendengar suara ledakan dan kembang api yang bertaburan di malam hari memang menyenangkan. Tapi ketika sesuatu yang mengasikkan itu dilakukan secara berlebihan, tentunya itu tidak baik. Mohon maaf ini hanya opini saya, apa yang rasa berlebihan itu hanya menurut saya pribadi dan jika mungkin bagi orang lain itu masih wajar ya silahkan.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/' title='Catatan Akhir Tahun 2011'>Catatan Akhir Tahun 2011</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2011/' title='Selamat Tahun Baru 2011'>Selamat Tahun Baru 2011</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/kilas-balik-tahun-2010/' title='Kilas Balik Tahun 2010'>Kilas Balik Tahun 2010</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tulisan-akhir-tahun/' title='Tulisan Akhir Tahun?'>Tulisan Akhir Tahun?</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/page-rank-3-kado-tahun-baru/' title='Page Rank 3 : Kado Tahun Baru'>Page Rank 3 : Kado Tahun Baru</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Ftahun-baru-dan-kembang-api%2F&amp;title=Tahun%20Baru%20dan%20Kembang%20Api" id="wpa2a_14"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/tahun-baru-dan-kembang-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</title>
		<link>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/</link>
		<comments>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[ESWL]]></category>
		<category><![CDATA[kencing]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit BaliMed]]></category>
		<category><![CDATA[urine]]></category>
		<category><![CDATA[URS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2596</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 13 Desember 2011 Tiba juga saatnya untuk mengangkat selang dalam tubuh saya. Setelah menelepon Dokter GWK untuk memastikan, pukul 18.30 saya sudah tiba di RS BaliMed dan langsung masuk UGD untuk persiapan proses mengangkat selang. Saya menunggu cukup lama, sampai pukul 21.45 barulah akhirnya tindakan pengangkatan selang itu dilakukan. Sebenarnya tidak lama, hanya sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Selasa, 13 Desember 2011</strong></p>
<p>Tiba juga saatnya untuk mengangkat selang dalam tubuh saya. Setelah menelepon Dokter GWK untuk memastikan, pukul 18.30 saya sudah tiba di RS BaliMed dan langsung masuk UGD untuk persiapan proses mengangkat selang. Saya menunggu cukup lama, sampai pukul 21.45 barulah akhirnya tindakan pengangkatan selang itu dilakukan. Sebenarnya tidak lama, hanya sekitar 3 menit. Selang kecil sepanjang sekitar 30 cm itu dikeluarkan dari tubuh saya, melalui penis. Tidak terlalu sakit karena saya sudah dibius lokal pada penis. Terasa sakit sedikit saja dan agak geli. Saya lalu pulang dan membayar di RS BaliMed sekitar 3 juta. Saya tidak rawat inap lagi dan sudah bisa berjalan seperti biasa langsung setelah itu.</p>
<p><span id="more-2596"></span><strong>Rabu, 14 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya kembali istirahat total di rumah dan memastikan tidak ada pendarahan lagi karena besok Kamis rencananya saya kembali bekerja.</p>
<p><strong>Kamis, 15 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya ke kampus untuk bekerja mengendarai motor matic milik istri, jarak dari rumah sekitar 27 km. Sampai siang semuanya berjalan normal walaupun saya masih agak khawatir. Ruangan saya ada di lantai 2 dan toiletnya di lantai 1. Ketika kencing yang ketiga kalinya, mulai ada darah lagi walaupun sedikit. Lalu saya segera pulang untuk istirahat. Sore harinya masih ada darah namun sedikit, saya lalu memaksakan diri untuk mengajar ke Stikom Bali karena minggu lalu saya sudah tidak mengajar. Tapi saya diantar oleh istri saya naik mobil mertua.</p>
<p>Sepulang mengajar kondisi saya semakin buruk, urine bercampur darah semakin banyak dan ada gumpalan-gumpalan darah seperti minggu lalu. Saya benar-benar khawatir. Keadaan diperparah dengan istri saya yang juga ikut sakit, dia pusing dan mual sampai tidak berani melek. Malam sekitar pukul 20.00 saya memberanikan diri untuk menelepon Dokter GWK. Oleh Dokter saya kembali disuruh istirahat dan minum banyak air. Saya lalu disuruh membeli obat Calnex di apotik. Saya lalu diantar ke apotik oleh kakak saya lalu saya konsultasi dulu dengan dokter umum untuk memastikan nama obat yang saya beli.</p>
<p>Setelah meminum obat itu, kondisi saya membaik. Sekitar 1 jam kemudian pendarahan saya berhenti, tidak ada darah lagi pada air kencing saya. Kondisi istri saya juga membaik setelah diajak ke dokter oleh mertua saya. Sementara anak saya sempat &#8220;diungsikan&#8221; ke rumah kakak saya. Sekitar pukul 22.00 anak saya diajak kembali ke rumah karena dia sudah tertidur. Keadaan pun sudah tenang.</p>
<p><strong>Jumat, 16 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya memutuskan untuk tidak ke kampus walaupun tidak ada surat keterangan sakit dari Dokter. Saya kembali istirahat penuh di rumah.</p>
<p><strong>Sabtu, 17 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya memberanikan diri untuk mengajar ke Stikom Bali karena minggu lalu untuk kelas ini saya sudah tidak masuk. Dengan perasaan agak khawatir pendarahan lagi saya mencoba mengajar seperti biasa. Untunglah semua berjalan lancar dan tidak ada pendarahan lagi.</p>
<p><strong>Senin, 19 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya mencoba lagi masuk ke kampus dengan mengendarai sepeda motor. Dan syukurlah semua berjalan lancar, tidak ada keluhan atau pun pendarahan lagi.</p>
<p><strong>Selasa, 20 Desember 2011</strong></p>
<p>Hari Selasa malam saya datang kontrol lagi ke Dokter GWK untuk mengetahui kondisi saya. Awalnya saya berpikir batu di ginjal saya mungkin masih ada dan mungkin saja saya akan disuruh menjalani ESWL sekali lagi. Dan ternyata setelah di USG langsung oleh dokter GWK, hasilnya membuat saya lega. Kata Dokter GWK ginjal saya sudah tidak bengkak lagi dan batunya pun sudah tidak ada lagi. Saya sudah sembuh total.</p>
<p>Ketika di periksa kali ini saya sempat ngobrol lebih lama dengan Dokter GWK, mungkin karena saya pasien terakhir malam itu. Awalnya Dokter GWK menanyakan saya bekerja dimana dan lulusan mana. Saya bilang saya dosen komputer di STP Nusa Dua Bali dan lulusan ITATS, Surabaya. Dokter GWK ternyata juga lulusan Surabaya, di Universitas Airlangga. Dia juga sempat menjadi ketua organisasi Swastika disana. Wah ternyata sama-sama sempat jadi arek Suroboyo.</p>
<p>Dokter GWK juga mengatakan bahwa batu di ginjal itu tidak dijamin akan hilang selamanya karena itu merupakan sisa metabolisme tubuh kita. Dokter GWK memberikan beberapa tips kepada saya untuk mencegah batu itu tumbuh lagi. Tipsnya adalah :</p>
<ol>
<li>Minum air putih minimal 3 liter per hari, kalau bisa sampai 4 liter</li>
<li>Banyak olahraga terutama lari, kalau bisa minimal 3 kali seminggu</li>
<li>Hindari makan daging (kambing, babi, sapi) dan juga jeroan</li>
<li>Hindari makan ikan laut, kalau terpaksa kurangi garamnya</li>
<li>Hindari makan kacang-kacangan</li>
</ol>
<p>Sepertinya tidak terlalu sulit untuk saya lakukan. Dokter GWK juga meresepkan obat herbal untuk batu ginjal. Malam itu saya pulang dengan perasaan sangat lega karena saya merasa sudah sehat kembali. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Dokter GWK.</p>
<p><strong>Rabu, 21 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya sudah bisa main bulutangkis lagi&#8230; horee.. :-)</p>
<p><em>**Tamat</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tersugesti-oleh-dokter-gigi/' title='Tersugesti Oleh Dokter Gigi'>Tersugesti Oleh Dokter Gigi</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/' title='Alasan Memilih Bulutangkis'>Alasan Memilih Bulutangkis</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hiatus-tanpa-rencana/' title='Hiatus Tanpa Rencana'>Hiatus Tanpa Rencana</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Foperasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3%2F&amp;title=Operasi%20Batu%20Ginjal%20%3A%20URS%20dan%20ESWL%20%233" id="wpa2a_16"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</title>
		<link>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/</link>
		<comments>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:10:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[ESWL]]></category>
		<category><![CDATA[kencing]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit BaliMed]]></category>
		<category><![CDATA[urine]]></category>
		<category><![CDATA[URS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2591</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 7 Desember 2011 Dini hari sekitar pukul 4.00 perut saya sakit lagi, coba saya tahan dengan minum air saja. Dalam hati saya sudah memutuskan bahwa saya harus menjalani operasi secepatnya. Pagi sekitar pukul 7.00 setelah diskusi kecil dengan istri dan keluarga, kami memutuskan untuk menelepon dokter. Istri saya menelepon Dokter GWK dan menyampaikan bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rabu, 7 Desember 2011</strong></p>
<p>Dini hari sekitar pukul 4.00 perut saya sakit lagi, coba saya tahan dengan minum air saja. Dalam hati saya sudah memutuskan bahwa saya harus menjalani operasi secepatnya. Pagi sekitar pukul 7.00 setelah diskusi kecil dengan istri dan keluarga, kami memutuskan untuk menelepon dokter. Istri saya menelepon Dokter GWK dan menyampaikan bahwa saya siap menjalani operasi hari itu juga. Pukul 09.00 kami sudah tiba di RS BaliMed, mendaftar di resepsionis lalu saya masuk UGD untuk melakukan persiapan operasi. Cek kondisi fisik, tekanan darah, suntik antibiotik dan lain-lain.</p>
<p><span id="more-2591"></span>Saya sempat masuk kamar rawat inap menunggu operasi. Pukul 13.00 akhirnya saya masuk ruang operasi untuk menjalani URS. Selama satu jam tindakan itu dilakukan, saya dibius setengah badan. Suntikan bius dimasukkan di punggung, lalu beberapa menit kemudian dari perut ke bawah sudah tidak terasa apa-apa lagi. Saya tidak melihat langsung operasi URS dilakukan. Alat seperti pipa kecil dengan panjang sekitar 40 cm masuk melalui penis saya. Alat itu dilengkapi kamera dan saya bisa melihat video alat itu masuk ke dalam tubuh saya dan menghancurkan batu di saluran kencing saya. Sekitar 14.00 saya keluar dari ruang operasi.</p>
<p>Saya lalu dibawa ke ruangan lain untuk menjalani ESWL. Tindakan ESWL ini semacam diberi sinyal/gelombang kejut dari luar tubuh saya, dari arah punggung yang menuju batu pada ginjal saya. Saya melihat di alat yang digunakan, sinar ESWL ini dilakukan sampai 3000 kali. Saya bahkan sempat ketiduran selama menjalani ESWL ini. Kurang lebih 2 jam kemudian, pukul 16.00 akhirnya selesai juga. Saya lalu dibawa ke ruang lain lagi untuk di rontgen. Rontgen ini katanya untuk melihat apakah posisi selang di dalam tubuh saya sudah benar. Ya, ternyata ketika operasi URS itu di dalam tubuh saya dipasang selang kecil, dari ginjal menuju saluran kencing. Saya juga baru menyadari bahwa di penis saya terpasang selang cateter untuk menampung urine saya yang merah karena bercampur darah. Semuanya selesai, saya lalu masuk ke kamar untuk rawat inap.</p>
<p><strong>Kamis, 8 Desember 2011</strong></p>
<p>Warna urine pada selang cateter yang terpasang di penis saya mulai jernih. Sekitar pukul 08.00 bahkan sudah benar-benar jernih. Perawat mengatakan itu tandanya bahwa saya kemungkinan sudah boleh pulang. Saya sempat di visite oleh Dokter spesialis penyakit dalam. Perawat lalu menghubungi Dokter GWK dan menyampaikan kondisi saya. Sayang, Dokter GWK hari itu baru visite malam hari. Melalui perawat Dokter GWK menyampaikan bahwa saya sudah boleh pulang atau kalau mau juga boleh menunggu dokter visite dulu malam harinya. Mempertimbangkan biaya rawat inap lagi, kami memutuskan untuk pulang. Saya lalu dijadwalkan untuk kontrol ke Dokter GWK hari Kamis seminggu lagi. Saya lalu pulang, total biaya yang saya bayar hari itu adalah sekitar 17,5 juta.</p>
<p>Nah, ketika tiba dirumah inilah saya ceroboh. Saya mengabaikan kata istri serta ibu saya agar saya istirahat dulu. Saya memang tidak merasakan keluhan apa-apa lagi sehingga saya pun langsung beraktivitas seperti biasa, menyapu, menyiram tanaman, menggendong anak, dll. Saya bahkan sempat mau langsung mengajar di Stikom Bali, untungnya saya batalkan.</p>
<p><strong>Jumat, 9 Desember 2011</strong></p>
<p>Mulai pagi, kencing saya keluar berwarna merah. Kencing-kencing selanjutnya semakin parah, bercampur gumpalan-gumpalan darah. Saya sempat mengira ini mungkin wajar karena sehabis operasi, apalagi saya tidak merasakan sakit apa-apa, hanya agak ngeri melihat kencing bercampur darah. Sore harinya, istri saya mencoba menelepon Dokter GWK dan menyampaikan kondisi saya. Dokter langsung mengatakan bahwa saya harus kontrol malam itu juga. Saya pun mulai khawatir, itu artinya kondisi saya itu tidak wajar.</p>
<p>Malamnya saya langsung kontrol ke Dokter GWK yang malam itu praktek di RS Surya Husada, walaupun mendapat giliran paling terakhir. Setelah bertemu Dokter GWK, katanya darah itu kemungkinan disebabkan oleh selang di dalam tubuh saya atau karena saya banyak aktivitas pacsa operasi. Saya lalu di USG lagi dan hasilnya beruntung tidak ada gumpalan darah sehingga selang tidak perlu diangkat malam itu. Seharusnya selang itu baru diangkat setelah bengkak pada ginjal saya kempes. Hasil USG juga menunjukkan bahwa batu di saluran kencing saya sudah hilang, namun masih ada batu kecil di ginjal saya. Ginjal saya juga masih bengkak. Dokter lalu memberikan obat untuk menghentikan pendarahan dan menyarankan agar saya istirahat total dulu selama beberapa hari. Jika tidak ada keluhan apa-apa lagi, hari Selasa 4 hari lagi selang saya akan diangkat.</p>
<p><strong>Sabtu, 10 Desember 2011</strong></p>
<p>Kencing pertama pagi hari masih ada sedikit darah, namun selanjutnya tidak ada darah lagi. Saya mulai tenang, tapi saya benar-benar istirahat dirumah. Saya lebih banyak tiduran saja, keluar kamar untuk makan, kencing dan mandi. Selama 4 hari hanya itu saja aktivitas saya dirumah. Saya bahkan tidak berani menggendong anak saya.</p>
<div><em>**bersambung&#8230;</em></div>
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tersugesti-oleh-dokter-gigi/' title='Tersugesti Oleh Dokter Gigi'>Tersugesti Oleh Dokter Gigi</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/' title='Alasan Memilih Bulutangkis'>Alasan Memilih Bulutangkis</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hiatus-tanpa-rencana/' title='Hiatus Tanpa Rencana'>Hiatus Tanpa Rencana</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Foperasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2%2F&amp;title=Operasi%20Batu%20Ginjal%20%3A%20URS%20dan%20ESWL%20%232" id="wpa2a_18"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</title>
		<link>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/</link>
		<comments>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 03:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[ESWL]]></category>
		<category><![CDATA[kencing]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit BaliMed]]></category>
		<category><![CDATA[urine]]></category>
		<category><![CDATA[URS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2552</guid>
		<description><![CDATA[Dua minggu terakhir ini merupakan minggu yang tidak mengenakkan bagi saya. Saya harus istirahat dirumah pasca operasi URS dan ESWL yang saya lakukan di Rumah Sakit BaliMed Denpasar. Apa itu operasi URS dan ESWL silahkan googling sendiri, yang jelas itu tindakan medis untuk menghilangkan batu pada saluran kencing dan ginjal. Gejala sakit yang saya alami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em></em>Dua minggu terakhir ini merupakan minggu yang tidak mengenakkan bagi saya. Saya harus istirahat dirumah pasca operasi URS dan ESWL yang saya lakukan di Rumah Sakit BaliMed Denpasar. Apa itu operasi URS dan ESWL silahkan googling sendiri, yang jelas itu tindakan medis untuk menghilangkan batu pada saluran kencing dan ginjal.</p>
<p><span id="more-2552"></span>Gejala sakit yang saya alami sebenarnya sudah mulai sejak sekitar 2-3 bulan yang lalu. Saya merasakan nyeri di perut bagian kiri bawah. Awalnya nyeri terasa selama beberapa jam lalu hilang dengan sendirinya. Beberapa minggu kemudian nyeri itu muncul lagi, sempat saya mengira itu sakit maag karena saya dulu punya riwayat maag.</p>
<p>Setelah beberapa kali mengalami sakit yang sama suatu sore ketika sakit saya memutuskan untuk periksa ke dokter umum. Setelah diperiksa dan ditanyakan masalah kencing dan buang air besar, Dokter memberikan obat untuk konstipasi dan menyarankan saya banyak makan buah terutama pepaya. Setelah itu sakit saya memang hilang, saya pun selanjutnya makan pepaya tiap hari. Bahkan belakangan setiap habis makan di kantin kampus, saya selalu memesan semangkuk buah. Saat itu saya meyakini diri menderita konstipasi.</p>
<p>Namun, beberapa kali setelah itu nyeri itu kembali datang dan datang lagi. Pernah saya tidak tahan dengan sakitnya, lalu saya memeriksakan diri ke Dokter umum lagi. Dokter pun masih mengatakan hal yang sama, entah, mungkin karena saya yang mengatakan pernah menderita konstipasi sebelumnya. Tapi kali ini saya meminta surat pengantar dari Dokter untuk tindakan selanjutnya. Dokter pun memberi surat pengantar untuk rontgen. Tapi setelah beberapa lama nyeri itu tidak terasa lagi hingga hari Senin sekitar dua minggu yang lalu.</p>
<p><strong>Senin, 5 Desember 2011</strong></p>
<p>Sore itu perut saya sakit lagi. Sempat saya tahan sakitnya dan juga minum obat penghilang nyeri. Tapi malamnya sekitar pukul 20.00, karena sakitnya belum hilang, berbekal surat pengantar dari Dokter umum, saya memutuskan untuk rontgen dan periksa ke Dokter spesialis penyakit dalam. Hasil rontgen diperiksa oleh Dokter spesialis penyakit dalam. Dokter mengatakan tidak ditemukan ada masalah apa pun. Tapi Dokter mengatakan mengatakan bisa saja ada batu yang tidak terlihat dalam hasil rontgen. Saya lalu diberi surat pengantar untuk USG.</p>
<p><strong>Selasa, 6 Desember 2011</strong></p>
<p>Besoknya, hari Selasa sore saya datang ke Rumah Sakit BaliMed untuk di USG. Dokter yang melakukan USG pun mengatakan memang ada batu dan katanya saya memang harus berobat. Hasil USG saya diberikan pengantar lagi untuk kembali Dokter spesialis penyakit dalam karena surat pengantar USG dari sana. Dokter spesialis penyakit dalam lalu merujuk lagi ke Dokter spesialis bedah urologi.</p>
<p>Dokter spesialis bedah urologi ini saya panggil Dokter Wirya atau di rumah sakit BaliMed lebih dikenal dengan dokter GWK. Oleh Dokter GWK ini saya diperiksa lagi, di USG lagi untuk memastikan apakah memang ada batu di saluran kencing dan memastikan posisinya. Hasilnya memang ada batu di saluran kencing saya, posisinya tepat di rasa sakit yang saya rasakan, dekat kantong kemih. Batu juga ditemukan di ginjal, ginjal saya juga bengkak.</p>
<p>Dokter GWK lalu menjelaskan bahwa awalnya batu yang dibawah menyumbat saluran kencing, lalu mengakibatkan ginjal bengkak dan ada batu juga di ginjal. Dokter GWK lalu menjelaskan tindakan yang harus dilakukan adalah saya harus menjalani operasi URS dan ESWL untuk menghilangkan kedua batu itu. Dokter GWK juga memperlihatkan video bagaimana operasi URS dan EWSL itu dilakukan pada pasien.</p>
<p>Saya sempat menanyakan kepada Dokter GWK apakah ada cara lain yang bisa saya tempuh untuk sembuh, Dokter menjawab tidak ada. Saya lalu menanyakan bagaimana dengan tingkat keberhasilan operasi ini, Dokter GWK mengatakan bahwa tingkat keberhasilan operasi URS adalah 93% dan ESWL 95%. Dokter lalu menambahkan bahwa dalam dunia kedokteran tingkat keberhasilan diatas 80% itu sudah bagus, dan tidak ada jaminan 100% berhasil karena selalu ada faktor ijin Tuhan. Dokter kemudian mengatakan malam itu saya dipersilahkan pulang untuk berpikir, lalu kapan saya siap saya dipersilahkan menelepon Dokter GWK untuk menjalani operasi URS dan ESWL.</p>
<p>Sebelum pulang saya lalu mampir ke resepsionis RS BaliMed untuk menanyakan masalah biaya. Petugas disana lalu mengatakan bahwa tindakan URS memerlukan biaya sekitar 7-12 juta dan ESWL sekitar 3-4 juta. Saya cukup kaget dengan biaya tersebut, tapi demi kesehatan sepertinya saya tidak akan masalah dengan biaya itu. Oya, itu belum termasuk biaya obat serta rawat inap, karena setelah tindakan tersebut saya harus rawat inap semalam.</p>
<p>Tiba dirumah, entah mengapa malah ada rasa senang dalam hati saya. Mungkin tepatnya rasa tenang, karena permasalahan sakit saya selama ini sudah menemui titik terang. Yang harus saya pikirkan selanjutnya adalah apakah saya memutuskan menjalani operasi itu atau tidak. Sebenarnya malam itu hati kecil saya sudah mengatakan bahwa operasi itu adalah jalan yang harus saya tempuh. Istri saya pun sepertinya sependapat, walaupun biaya sedikit menjadi ganjalan bagi kami.</p>
<p><em>**bersambung&#8230;</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tersugesti-oleh-dokter-gigi/' title='Tersugesti Oleh Dokter Gigi'>Tersugesti Oleh Dokter Gigi</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/' title='Alasan Memilih Bulutangkis'>Alasan Memilih Bulutangkis</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hiatus-tanpa-rencana/' title='Hiatus Tanpa Rencana'>Hiatus Tanpa Rencana</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Foperasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1%2F&amp;title=Operasi%20Batu%20Ginjal%20%3A%20URS%20dan%20ESWL%20%231" id="wpa2a_20"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

