Dosen Korupsi Waktu?

December 9th, 2009 by imadewira Leave a reply »

Berhubung peringatan hari Anti Korupsi sedunia belum lewat jauh, kali ini kita bicara lagi tentang korupsi. Tapi saya tidak akan ikut-ikutan menyalak untuk menghujat para koruptor yang ndak jelas siapa yang dimaksud. Dan saya juga tidak akan ikut berdemo apalagi sampai berbuat anarkis dan merusak fasilitas umum. Dan bahkan mungkin merusak dan menghancurkan barang milik rakyat yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan korupsi.

Kali ini saya mencoba introspeksi diri saja. Melihat diri sendiri, sudahkah saya bersih dari korupsi? Pernahkah saya korupsi hingga merugikan negara atau merugikan orang lain? Dalam hal uang, jelas saja saya tidak pernah korupsi, apa yang mau dikorupsi? Pekerjaan saya adalah seorang dosen, dan sejak bulan April lalu saya menjadi dosen tetap (CPNS) di sebuah kampus plat merah.

Satu-satunya korupsi yang pernah saya lakukan adalah korupsi waktu, saya akui itu. Sehebat apapun saya, tidak mungkin saya benar-benar sempurna dalam mengajar. Minimal satu atau dua menit sebelum jam berakhir, pasti saja saya pernah mendahului selesai mengajar. Umumnya mahasiswa pun senang, tapi saya tahu ada satu dua mahasiswa yang kritis berkata dalam hati, “dosen ini curang, korupsi waktu”.

Okelah, saya akui itu. Tapi cobalah sedikit bijaksana, dosen mana yang tidak pernah seperti itu? Okelah saya mungkin korupsi semenit dua menit waktu. Tapi apakah ada yang membayar saya ketika “mengajar” di luar jam kuliah?

Saya bukan sok idealis, tapi saya selalu berusaha untuk memberi tugas kepada mahasiswa. Umumnya tugas itu akan saya minta untuk dikirim via email, sedikit memaksa mahasiswa untuk membiasakan diri memanfaatkan teknologi yang sudah ada. Dan saya pun akan memeriksa semua tugas-tugas serta berusaha memberikan tanggapan apakah sudah benar atau tidak. Saya juga membuat sebuah website (blog) yang khusus berisi semua materi perkuliahan serta contoh soal dan jawaban. Jadi, semua usaha ini saya anggap sebagai kompensasi atas korupsi beberapa menit itu.

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

40 comments

  1. Cahya says:

    Saya hanya kenal dua dosen yang tidak pernah korupsi waktu, mungkin juga tidak korupsi untuk hal-hal lainnya, dan mampu dengan sangat tajam mengkritisi tentang korupsi.

    Satunya seorang profesor yang sudah sangat senior, satunya masih seumuran dengan saya.
    .-= Cahya´s last blog ..Menyelami Catur Yoga dan Mahavakya =-.

  2. DV says:

    Korupsi memang sudah mengakar, Mas… benar kalau dibilang ini kesalahan sistemik karena memang mengakar betul…

    Salut dengan pengakuan Anda dalam ‘berkorupsi’ waktu :)

    Eh kok Mas sih.. yg bener Bli ya :)
    .-= DV´s last blog ..Berkomentarlah yang Baik =-.

  3. Dian says:

    cara menghapuskan korupsi adalah dengan tidak mencari pembenaran dari setiap korupsi, hehe
    *berdoa semoga bisa melakukanya*

  4. fanz says:

    kadang mahasiswa nya yang senang kalo dosen keluar cepat daripada jadwal (termasuk saya) hehehe
    .-= fanz´s last blog ..Mo Komen Apa Nyepam? =-.

  5. yudi says:

    tidak ada manusia yang sempurna, paling tidak saya yakin anda menjalankan tugas dosen dengan baik wir :D
    .-= yudi´s last blog ..Trafik nomor cantik =-.

  6. thepenks says:

    korupsi seperti budaya di indonesia ini..
    .-= thepenks´s last blog ..Ketiwasan =-.

  7. H says:

    haha.. aku jadi inget waktu aku sedang ngajar, ada juga siswa pernah lontarin statement kayak gitu. tapi aku segera lontarin balik untuk menjawab pertanyaan dia tentang masalah korupsi ini.

  8. Hanster says:

    Korupsi wktu itu tidak baik…
    Apalagi dia seorang Dosen…
    Memang sih korupsi waktu itu tidak bisa dijadikan patokan apakah dia korupsi bneran korupsi..
    .-= Hanster´s last blog ..NAMEBENCH – Mencari DNS Server & Internet Lebih Cepat =-.

  9. jack says:

    kalo bisa ya jangan sampai korupsi Pak, kalau ngajarnya kelebihan waktu, tentu itu jadi sedekah…

    salam
    .-= jack´s last blog ..Mudahnya Berjabat Tangan… =-.

  10. Jidat says:

    Walah walah… ternyata… tapi asik kalo di tinggal dosen?

  11. Siapa sih yang ga pernah KORUPSI di dunia ini?

    munafik kalau ngaku ga pernah KORUPSI seumur hidup…saya aja korupsi duit pernah walau tak banyak…bilang kalau harganya 10ribu pahal hargannya 8ribu…itu bukannya KORUPSI namanya…

    ntar nulis juga ah…

  12. sugeng says:

    Ceritanya ini sekedar curhat biar tidak ada rasa sesal dan salah di hati setelah “mengkorupsi” waktu dan di kompensasi dengan sibuk ngeblog serta online yang ujujng2 nya demi tugas ngajar yang terbelangkelai. :lol:

  13. indra java says:

    SEMANGAT PAGI…
    olahraga BW :mrgreen:

  14. Winarto says:

    Bagaimana kalau para koruptor negara ini juga berkata bahwa ada kompensasi yang diberikan dari hasil korupsinya, misal untuk membuka lapangan kerja, membangun sekolah atau bentuk-bentuk kompensasi lain yang berguna untuk masyarakat/

  15. zulham says:

    Membaca artikel ini saya merasa penulisnya adalah dosen yang baik. :)
    .-= zulham´s last blog ..Tampilan Baru dan Lirikan Bidadari =-.

  16. Alfred says:

    wowo salut untuk bli wira…dedikasinya sangat tinggi ^_^ mantab bli…^_^
    sampe buat blog khusus untuk memberi materi kuliah…salut banget ^_^

  17. PanDe Baik says:

    Yang penting ketimbang menghabiskan waktu buat pulang cepat, nyari kamar short time daaaannnn….
    .-= PanDe Baik´s last blog ..Nokia E72 si tipis yang PowerFull =-.

  18. made gelgel says:

    betul saya juga pernah korupsi kok, tapi ngomong2 belum pernah diajarin sama pak made, kok gak pernah berkunjung lagi sih pak? :)

  19. isnuansa says:

    Saya korupsi ngeblog, hihihi…
    .-= isnuansa´s last blog ..MetaMARSphose is Not Just a Blog =-.

  20. dealer pulsa says:

    dulu saya kuliah di ugm (kuliah terfavorit d jogja) tetep aja baik mahasiswa ataupun dosen masih suka korupsi waktu
    dealer pulsa´s last blog post ..Samsung P1000 Galaxy Tab- Pesaing iPad &amp Bisa Buat Telpon

  21. arimbawa says:

    mestinya sangat gampang buat rakyat mencegah korupsi, jangan pernah menerima sumbangan dari kontestan pemilu biar mereka tidak mengeluarkan uang untuk kampanye. lihat saja di negara maju, rakyatlah yg nyumbang untuk kontestan unggulannya!

Leave a Reply

CommentLuv badge