Clebingkah Beten Biu, Ini Artinya

Celebingkah Beten Biu adalah sebuah “wewangsalan” dalam bahasa Bali yang artinya atau maknanya adalah “Gumi Linggah Ajak Liu. Wewangsalan itu itu seperti Tamsil dalam bahasa Indonesia. Wewangsalan biasanya berisi dua kalimat dimana kalimat pertama seperti pantun dan kalimat kedua merupakan artinya. Namun artinya yang sebenarnya hanya tercermin pada kalimat kedua.

Clebingkah beten biu artinya dalam bahasa Indonesia kurang lebih pecahan genteng di bawah pohon pisang. Clebingkah artinya pecahan genteng, beten artinya bawah atau di bawah. Biu artinya pisang, dalam kalimat Clebingkah Beten Biu, biu itu maksudnya pohon pisangnya.

Sedangkan kalimat kedua dari Clebingkah Beten Biu adalah Gumi Linggah Ajak Liu yang merupakan artinya yang sebenarnya. Gumi artinya bumi, linggah artinya luas, dan liu artinya banyak. Jadi makna sebenarnya dari Clebingkah Beten Liu adalah sebuah ungkapan atau perumpamaan yang menyatakan bahwa hidup di dunia ini memang terdiri dari banyak orang dengan sikap, pikian, kemauan yang berbeda-beda.

Demikianlah artinya kalimat Clebingkah Beten Biu, jadi ketika ada yang menuliskan atau mengucapkannya, anda tahu artinya atau makna yang sebenarnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *