<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadewira.com &#187; Personal</title>
	<atom:link href="http://imadewira.com/category/personal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadewira.com</link>
	<description>mari membaca mari menulis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 06:16:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Jawaban Anak SD</title>
		<link>http://imadewira.com/jawaban-anak-sd/</link>
		<comments>http://imadewira.com/jawaban-anak-sd/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 05:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[murid]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah dasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2647</guid>
		<description><![CDATA[Gara-gara membaca blog lain yang menceritakan keluguan anak SD menjawab pertanyaan ketika ujian, saya jadi ingin ikut menceritakan pengalaman saya waktu SD dulu ketika menjawab pertanyaan. Kejadian yang saya masih ingat betul hingga saat ini. Bukan bermaksud sombong, tapi memang waktu SD saya termasuk murid yang cukup pintar dibanding teman yang lain. Saya hampir selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gara-gara membaca blog lain yang menceritakan keluguan anak SD menjawab pertanyaan ketika ujian, saya jadi ingin ikut menceritakan pengalaman saya waktu SD dulu ketika menjawab pertanyaan. Kejadian yang saya masih ingat betul hingga saat ini. Bukan bermaksud sombong, tapi memang waktu SD saya termasuk murid yang cukup pintar dibanding teman yang lain. Saya hampir selalu mendapat rangking 1 atau rangking 2 di kelas.</p>
<p><span id="more-2647"></span>Ada dua kejadian atau pertanyaan ketika ujian yang menurut saya unik. Saya merasa menjawab dengan benar tetapi guru menyalahkan jawaban saya. Yang pertama, saya lupa apa pertanyaannya, yang jelas jawaban yang benar seharusnya adalah &#8220;anak yang baik&#8221;. Tapi ketika itu saya merasa tidak ingin membuat jawaban yang sama dengan teman yang lain, saya ingin jawaban saya benar tapi lain dari yang lain.</p>
<p>Sebelumnya saya pernah menonton televisi dan mendengar kata &#8220;soleh&#8221; yang artinya baik. Jadi jawaban itulah yang saya gunakan, saya menjawab &#8220;anak yang soleh&#8221;. Tapi ketika tiba saatnya diperiksa oleh guru, jawaban saya langsung disalahkan. Anda tahu kenapa?</p>
<p>Ya, di Bali atau dalam bahasa Bali, &#8220;soleh&#8221; itu artinya &#8220;aneh&#8221;. Guru mungkin mengira saya menjawab menggunakan kosakata bahasa Bali atau mungkin guru saya waktu itu tidak tahu arti kata &#8220;soleh&#8221; yang saya maksud. Jadi sukseslah jawaban saya disalahkan, padahal saya merasa bisa menjawabnya. Sayangnya waktu SD itu mental saya belum berani untuk komplain atau menjelaskan kepada guru tentang apa yang saya maksud. Lagipula salah saya sendiri yang coba-coba menggunakan kata lain.</p>
<p>Kejadian kedua adalah ketika ada pertanyaan &#8220;tempat sampah seharusnya diletakkan di &#8230;. ?&#8221;. Saya ingat waktu SD itu di depan setiap kelas selalu tersedia tong sampah (hasil karya kami yang terbuat dari kayu dan bambu, di cat dan ada hiasannya). Jadi pertanyaan itu saya jawab &#8220;di depan kelas&#8221;.</p>
<p>Tapi apa daya, ketika diperiksa dan dibahas oleh guru jawaban yang benar adalah di belakang sekolah. Memang waktu itu di belakang gedung sekolah kami itulah sampah dikumpulkan dan dibakar. Kata guru tempat sampah itulah maksudnya, masa mau diletakkan di depan kelas. Tapi jawabannya yang saya kira adalah tong sampah yang ada di depan kelas itu. Lagi-lagi guru tidak mengerti maksud saya, atau pertanyaannya yang kurang jelas. Dan sekali lagi saya tidak berani berdebat dan mempermasalahkan hal itu.</p>
<p>Pengalaman lain mungkin tentang teman saya, sebenarnya adik kelas sih. Cerita ini masih menjadi lelucon hingga sekarang di lingkungan saya. Teman saya ini, sebut saja namanya J, dengan percaya diri menjawab pertanyaan &#8220;Menteri Olahraga adalah &#8230; ? &#8221; dengan jawaban &#8220;Neked Suyasa&#8221;. Bapak Neked atau guru olahraga kami, namanya memang sangat terkenal di daerah kami.</p>
<p>Dia juga pernah menjawab pertanyaan &#8220;Umat beragama Islam bersembahyang di &#8230; ?&#8221; dengan jawaban &#8220;BTN&#8221;. BTN itu nama perumahan pertama yang ada di daerah kami, disanalah pertama kali ada Masjid karena sebagian penduduknya umat muslim. Maka sekarang, kedua cerita itu masih sering menjadi bahan tertawaan kami.</p>
<p>Anda mungkin juga punya cerita lucu dan unik tentang kepolosan sewaktu duduk di bangku SD, yuk sharing..<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/tawuran-dan-solidaritas/' title='Tawuran dan Solidaritas'>Tawuran dan Solidaritas</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fjawaban-anak-sd%2F&amp;title=Jawaban%20Anak%20SD" id="wpa2a_2"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/jawaban-anak-sd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Akhir Tahun 2011</title>
		<link>http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/</link>
		<comments>http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:08:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[2011]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[kilas balik]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2615</guid>
		<description><![CDATA[Mumpung masih tahun 2011 yang beberapa jam lagi akan berganti ke tahun 2012, tidak ada salahnya saya mencoba membuat catatan kecil tentang apa saja yang sudah saya alami di tahun 2011 ini. Sebenarnya tidak banyak hal yang bisa saya ceritakan, karena semuanya di tahun 2011 ini berjalan lancar. Semuanya menyenangkan atau setidaknya memberikan makna dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mumpung masih tahun 2011 yang beberapa jam lagi akan berganti ke tahun 2012, tidak ada salahnya saya mencoba membuat catatan kecil tentang apa saja yang sudah saya alami di tahun 2011 ini. Sebenarnya tidak banyak hal yang bisa saya ceritakan, karena semuanya di tahun 2011 ini berjalan lancar. Semuanya menyenangkan atau setidaknya memberikan makna dan pengalaman baru bagi saya.</p>
<p><span id="more-2615"></span>Beberapa kejadian penting dan berkesan yang saya ingat dimulai dari ulang tahun pertama putri saya tanggal 22 Februari 2011. Acaranya sederhana namun berkesan bagi saya dan istri, sebagai penanda setahun kami bertiga sebagai sebuah keluarga kecil yang bahagia.</p>
<p>Momen-momen selanjutnya bersama istri dan putri saya semuanya berkesan. Itulah yang membuat saya semakin mensyukuri apa yang sudah saya peroleh selama menjalani hidup ini, khususnya setelah berkeluarga.</p>
<p><a href="http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/" target="_blank">http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/</a></p>
<p>Catatan lainnya adalah ketika kami, saya dan istri memutuskan untuk tidak menggunakan jasa pengempu lagi setelah pengempu anak kami berhenti bekerja sejak beberapa bulan yang lalu. Keputusan yang terlihat sederhana namun sebenarnya kami membutuhkan waktu beberapa lama untuk memutuskan hal itu, karena berbagai hal yang cukup sensitif yang harus kami pertimbangkan. Dan syukurnya, keputusan itu, setidaknya hingga saat ini terbukti tepat.</p>
<p><a href="http://imadewira.com/pengempu/" target="_blank">http://imadewira.com/pengempu/</a></p>
<p>Dan catatan terakhir sekaligus yang terpenting tahun ini adalah operasi URS dan ESWL yang saya jalani beberapa minggu yang lalu. Sebuah pengalaman yang cukup berat namun sangat berharga bagi saya. Pengalaman ini menyadarkan arti pentingnya kesehatan. Juga mengingatkan saya bahwa kita harus tetap tenang dan ikhlas menjalani sebuah cobaan dalam hidup.</p>
<p><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/</a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/</a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/" target="_blank">http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/</a></p>
<p>Mungkin itu sebagian hal yang saya ingat di tahun 2011 ini. Esok, di tahun 2012, saya tidak berharap banyak. Saya cuma menginginkan bisa menjalani hari lebih baik lagi dibanding tahun 2011. Bisa menjadi anak sekaligus orang tua yang lebih baik lagi, bisa lebih bersyukur lagi atas apa yang telah saya raih.</p>
<p>Walaupun kata orang tahun baru hanyalah sebuah perubahan angka, tapi setidaknya semangat dan optimisme menjalani hidup ini mungkin bisa ikut terbarukan. Jadi, ayo kita sambut tahun baru 2012.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/kilas-balik-tahun-2010/' title='Kilas Balik Tahun 2010'>Kilas Balik Tahun 2010</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2012/' title='Selamat Tahun Baru 2012'>Selamat Tahun Baru 2012</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tahun-baru-dan-kembang-api/' title='Tahun Baru dan Kembang Api'>Tahun Baru dan Kembang Api</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-tahun-baru-2011/' title='Selamat Tahun Baru 2011'>Selamat Tahun Baru 2011</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tulisan-akhir-tahun/' title='Tulisan Akhir Tahun?'>Tulisan Akhir Tahun?</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fcatatan-akhir-tahun-2011%2F&amp;title=Catatan%20Akhir%20Tahun%202011" id="wpa2a_4"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/catatan-akhir-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</title>
		<link>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/</link>
		<comments>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[ESWL]]></category>
		<category><![CDATA[kencing]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit BaliMed]]></category>
		<category><![CDATA[urine]]></category>
		<category><![CDATA[URS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2596</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 13 Desember 2011 Tiba juga saatnya untuk mengangkat selang dalam tubuh saya. Setelah menelepon Dokter GWK untuk memastikan, pukul 18.30 saya sudah tiba di RS BaliMed dan langsung masuk UGD untuk persiapan proses mengangkat selang. Saya menunggu cukup lama, sampai pukul 21.45 barulah akhirnya tindakan pengangkatan selang itu dilakukan. Sebenarnya tidak lama, hanya sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Selasa, 13 Desember 2011</strong></p>
<p>Tiba juga saatnya untuk mengangkat selang dalam tubuh saya. Setelah menelepon Dokter GWK untuk memastikan, pukul 18.30 saya sudah tiba di RS BaliMed dan langsung masuk UGD untuk persiapan proses mengangkat selang. Saya menunggu cukup lama, sampai pukul 21.45 barulah akhirnya tindakan pengangkatan selang itu dilakukan. Sebenarnya tidak lama, hanya sekitar 3 menit. Selang kecil sepanjang sekitar 30 cm itu dikeluarkan dari tubuh saya, melalui penis. Tidak terlalu sakit karena saya sudah dibius lokal pada penis. Terasa sakit sedikit saja dan agak geli. Saya lalu pulang dan membayar di RS BaliMed sekitar 3 juta. Saya tidak rawat inap lagi dan sudah bisa berjalan seperti biasa langsung setelah itu.</p>
<p><span id="more-2596"></span><strong>Rabu, 14 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya kembali istirahat total di rumah dan memastikan tidak ada pendarahan lagi karena besok Kamis rencananya saya kembali bekerja.</p>
<p><strong>Kamis, 15 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya ke kampus untuk bekerja mengendarai motor matic milik istri, jarak dari rumah sekitar 27 km. Sampai siang semuanya berjalan normal walaupun saya masih agak khawatir. Ruangan saya ada di lantai 2 dan toiletnya di lantai 1. Ketika kencing yang ketiga kalinya, mulai ada darah lagi walaupun sedikit. Lalu saya segera pulang untuk istirahat. Sore harinya masih ada darah namun sedikit, saya lalu memaksakan diri untuk mengajar ke Stikom Bali karena minggu lalu saya sudah tidak mengajar. Tapi saya diantar oleh istri saya naik mobil mertua.</p>
<p>Sepulang mengajar kondisi saya semakin buruk, urine bercampur darah semakin banyak dan ada gumpalan-gumpalan darah seperti minggu lalu. Saya benar-benar khawatir. Keadaan diperparah dengan istri saya yang juga ikut sakit, dia pusing dan mual sampai tidak berani melek. Malam sekitar pukul 20.00 saya memberanikan diri untuk menelepon Dokter GWK. Oleh Dokter saya kembali disuruh istirahat dan minum banyak air. Saya lalu disuruh membeli obat Calnex di apotik. Saya lalu diantar ke apotik oleh kakak saya lalu saya konsultasi dulu dengan dokter umum untuk memastikan nama obat yang saya beli.</p>
<p>Setelah meminum obat itu, kondisi saya membaik. Sekitar 1 jam kemudian pendarahan saya berhenti, tidak ada darah lagi pada air kencing saya. Kondisi istri saya juga membaik setelah diajak ke dokter oleh mertua saya. Sementara anak saya sempat &#8220;diungsikan&#8221; ke rumah kakak saya. Sekitar pukul 22.00 anak saya diajak kembali ke rumah karena dia sudah tertidur. Keadaan pun sudah tenang.</p>
<p><strong>Jumat, 16 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya memutuskan untuk tidak ke kampus walaupun tidak ada surat keterangan sakit dari Dokter. Saya kembali istirahat penuh di rumah.</p>
<p><strong>Sabtu, 17 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya memberanikan diri untuk mengajar ke Stikom Bali karena minggu lalu untuk kelas ini saya sudah tidak masuk. Dengan perasaan agak khawatir pendarahan lagi saya mencoba mengajar seperti biasa. Untunglah semua berjalan lancar dan tidak ada pendarahan lagi.</p>
<p><strong>Senin, 19 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya mencoba lagi masuk ke kampus dengan mengendarai sepeda motor. Dan syukurlah semua berjalan lancar, tidak ada keluhan atau pun pendarahan lagi.</p>
<p><strong>Selasa, 20 Desember 2011</strong></p>
<p>Hari Selasa malam saya datang kontrol lagi ke Dokter GWK untuk mengetahui kondisi saya. Awalnya saya berpikir batu di ginjal saya mungkin masih ada dan mungkin saja saya akan disuruh menjalani ESWL sekali lagi. Dan ternyata setelah di USG langsung oleh dokter GWK, hasilnya membuat saya lega. Kata Dokter GWK ginjal saya sudah tidak bengkak lagi dan batunya pun sudah tidak ada lagi. Saya sudah sembuh total.</p>
<p>Ketika di periksa kali ini saya sempat ngobrol lebih lama dengan Dokter GWK, mungkin karena saya pasien terakhir malam itu. Awalnya Dokter GWK menanyakan saya bekerja dimana dan lulusan mana. Saya bilang saya dosen komputer di STP Nusa Dua Bali dan lulusan ITATS, Surabaya. Dokter GWK ternyata juga lulusan Surabaya, di Universitas Airlangga. Dia juga sempat menjadi ketua organisasi Swastika disana. Wah ternyata sama-sama sempat jadi arek Suroboyo.</p>
<p>Dokter GWK juga mengatakan bahwa batu di ginjal itu tidak dijamin akan hilang selamanya karena itu merupakan sisa metabolisme tubuh kita. Dokter GWK memberikan beberapa tips kepada saya untuk mencegah batu itu tumbuh lagi. Tipsnya adalah :</p>
<ol>
<li>Minum air putih minimal 3 liter per hari, kalau bisa sampai 4 liter</li>
<li>Banyak olahraga terutama lari, kalau bisa minimal 3 kali seminggu</li>
<li>Hindari makan daging (kambing, babi, sapi) dan juga jeroan</li>
<li>Hindari makan ikan laut, kalau terpaksa kurangi garamnya</li>
<li>Hindari makan kacang-kacangan</li>
</ol>
<p>Sepertinya tidak terlalu sulit untuk saya lakukan. Dokter GWK juga meresepkan obat herbal untuk batu ginjal. Malam itu saya pulang dengan perasaan sangat lega karena saya merasa sudah sehat kembali. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Dokter GWK.</p>
<p><strong>Rabu, 21 Desember 2011</strong></p>
<p>Saya sudah bisa main bulutangkis lagi&#8230; horee.. :-)</p>
<p><em>**Tamat</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tersugesti-oleh-dokter-gigi/' title='Tersugesti Oleh Dokter Gigi'>Tersugesti Oleh Dokter Gigi</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/' title='Alasan Memilih Bulutangkis'>Alasan Memilih Bulutangkis</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hiatus-tanpa-rencana/' title='Hiatus Tanpa Rencana'>Hiatus Tanpa Rencana</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Foperasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3%2F&amp;title=Operasi%20Batu%20Ginjal%20%3A%20URS%20dan%20ESWL%20%233" id="wpa2a_6"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</title>
		<link>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/</link>
		<comments>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:10:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[ESWL]]></category>
		<category><![CDATA[kencing]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit BaliMed]]></category>
		<category><![CDATA[urine]]></category>
		<category><![CDATA[URS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2591</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 7 Desember 2011 Dini hari sekitar pukul 4.00 perut saya sakit lagi, coba saya tahan dengan minum air saja. Dalam hati saya sudah memutuskan bahwa saya harus menjalani operasi secepatnya. Pagi sekitar pukul 7.00 setelah diskusi kecil dengan istri dan keluarga, kami memutuskan untuk menelepon dokter. Istri saya menelepon Dokter GWK dan menyampaikan bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rabu, 7 Desember 2011</strong></p>
<p>Dini hari sekitar pukul 4.00 perut saya sakit lagi, coba saya tahan dengan minum air saja. Dalam hati saya sudah memutuskan bahwa saya harus menjalani operasi secepatnya. Pagi sekitar pukul 7.00 setelah diskusi kecil dengan istri dan keluarga, kami memutuskan untuk menelepon dokter. Istri saya menelepon Dokter GWK dan menyampaikan bahwa saya siap menjalani operasi hari itu juga. Pukul 09.00 kami sudah tiba di RS BaliMed, mendaftar di resepsionis lalu saya masuk UGD untuk melakukan persiapan operasi. Cek kondisi fisik, tekanan darah, suntik antibiotik dan lain-lain.</p>
<p><span id="more-2591"></span>Saya sempat masuk kamar rawat inap menunggu operasi. Pukul 13.00 akhirnya saya masuk ruang operasi untuk menjalani URS. Selama satu jam tindakan itu dilakukan, saya dibius setengah badan. Suntikan bius dimasukkan di punggung, lalu beberapa menit kemudian dari perut ke bawah sudah tidak terasa apa-apa lagi. Saya tidak melihat langsung operasi URS dilakukan. Alat seperti pipa kecil dengan panjang sekitar 40 cm masuk melalui penis saya. Alat itu dilengkapi kamera dan saya bisa melihat video alat itu masuk ke dalam tubuh saya dan menghancurkan batu di saluran kencing saya. Sekitar 14.00 saya keluar dari ruang operasi.</p>
<p>Saya lalu dibawa ke ruangan lain untuk menjalani ESWL. Tindakan ESWL ini semacam diberi sinyal/gelombang kejut dari luar tubuh saya, dari arah punggung yang menuju batu pada ginjal saya. Saya melihat di alat yang digunakan, sinar ESWL ini dilakukan sampai 3000 kali. Saya bahkan sempat ketiduran selama menjalani ESWL ini. Kurang lebih 2 jam kemudian, pukul 16.00 akhirnya selesai juga. Saya lalu dibawa ke ruang lain lagi untuk di rontgen. Rontgen ini katanya untuk melihat apakah posisi selang di dalam tubuh saya sudah benar. Ya, ternyata ketika operasi URS itu di dalam tubuh saya dipasang selang kecil, dari ginjal menuju saluran kencing. Saya juga baru menyadari bahwa di penis saya terpasang selang cateter untuk menampung urine saya yang merah karena bercampur darah. Semuanya selesai, saya lalu masuk ke kamar untuk rawat inap.</p>
<p><strong>Kamis, 8 Desember 2011</strong></p>
<p>Warna urine pada selang cateter yang terpasang di penis saya mulai jernih. Sekitar pukul 08.00 bahkan sudah benar-benar jernih. Perawat mengatakan itu tandanya bahwa saya kemungkinan sudah boleh pulang. Saya sempat di visite oleh Dokter spesialis penyakit dalam. Perawat lalu menghubungi Dokter GWK dan menyampaikan kondisi saya. Sayang, Dokter GWK hari itu baru visite malam hari. Melalui perawat Dokter GWK menyampaikan bahwa saya sudah boleh pulang atau kalau mau juga boleh menunggu dokter visite dulu malam harinya. Mempertimbangkan biaya rawat inap lagi, kami memutuskan untuk pulang. Saya lalu dijadwalkan untuk kontrol ke Dokter GWK hari Kamis seminggu lagi. Saya lalu pulang, total biaya yang saya bayar hari itu adalah sekitar 17,5 juta.</p>
<p>Nah, ketika tiba dirumah inilah saya ceroboh. Saya mengabaikan kata istri serta ibu saya agar saya istirahat dulu. Saya memang tidak merasakan keluhan apa-apa lagi sehingga saya pun langsung beraktivitas seperti biasa, menyapu, menyiram tanaman, menggendong anak, dll. Saya bahkan sempat mau langsung mengajar di Stikom Bali, untungnya saya batalkan.</p>
<p><strong>Jumat, 9 Desember 2011</strong></p>
<p>Mulai pagi, kencing saya keluar berwarna merah. Kencing-kencing selanjutnya semakin parah, bercampur gumpalan-gumpalan darah. Saya sempat mengira ini mungkin wajar karena sehabis operasi, apalagi saya tidak merasakan sakit apa-apa, hanya agak ngeri melihat kencing bercampur darah. Sore harinya, istri saya mencoba menelepon Dokter GWK dan menyampaikan kondisi saya. Dokter langsung mengatakan bahwa saya harus kontrol malam itu juga. Saya pun mulai khawatir, itu artinya kondisi saya itu tidak wajar.</p>
<p>Malamnya saya langsung kontrol ke Dokter GWK yang malam itu praktek di RS Surya Husada, walaupun mendapat giliran paling terakhir. Setelah bertemu Dokter GWK, katanya darah itu kemungkinan disebabkan oleh selang di dalam tubuh saya atau karena saya banyak aktivitas pacsa operasi. Saya lalu di USG lagi dan hasilnya beruntung tidak ada gumpalan darah sehingga selang tidak perlu diangkat malam itu. Seharusnya selang itu baru diangkat setelah bengkak pada ginjal saya kempes. Hasil USG juga menunjukkan bahwa batu di saluran kencing saya sudah hilang, namun masih ada batu kecil di ginjal saya. Ginjal saya juga masih bengkak. Dokter lalu memberikan obat untuk menghentikan pendarahan dan menyarankan agar saya istirahat total dulu selama beberapa hari. Jika tidak ada keluhan apa-apa lagi, hari Selasa 4 hari lagi selang saya akan diangkat.</p>
<p><strong>Sabtu, 10 Desember 2011</strong></p>
<p>Kencing pertama pagi hari masih ada sedikit darah, namun selanjutnya tidak ada darah lagi. Saya mulai tenang, tapi saya benar-benar istirahat dirumah. Saya lebih banyak tiduran saja, keluar kamar untuk makan, kencing dan mandi. Selama 4 hari hanya itu saja aktivitas saya dirumah. Saya bahkan tidak berani menggendong anak saya.</p>
<div><em>**bersambung&#8230;</em></div>
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tersugesti-oleh-dokter-gigi/' title='Tersugesti Oleh Dokter Gigi'>Tersugesti Oleh Dokter Gigi</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/' title='Alasan Memilih Bulutangkis'>Alasan Memilih Bulutangkis</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hiatus-tanpa-rencana/' title='Hiatus Tanpa Rencana'>Hiatus Tanpa Rencana</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Foperasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2%2F&amp;title=Operasi%20Batu%20Ginjal%20%3A%20URS%20dan%20ESWL%20%232" id="wpa2a_8"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</title>
		<link>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/</link>
		<comments>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 03:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[ESWL]]></category>
		<category><![CDATA[kencing]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit BaliMed]]></category>
		<category><![CDATA[urine]]></category>
		<category><![CDATA[URS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2552</guid>
		<description><![CDATA[Dua minggu terakhir ini merupakan minggu yang tidak mengenakkan bagi saya. Saya harus istirahat dirumah pasca operasi URS dan ESWL yang saya lakukan di Rumah Sakit BaliMed Denpasar. Apa itu operasi URS dan ESWL silahkan googling sendiri, yang jelas itu tindakan medis untuk menghilangkan batu pada saluran kencing dan ginjal. Gejala sakit yang saya alami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em></em>Dua minggu terakhir ini merupakan minggu yang tidak mengenakkan bagi saya. Saya harus istirahat dirumah pasca operasi URS dan ESWL yang saya lakukan di Rumah Sakit BaliMed Denpasar. Apa itu operasi URS dan ESWL silahkan googling sendiri, yang jelas itu tindakan medis untuk menghilangkan batu pada saluran kencing dan ginjal.</p>
<p><span id="more-2552"></span>Gejala sakit yang saya alami sebenarnya sudah mulai sejak sekitar 2-3 bulan yang lalu. Saya merasakan nyeri di perut bagian kiri bawah. Awalnya nyeri terasa selama beberapa jam lalu hilang dengan sendirinya. Beberapa minggu kemudian nyeri itu muncul lagi, sempat saya mengira itu sakit maag karena saya dulu punya riwayat maag.</p>
<p>Setelah beberapa kali mengalami sakit yang sama suatu sore ketika sakit saya memutuskan untuk periksa ke dokter umum. Setelah diperiksa dan ditanyakan masalah kencing dan buang air besar, Dokter memberikan obat untuk konstipasi dan menyarankan saya banyak makan buah terutama pepaya. Setelah itu sakit saya memang hilang, saya pun selanjutnya makan pepaya tiap hari. Bahkan belakangan setiap habis makan di kantin kampus, saya selalu memesan semangkuk buah. Saat itu saya meyakini diri menderita konstipasi.</p>
<p>Namun, beberapa kali setelah itu nyeri itu kembali datang dan datang lagi. Pernah saya tidak tahan dengan sakitnya, lalu saya memeriksakan diri ke Dokter umum lagi. Dokter pun masih mengatakan hal yang sama, entah, mungkin karena saya yang mengatakan pernah menderita konstipasi sebelumnya. Tapi kali ini saya meminta surat pengantar dari Dokter untuk tindakan selanjutnya. Dokter pun memberi surat pengantar untuk rontgen. Tapi setelah beberapa lama nyeri itu tidak terasa lagi hingga hari Senin sekitar dua minggu yang lalu.</p>
<p><strong>Senin, 5 Desember 2011</strong></p>
<p>Sore itu perut saya sakit lagi. Sempat saya tahan sakitnya dan juga minum obat penghilang nyeri. Tapi malamnya sekitar pukul 20.00, karena sakitnya belum hilang, berbekal surat pengantar dari Dokter umum, saya memutuskan untuk rontgen dan periksa ke Dokter spesialis penyakit dalam. Hasil rontgen diperiksa oleh Dokter spesialis penyakit dalam. Dokter mengatakan tidak ditemukan ada masalah apa pun. Tapi Dokter mengatakan mengatakan bisa saja ada batu yang tidak terlihat dalam hasil rontgen. Saya lalu diberi surat pengantar untuk USG.</p>
<p><strong>Selasa, 6 Desember 2011</strong></p>
<p>Besoknya, hari Selasa sore saya datang ke Rumah Sakit BaliMed untuk di USG. Dokter yang melakukan USG pun mengatakan memang ada batu dan katanya saya memang harus berobat. Hasil USG saya diberikan pengantar lagi untuk kembali Dokter spesialis penyakit dalam karena surat pengantar USG dari sana. Dokter spesialis penyakit dalam lalu merujuk lagi ke Dokter spesialis bedah urologi.</p>
<p>Dokter spesialis bedah urologi ini saya panggil Dokter Wirya atau di rumah sakit BaliMed lebih dikenal dengan dokter GWK. Oleh Dokter GWK ini saya diperiksa lagi, di USG lagi untuk memastikan apakah memang ada batu di saluran kencing dan memastikan posisinya. Hasilnya memang ada batu di saluran kencing saya, posisinya tepat di rasa sakit yang saya rasakan, dekat kantong kemih. Batu juga ditemukan di ginjal, ginjal saya juga bengkak.</p>
<p>Dokter GWK lalu menjelaskan bahwa awalnya batu yang dibawah menyumbat saluran kencing, lalu mengakibatkan ginjal bengkak dan ada batu juga di ginjal. Dokter GWK lalu menjelaskan tindakan yang harus dilakukan adalah saya harus menjalani operasi URS dan ESWL untuk menghilangkan kedua batu itu. Dokter GWK juga memperlihatkan video bagaimana operasi URS dan EWSL itu dilakukan pada pasien.</p>
<p>Saya sempat menanyakan kepada Dokter GWK apakah ada cara lain yang bisa saya tempuh untuk sembuh, Dokter menjawab tidak ada. Saya lalu menanyakan bagaimana dengan tingkat keberhasilan operasi ini, Dokter GWK mengatakan bahwa tingkat keberhasilan operasi URS adalah 93% dan ESWL 95%. Dokter lalu menambahkan bahwa dalam dunia kedokteran tingkat keberhasilan diatas 80% itu sudah bagus, dan tidak ada jaminan 100% berhasil karena selalu ada faktor ijin Tuhan. Dokter kemudian mengatakan malam itu saya dipersilahkan pulang untuk berpikir, lalu kapan saya siap saya dipersilahkan menelepon Dokter GWK untuk menjalani operasi URS dan ESWL.</p>
<p>Sebelum pulang saya lalu mampir ke resepsionis RS BaliMed untuk menanyakan masalah biaya. Petugas disana lalu mengatakan bahwa tindakan URS memerlukan biaya sekitar 7-12 juta dan ESWL sekitar 3-4 juta. Saya cukup kaget dengan biaya tersebut, tapi demi kesehatan sepertinya saya tidak akan masalah dengan biaya itu. Oya, itu belum termasuk biaya obat serta rawat inap, karena setelah tindakan tersebut saya harus rawat inap semalam.</p>
<p>Tiba dirumah, entah mengapa malah ada rasa senang dalam hati saya. Mungkin tepatnya rasa tenang, karena permasalahan sakit saya selama ini sudah menemui titik terang. Yang harus saya pikirkan selanjutnya adalah apakah saya memutuskan menjalani operasi itu atau tidak. Sebenarnya malam itu hati kecil saya sudah mengatakan bahwa operasi itu adalah jalan yang harus saya tempuh. Istri saya pun sepertinya sependapat, walaupun biaya sedikit menjadi ganjalan bagi kami.</p>
<p><em>**bersambung&#8230;</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/tersugesti-oleh-dokter-gigi/' title='Tersugesti Oleh Dokter Gigi'>Tersugesti Oleh Dokter Gigi</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/' title='Alasan Memilih Bulutangkis'>Alasan Memilih Bulutangkis</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/hiatus-tanpa-rencana/' title='Hiatus Tanpa Rencana'>Hiatus Tanpa Rencana</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Foperasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1%2F&amp;title=Operasi%20Batu%20Ginjal%20%3A%20URS%20dan%20ESWL%20%231" id="wpa2a_10"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketemu Aparat, Saya Lebih Baik Menghindar</title>
		<link>http://imadewira.com/ketemu-aparat-saya-lebih-baik-menghindar/</link>
		<comments>http://imadewira.com/ketemu-aparat-saya-lebih-baik-menghindar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 14:22:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[aparat]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor]]></category>
		<category><![CDATA[tentara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2324</guid>
		<description><![CDATA[Kejadian ini saya alami ketika dalam perjalanan pulang kerja dari Nusa Dua menuju Kerobokan. Seperti biasa sekitar pukul 15.30 saya berangkat dari kampus melewati jalan By Pass Ngurah Rai hingga simpang Dewa Ruci lalu melewati Sunset Road menuju Kerobokan. Sore-sore begitu sudah terbiasa di By Pass Ngurah Rai lalu lintas padat merayap, bahkan terkadang macet. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kejadian ini saya alami ketika dalam perjalanan pulang kerja dari Nusa Dua menuju Kerobokan. Seperti biasa sekitar pukul 15.30 saya berangkat dari kampus melewati jalan By Pass Ngurah Rai hingga simpang Dewa Ruci lalu melewati Sunset Road menuju Kerobokan.</p>
<p>Sore-sore begitu sudah terbiasa di By Pass Ngurah Rai lalu lintas padat merayap, bahkan terkadang macet. Apalagi di pertigaan patung Ngurah Rai, maklum itu adalah satu-satunya akses darat dari Nusa Dua, Jimbaran dan sekitarnya menuju Kuta dan Denpasar. Antrian traffic light di pertigaan itu pun sangat panjang. Untungnya saya mengendarai sepeda motor, sehingga bisa meliuk-liuk diantara antrian mobil, truk dan bus.</p>
<p><span id="more-2324"></span>Lalu saya melihat ada dua truk berwarna coklat yang berjalan beriringan pelan karena macet, di bak belakangnya penuh dengan aparat (tentara) berpakaian loreng dengan ciri khasnya bertampang sangar. Saya tidak tahu mereka dari kesatuan mana, yang saya tahu mereka adalah tentara karena berpkaian loreng seperti tentara pada umumnya.</p>
<p>Karena lalu lintas sangat padat maka saya pun meliuk-liuk mencari celah diantara mobil lain dan juga truk tersebut. Semua pengendara sepeda motor juga melakukan hal serupa dengan saya. Lalu tibalah saya diantara kedua truk tentara tadi, ada juga satu-dua sepeda motor lain. Jadi di depan dan belakang saya ada truk tentara.</p>
<p>Saya lalu mendengar suara klakson yang cukup keras dari truk di belakang saya, karena hanya sekali awalnya saya menduga peringatan agar saya berhati-hati. Suara klakson sesekali begitu biasa dalam suasana jalanan padat. Saya pun berkendara seperti biasa, sesekali berhenti karena macet.</p>
<p>Lalu kemudian terdengar lagi suara klakson dari truk di belakang saya, ya truk yang bermuatan tentara itu. Kali ini bukan sekali, tapi berkali-kali dan seperti orang marah. Saya berpikir apa salah saya, pengendara sepeda motor yang kebetulan di dekat saya juga tampak bingung.</p>
<p>Lalu beberapa orang tentara di truk di depan memberi tanda agar saya minggir, tapi saya harus minggir kemana, karena saya tidak bisa bergerak kemana-mana kecuali mengikuti truk di depan saya itu. Dan suara klakson dari truk di belakang saya masih terdengar.</p>
<p>Akhirnya ada juga kesempatan untuk ke samping dan menyalip truk di depan saya dan saya pun berlalu.</p>
<p>Sambil melanjutkan perjalanan pulang saya merenung, apa kira-kira salah saya sehingga sopir truk tadi yang kemungkinan tentara juga meng-klakson saya dan orang lain seperti itu. Apakah karena saya berada di depan truk mereka? Apakah hal itu tidak boleh? Bukankah itu jalan umum dan saya serta semua orang berhak menggunakan jalan tersebut, apalagi dalam kondisi padat dan hampir macet seperti itu.</p>
<p>Jujur saja ketika itu saya merasa sedikit terintimidasi dan terancam. Padahal seharusnya aparat seperti polisi dan tentara bisa memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat. Tapi kenapa yang ada justru saya cenderung merasa takut dan tidak nyaman ketika berada di dekat mereka.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/helm/' title='Helm'>Helm</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/macet-oh-macet/' title='Macet oh Macet!'>Macet oh Macet!</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/maafkan-saya-nek-hanya-itu-yang-bisa-saya-lakukan/' title='Maafkan Saya Nek, Hanya Itu Yang Bisa Saya Lakukan'>Maafkan Saya Nek, Hanya Itu Yang Bisa Saya Lakukan</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-datang-cecep/' title='Selamat Datang Cecep'>Selamat Datang Cecep</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fketemu-aparat-saya-lebih-baik-menghindar%2F&amp;title=Ketemu%20Aparat%2C%20Saya%20Lebih%20Baik%20Menghindar" id="wpa2a_12"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/ketemu-aparat-saya-lebih-baik-menghindar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sumpah PNS</title>
		<link>http://imadewira.com/sumpah-pns/</link>
		<comments>http://imadewira.com/sumpah-pns/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 02:11:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[cpns]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[stp nusa dua bali]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah]]></category>
		<category><![CDATA[tes CPNS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2206</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu proses yang harus dilalui untuk menjadi seorang PNS seutuhnya adalah pengambilan sumpah. Untuk menjadi seorang PNS dari jalur umum seperti saya, tahap yang awal yang harus dilalui biasanya adalah tes CPNS. Tes ini biasanya sekitar pertengahan tahun sampai akhir tahun sesuai dengan informasi lowongan CPNS. Jika telah lulus tes CPNS ini sekitar awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu proses yang harus dilalui untuk menjadi seorang PNS seutuhnya adalah pengambilan sumpah. Untuk menjadi seorang PNS dari jalur umum seperti saya, tahap yang awal yang harus dilalui biasanya adalah tes CPNS. Tes ini biasanya sekitar pertengahan tahun sampai akhir tahun sesuai dengan informasi lowongan CPNS. Jika telah lulus tes CPNS ini sekitar awal tahun barulah kita akan dipanggil lagi untuk mulai bekerja.</p>
<p><span id="more-2206"></span>Selama sekitar setahun status kita masih CPNS yaitu Calon Pegawai Negeri Sipil. Dalam setahun teorinya kita menunjukkan diri apakah nanti benar-benar layak diangkat menjadi PNS. Setelah itu kita harus mengikuti Diklat Prajabatan sebagai salah satu syarat untuk diajukan menjadi PNS. Syarat lainnya adalah mengikuti tes kesehatan menyeluruh yang dilakukan di Rumah Sakit pemerintah yang ditunjuk.</p>
<p>Nah setelah semua itu lengkap barulah kita diajukan menjadi PNS penuh. Dan tahap terakhir adalah upacara Pengambilan Sumpah. Saya dan 2 orang teman se-angkatan sebenarnya sudah <a href="http://imadewira.com/sk-pns-100/" target="_blank">menerima SK PNS</a> tahun lalu, namun upacara Pengambilan Sumpah baru saya ikuti sekitar 2 minggu lalu dan bersamaan dengan teman-teman yang satu angkatan di bawah saya.</p>
<p>Upacara Pengambilan Sumpah dilakukan di kampus STP Nusa Dua Bali yang juga diikuti oleh beberapa PNS dari UPT lain di Bali yang berada di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Untuk yang beragama Hindu, sebelum upacara Pengambilan Sumpah, ada upacara khusus yang harus kami ikuti yaitu &#8220;Mejaya-Jaya&#8221; di Pura di kampus STP Nusa Dua Bali.</p>
<p>Setelah itu barulah Upacara Pengambilan Sumpah dilakukan di dalam gedung. Ada sekitar 30 orang peserta, 2 beragama Islam dan 1 beragama Kristen. Masing-masing kelompok ditemani oleh rohaniawan sesuai dengan agama yang bersangkutan. Acara pun berlangsung dengan khidmat, walaupun sangat sederhana tapi sama sekali tidak mengurangi keseriusan kami dalam bersumpah/berjanji.</p>
<p>Selesai semua acara, para undangan yang terdiri dari pejabat di lingkungan UPT masing-masing serta undangan lain memberikan selamat. Saya senang dan akan berusaha menjalankan sumpah yang telah saya ucapkan disana.</p>
<p>Oya, ini beberapa foto-fotonya.</p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-01.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2209" title="pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-01" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-01.jpg" alt="" width="450" height="295" /></a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-02.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2210" title="pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-02" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-02.jpg" alt="" width="450" height="282" /></a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-03.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2211" title="pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-03" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-03.jpg" alt="" width="450" height="298" /></a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-04.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2213" title="pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-04" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-04.jpg" alt="" width="450" height="296" /></a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-05.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2214" title="pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-05" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-05.jpg" alt="" width="450" height="303" /></a></p>
<p><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-06.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2215" title="pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-06" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/08/pengambilan-sumpah-pns-stp-nusa-dua-bali-06.jpg" alt="" width="450" height="299" /></a><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/heran-penipuan-tes-cpns/' title='Heran Penipuan Tes CPNS'>Heran Penipuan Tes CPNS</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/sk-pns-100/' title='SK PNS 100%'>SK PNS 100%</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/satu-tahun-di-stp-nusa-dua-bali/' title='Satu Tahun di STP Nusa Dua Bali'>Satu Tahun di STP Nusa Dua Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/lowongan-cpns-dosen-tahun-2010-di-stp-nusa-dua-bali/' title='Lowongan CPNS Dosen Tahun 2010 di STP Nusa Dua Bali'>Lowongan CPNS Dosen Tahun 2010 di STP Nusa Dua Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/pengumuman-seleksi-administrasi-pmdk-stp-nusa-dua-bali-2011/' title='Pengumuman Seleksi Administrasi PMDK STP Nusa Dua Bali 2011'>Pengumuman Seleksi Administrasi PMDK STP Nusa Dua Bali 2011</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fsumpah-pns%2F&amp;title=Sumpah%20PNS" id="wpa2a_14"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/sumpah-pns/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengempu</title>
		<link>http://imadewira.com/pengempu/</link>
		<comments>http://imadewira.com/pengempu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 02:21:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[pengempu]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2143</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin bercerita tentang pembantu dirumah saya. Ya sebut saja dia pembantu walaupun sebenarnya saya tidak enak dan tidak suka menyebut dia pembantu karena bagi saya kesannya agak rendah dan kasar. Kepada teman dan kerabat saya, saya lebih suka menyebut dia sebagai &#8220;pengempu&#8221; yang dalam bahasa Bali kurang lebih artinya baby sitter. Satu lagi alasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin bercerita tentang pembantu dirumah saya. Ya sebut saja dia pembantu walaupun sebenarnya saya tidak enak dan tidak suka menyebut dia pembantu karena bagi saya kesannya agak rendah dan kasar. Kepada teman dan kerabat saya, saya lebih suka menyebut dia sebagai &#8220;pengempu&#8221; yang dalam bahasa Bali kurang lebih artinya baby sitter.</p>
<p><span id="more-2143"></span>Satu lagi alasan saya tidak suka mengatakan bahwa saya menggunakan jasa pembantu adalah latar belakang dan keadaaan ekonomi keluarga saya yang biasa saja. Bahkan jauh dari kata &#8220;kaya&#8221;, semua tetangga dan kerabat tahu bahwa keluarga kami biasa-biasa saja. Jadi mungkin mereka akan mengernyitkan dahi ketika mendengar kami mengajak pembantu dirumah. Karena terkesan mungkin saya sombong, sok kaya atau tidak mampu mengerjakan sendiri pekerjaan dirumah yang mana membuat saya perlu mengajak pembantu.</p>
<p>Sebenarnya saya dan istri sama sekali tidak kewalahan untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah seperti memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, menyetrika dan semua pekerjaan rumah lainnya. Jadi bukan itu alasan saya untuk mengajak pembantu di rumah.</p>
<p>Ada satu hal lain yang tidak mungkin saya dan istri kerjakan yaitu &#8220;ngempu&#8221;. Saya dan istri sama-sama bekerja, jadi kami tidak mungkin bisa menemani anak selama 24 jam setiap hari. Itulah sebabnya saya terpaksa mencari jasa &#8220;pengempu&#8221;.</p>
<p>Sebenarnya saya tinggal bersama kedua orang tua saya yang masih sehat dan bisa &#8220;ngempu&#8221;. Tapi saya kasihan dan tidak mau terlalu merepotkan mereka, apalagi saya tahu pekerjaan &#8220;ngempu&#8221; balita itu tidaklah mudah dan butuh kesabaran tingkat tinggi. Apalagi kedua orang tua saya juga punya pekerjaan wiraswasta walaupun sebagian besar dikerjakan di rumah.</p>
<p>Jadi, keputusan saya adalah tetap menggunakan jasa &#8220;pengempu&#8221;. Awalnya kedua orang tua saya kurang setuju dengan berbagai alasan, diantaranya karena merasa dari segi ekonomi keluarga kami belum pantas dan juga masalah biaya untuk gaji. Ada juga alasan lain karena takut kesannya orang tua saya tidak mau mengurus cucunya.</p>
<p>Tapi saya berusaha menjelaskan alasan saya adalah demi orang tua saya juga, saya tidak mau terlalu merepotkan mereka. Apalagi konsep saya adalah kedua orang tua saya tetap saya minta tolong untuk &#8220;ngempu&#8221; dan pengempunya bertugas untuk membantu. Jadi anak saya tetap berada dalam pengawasan kedua orang tua saat saya dan istri tidak berada dirumah bersamanya.</p>
<p>Dan sejak putri saya yang saat ini sudah berumur 1,5 tahun masih di dalam kandungan, keluarga saya mulai mengajak pembantu. Seperti tujuan awal saya pembantu itu tugasnya adalah &#8220;ngempu&#8221; tapi dalam prakteknya dia juga membantu banyak pekerjaan dirumah khususnya mencuci dan setrika, menyapu dan mengepel lantai serta memasak nasi dan membersihkan dapur.</p>
<p>Untuk masalah biaya &#8220;pengempu&#8221; itu, saya merasa tidak masalah menyisihkan sebagian gaji saya dan istri untuk diberikan kepada &#8220;pengempu&#8221;. Daripada salah satu dari kami harus berhenti bekerja karena mengurus anak dirumah.</p>
<p>Hingga saat ini, secara umum semua berjalan lancar walaupun tetap ada masalah yang muncul dengan adanya &#8220;pengempu&#8221; dirumah saya. Tapi kami, saya dan istri menganggap semua itu adalah bagian dari cobaan dalam menjalani kehidupan rumah tangga yang harus kami hadapi. Syukurlah, dengan bermodalkan kesabaran sejauh ini semua bisa teratasi.<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-ulang-tahun-istriku/' title='Selamat Ulang Tahun, Istriku'>Selamat Ulang Tahun, Istriku</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/3c-putri-impian/' title='3C &#8211; Putri Impian'>3C &#8211; Putri Impian</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/' title='Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak'>Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/lirik-lagu-anak-anak-gending-rare-daerah-bali/' title='Lirik Lagu Anak-Anak (Gending Rare) Daerah Bali'>Lirik Lagu Anak-Anak (Gending Rare) Daerah Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/ibu-maafkan-saya/' title='Ibu, Maafkan Saya'>Ibu, Maafkan Saya</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fpengempu%2F&amp;title=Pengempu" id="wpa2a_16"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/pengempu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikmati dan Mensyukuri  Memiliki Anak</title>
		<link>http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/</link>
		<comments>http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 05:13:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[melahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[putri]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2039</guid>
		<description><![CDATA[Kurang dari sepekan yang lalu, kembali salah seorang sahabat saya sebut saja namanya Agus telah resmi menjadi seorang ayah setelah istrinya melahirkan seorang putri bagi mereka berdua. Saya bisa membayangkan dan merasakan kebahagiaan mereka, apa yang sedang mereka rasakan saat putri mereka lahir, pasti tidak jauh berbeda ketika putri saya lahir, hampir 1,5 tahun yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kurang dari sepekan yang lalu, kembali salah seorang sahabat saya sebut saja namanya Agus telah resmi menjadi seorang ayah setelah istrinya melahirkan seorang putri bagi mereka berdua. Saya bisa membayangkan dan merasakan kebahagiaan mereka, apa yang sedang mereka rasakan saat putri mereka lahir, pasti tidak jauh berbeda ketika <a href="http://imadewira.com/terima-kasih-tuhan/" target="_blank">putri saya lahir</a>, hampir 1,5 tahun yang lalu.</p>
<p><span id="more-2039"></span>Saya sempat mengobrol dengan Agus setelah mengucapkan selamat kepadanya saat saya dan istri langsung mengunjungi mereka sehari setelah putrinya dilahirkan. Obrolan kami tentu saja tentang bagaimana proses melahirkan, bagaimana kondisi anak serta ibunya dan bahan obrolan lain seputar kelahiran putri mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai seorang teman yang sudah lebih dulu memiliki anak, ya walaupun hanya beda 1,5 tahun saya sesekali menceritakan pengalaman saya khususnya tentang merawat putri saya hingga saat ini. Tentu saja hanya sekilas saja karena saya tidak mau mendominasi obrolan dengan segala sesuatu tentang putri saya. Apalagi walaupun saya lebih dulu memiliki anak, belum tentu saya lebih baik dari mereka dalam mengurus anak.</p>
<p>Dari pengalaman saya sejauh ini, kita tidak bisa menyamakan antara anak kita dengan anak lainnya. Setiap anak bayi dan balita memiliki perkembangan yang unik. Mungkin ada yang belum setahun sudah bisa berjalan, seperti putri saya yang sudah berjalan untuk pertama kalinya saat umum 10,5 bulan, walaupun belum lancar. Namun ada juga seperti salah satu keponakan saya yang baru bisa berjalan saat berumur lebih dari setahun.</p>
<p>Perkembangan si anak sangat besar kemungkinannya berbeda dengan anak yang lain. Namun sebagai orang tua kita tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati saya. Maka dari itu saya selalu berusaha terbuka dengan banyak membaca dan mendengar cerita atau pun nasehat dari orang tua dan teman yang sudah memiliki anak. Dan tidak sedikit hal-hal yang bisa saya pelajari dari mereka dalam membesarkan buah hati saya bersama istri.</p>
<p>Oya, ada salah satu nasehat dari seorang kawan ketika awal-awal kelahiran putri saya. Saat itu saya berpikir bahwa saya ingin putri saya lekas besar sehingga saya bisa mengajaknya jalan-jalan dan tidak repot menggendongnya. Saat itu saya ingin waktu lekas berputar. Namun kawan saya ini menasehati saya agar menikmati saat-saat tersebut, agar saya menikmati setiap perkembangan si kecil, dari hari ke hari.</p>
<p>Dan ternyata nasehat kawan saya itu benar, perkembangan anak dari hari ke hari, bulan ke bulan sangat menarik. Walaupun kadang lelah dan tentu ada duka saat si kecil <a href="http://imadewira.com/akhirnya-putri-saya-kena-cacar/" target="_blank">sakit</a>, tapi saya benar-benar bersyukur dan menikmatinya. Bahkan sekarang saat anak saya sudah bisa berjalan kesana-kemari, saya dan istri kadang merindukan saat-saat dia baru lahir dan masih lebih banyak tidur, saat saya masih bisa menggendongnya dengan satu tangan dimana tangan saya yang satunya memainkan papan keyboard di laptop.</p>
<div id="attachment_2043" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/06/nindi-otonan.jpg"><img class="size-full wp-image-2043" title="nindi-otonan" src="http://imadewira.com/wp-content/uploads/2011/06/nindi-otonan.jpg" alt="" width="400" height="407" /></a><p class="wp-caption-text">Nindi, putri saya yang sekarang sudah hampir 1,5 tahun</p></div>
<p>Ah, memiliki seorang anak memang sebuah anugerah, yang harus disyukuri. Terima kasih Tuhan..</p>
<p>*mohon maaf kalau tulisan ini ngalor-ngidul, kangin kauh :-)<br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/ibu-maafkan-saya/' title='Ibu, Maafkan Saya'>Ibu, Maafkan Saya</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/3c-putri-impian/' title='3C &#8211; Putri Impian'>3C &#8211; Putri Impian</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/lirik-lagu-anak-anak-gending-rare-daerah-bali/' title='Lirik Lagu Anak-Anak (Gending Rare) Daerah Bali'>Lirik Lagu Anak-Anak (Gending Rare) Daerah Bali</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/waterbirth-melahirkan-persalinan-dalam-air/' title='Waterbirth : Melahirkan / Persalinan Dalam Air'>Waterbirth : Melahirkan / Persalinan Dalam Air</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/selamat-ulang-tahun-istriku/' title='Selamat Ulang Tahun, Istriku'>Selamat Ulang Tahun, Istriku</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Fmenikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak%2F&amp;title=Menikmati%20dan%20Mensyukuri%20%20Memiliki%20Anak" id="wpa2a_18"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/menikmati-dan-mensyukuri-memiliki-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Memilih Bulutangkis</title>
		<link>http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/</link>
		<comments>http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jun 2011 05:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imadewira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bulutangkis]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadewira.com/?p=2033</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini saya cukup rajin belajar bermain bulutangkis, setidaknya dua kali seminggu saya ke lapangan. Ya saya lebih suka menyebut diri belajar karena memang kenyataannya saya masih merasa belajar dan belum berani mengatakan diri &#8220;bisa&#8221;, walaupun kalau dihitung sudah setahun lebih saya mulai mencoba bulutangkis. Ada beberapa alasan mengapa saya memilih belajar bermain bulutangkis. Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini saya cukup rajin belajar bermain bulutangkis, setidaknya dua kali seminggu saya ke lapangan. Ya saya lebih suka menyebut diri belajar karena memang kenyataannya saya masih merasa belajar dan belum berani mengatakan diri &#8220;bisa&#8221;, walaupun kalau dihitung sudah setahun lebih saya mulai mencoba bulutangkis.</p>
<p><span id="more-2033"></span>Ada beberapa alasan mengapa saya memilih belajar bermain bulutangkis. Saya percaya, jika ingin tetap sehat dan bugar maka olahraga adalah sebuah keharusan. Di antara banyak pilihan olahraga yang bisa saya lakukan, saya akhirnya memilih bulutangkis. Sebenarnya ada pilihan olahraga lain seperti jogging, futsal, volly, bersepeda dan lainnya.</p>
<p>Kalau jogging, bagi saya kurang mengasikkan karena bukan bentuk olahraga permainan. Di samping itu saya biasanya jogging di hari minggu pagi di lapangan Renon atau Lumintang. Berhubung sekarang sudah memiliki anak, maka jogging pun tidak bisa saya lakukan secara maksimal karena di lapangan saya lebih banyak untuk menemani si kecil bermain.</p>
<p>Volly adalah olahraga yang saya gemari sejak SD, di tingkat SMP dan SMA pun saya pernah ikut mewakili sekolah untuk bertanding di tingkat kota. Sayangnya ketika SMP kaki saya sempat patah karena kecelakaan dan itu menghalangi saya untuk maksimal bermain volly. Di samping itu, volly juga butuh lebih banyak orang untuk memainkannya. Satu alasan lagi adalah olahraga volly tidak mungkin dimainkan hingga saya berumur nanti.</p>
<p>Bagaimana dengan futsal? Saya pernah mencoba, tapi sepertinya fisik saya tidak cocok untuk olahraga ini. Selain itu saya kurang suka memainkan olahraga yang beradu fisik secara langsung seperti futsal, basket, dll. Tapi kalau menonton sepakbola, itu lain perkara.</p>
<p>Bersepeda? Ini saya cukup suka, tapi sayangnya sampai saat ini saya belum bisa menyisihkan uang untuk membeli sebuah sepeda. Saya sempat meminjam sepeda milik paman tapi itu tidak bisa saya lakukan terus.</p>
<p>Nah, pilihan terakhir dan paling pas bagi saya adalah bulutangkis. Saya senang memainkannya dan sepertinya saya bisa memainkannya hingga cukup berumur nanti. Tentang biaya, saya cukup membeli sebuah raket (satu lagi dikasi oleh paman). Setiap bermain memang harus membeli (membayar) bola (shuttlecock). Tapi itu tidak masalah bagi saya, karena olahraga memang sebuah bentuk investasi.</p>
<p><em>Bagaimana dengan anda? Olahraga apa yang biasa anda lakukan?</em><br />
<h3 class='related_post_title'>Baca Juga:</h3>
<ul class='related_post'>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-3/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #3</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-2/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #2</a></li>
<li><a href='http://imadewira.com/operasi-batu-ginjal-urs-dan-eswl-1/' title='Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1'>Operasi Batu Ginjal : URS dan ESWL #1</a></li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fimadewira.com%2Falasan-memilih-bulutangkis%2F&amp;title=Alasan%20Memilih%20Bulutangkis" id="wpa2a_20"><img src="http://imadewira.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadewira.com/alasan-memilih-bulutangkis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

