Bloody Valentine For Disaster, Nindi dan Emoni

February 17th, 2014 by imadewira Leave a reply »

bloody-valentine-for-disaster-01

BBC yang merupakan singkatan dari Bali Blogger Community kembali menegaskan eksistensi, maklum di tengah gempuran berbagai media jejaring sosial di internet maka dunia blog pun seakan terpinggirkan. Walaupun tidak semua dan tidak selalu blogger yang hiatus ataupun berhenti ngeblog karena adanya jejaring sosial, sebagian juga karena mungkin alasan lain seperti memang sibuk di dunia offline ataupun sudah punya hobi lain yang lebih menarik. Tetapi tidak sedikit juga blogger khususnya di BBC yang tetap aktif dan konsisten ngeblog.

Dan ternyata dari apa yang saya lihat, komunitas BBC itu tidak mutlak menjadikan blog sebagai sesuatu yang wajib. Blog ternyata hanya sebuah pintu atau jembatan yang membuat mereka berkumpul dan berbuat sesuatu yang positif. Buktinya pada kegiatan yang diadakan oleh BBC hari minggu kemarin, tidak sedikit para sesepuh BBC yang hadir walaupun mengaku saat ini tidak aktif ngeblog lagi. Jadi BBC sudah menjadi sebuah komunitas yang tidak hanya sebatas punya blog atau tidak, tapi sebuah komunitas yang selalu mencoba berbuat sesuatu yang bermanfaat.

Saya sendiri jujur saja sebenarnya tidak terlalu aktif di komunitas BBC, dari sekian banyak kegiatan yang diadakan, hanya beberapa kali saya ikut dan itupun sebatas penggembira saja, diantaranya ketika BBC mengadakan perayaan 17 Agustus di RSJ Bangli, juga ketika perwakilan BBC mengisi acara di sebuah stasiun radio yang membicarakan tentang blog. Lalu setelah sekian lama saya akhirnya bisa ikut nimbrung lagi di acara yang diadakan oleh BBC yaitu Bloody Valentine For Disaster.

bloody-valentine-for-disaster-02

Bloody Valentine For Disaster sepertinya menjadi sebuah acara tahunan yang diadakan oleh BBC. Isinya adalah kegiatan donor darah dan acara amal diiringi beberapa hiburan. Hari minggu kemarin Bloody Valentine For Disaster diadakan di Lapangan Renon. Kebetulan saya cukup sering ke Renon ketika hari Minggu pagi untuk jogging bersama keluarga. Jadi dari awal saya memang berencana untuk ikut mampir dan donor darah. Yang membuat makin menarik adalah rencana kehadiran salah satu band etnik yang bernama Emoni Bali. Emoni ini sangat disukai oleh putri saya, Nindi, yang berumur hampir 4 tahun.

Sejak membeli CD album Emoni beberapa waktu lalu, Nindi sepertinya langsung jatuh cinta. Dia terus nanya Emoni itu siapa, orangnya yang mana, rumahnya dimana dan sampai minta kenalan. Nah, mumpung ada kesempatan, jadilah saya semakin mantap untuk hadir di acara BBC sekaligus mengajak Nindi menonton Emoni Bali.

Uniknya, saya mengira Emoni sudah akan show sekitar pukul 7.00 jadi saya mengatakan sama Nindi agar hari Minggu dia sudah bangun pukul 5.00 dan kita akan berangkat ke Renon pukul 6.00. Seperti rencana Nindi pun mau bangun pukul 5.00 walaupun masih sangat mengantuk, tapi dia sepertinya semangat demi Emoni.

bloody-valentine-for-disaster-03

Singkat cerita kami sudah sampai di Renon sekitar pukul 6.15 dan belum begitu ramai. Saya pun bertemu beberapa teman Facebook dan BBC yang selama ini lebih sering berinteraksi di Facebook. Tidak lama kemudian donor darah pun dibuka, saya menjadi orang pertama yang donor. Sementara itu Nindi bermain, istri dan mertua saya serta adik ipar pun berolahraga ringan sambil menunggu acara.

Berbagai acara pun diadakan dan berbaur dengan masyarakat yang berolahraga, ada  kotak amal, lelang baju kaos serta penampilan beberapa hiburan musik. Personil Emoni yang kami tunggu pun berdatangan dan saya bersama Nindi langsung menghampiri vokalisnya. Nindi pun sudah kenalan dan bertemu langsung. Puas? Belum, Nindi ingin menyaksikan langsung Emoni tampil.

bloody-valentine-for-disaster-04

Nah, sayangnya hingga pukul 9.00 Emoni belum mendapat giliran. Nindi pun sedikit lesu mungkin ngantuk karena bangunnya kepagian. Baru sekitar pukul 10.00 Emoni tampil dan langsung membawakan beberapa lagu yang ada di album mereka, Jenggot Uban, Pulsinoge dan Made Cenik. Nindi pun antusias menonton bahkan ikut bernyanyi. Sayangnya Emoni tidak membawakan lagu favorit yang paling disukai Nindi yaitu Ketut Garing. Tapi tak apalah, Nindi sepertinya sudah sangat puas bisa bertemu langsung, kenalan, menonton dan berfoto sama idolanya saat ini. Buktinya ketika pulang Nindi terlihat sangat ceria dan bahagia.

bloody-valentine-for-disaster-05

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

9 comments

  1. a! says:

    horeee. akhirnya nindi ketemu emoni. rajn2 ya ikut acara BBC. pasti sering ketemu kakak2 baik hati dari emoni. ;))
    a!´s last blog post ..Beban Berat di Balik Nama

  2. .gungws says:

    terima kasih, Nindi… utk Ketut Garing, tunggu yaa, kakak2 emoni ga bisa bawain karena menyiapkan kejutan, semoga awal bulan depan sudah bisa disebarkan :)

    *rindu juga blogwalking begini.. ;))
    .gungws´s last blog post ..kilas balik

  3. Baju “Masih ngeblog?” Nya Nindi keren.., mengingatkan pada blog saia yg sudah tdk pernah dibelai.. :)

  4. Jarwadi MJ says:

    acara yang digelar Bali Blogger ini keren sekali. memaknai hari secara positif itu tergantung kreatifitas. jadi saya kira tidak tepat bila orang2 menyalangkan valentine dengan tuduhan macam2 tak berdasar
    Jarwadi MJ´s last blog post ..Masalah Fokus pada Kamera iPhone 5s

  5. eka wahyudi says:

    emoni emang benar” band yang dicintai balita :)

Leave a Reply

CommentLuv badge