Bersahabat Dengan Masalah

Pernahkah anda merasa hidup ini susah dan tidak adil serta penuh dengan masalah? Kalau pernah, berarti sama dengan apa yang saya rasakan. Saya juga terkadang merasakan hidup yang susah dan penuh masalah. Dalam hidup saya menemui banyak masalah, walaupun belum tentu lebih banyak daripada anda. Bahkan sebelum satu masalah bisa saya selesaikan, sudah muncul masalah lain yang lebih besar.

Beberapa kali saya membaca atau mendengar nasehat orang lain agar kita bersyukur atas apa yang telah kita peroleh saat ini. Kita harus semangat dan menghadapi masalah dengan tegar. Beberapa tulisan tentang motivasi juga pernah saya baca, semua tulisan tersebut memang sangat memotivasi saya pada saat itu.

Sayangnya, kesadaran itu hanya bertahan sesaat. Ketika masalah lain hadir, tidak ada waktu untuk memikirkan semua nasehat dan tulisan-tulisan itu. Yang ada adalah saya harus menghadapi masalah dan memikirkan jalan keluar terbaik untuk setiap masalah tersebut. Tidak jarang pula masalah itu tidak memberi saya waktu yang cukup untuk mencari jalan keluar.

Jalan keluar terbaik belum tentu adalah jalan keluar yang baik, terkadang jalan itu adalah jalan keluar diantara sekian jalan keluar yang tidak baik. Bahkan terkadang jalan keluar yang tanpa pilihan tetapi harus dipilih.

Berulang seperti itu, masalah datang silih berganti bahkan kadang datang bersamaan. Hidup memang tidak pernah lepas dari masalah. Jadi mau tidak mau kita harus bersahabat dengan masalah. Masalah dalam hidup membuat kita terbiasa dengannya. Jadi ketika suatu saat masalah lain datang, kita tidak kaget lagi.

Dan mungkin hal terpenting yang perlu diingat adalah dalam setiap masalah, pasti selalu ada hikmah yang bisa diambil, belajar dari pengalaman. Walaupun tidak berhasil menghadapi masalah dengan baik, setidaknya kita sudah berusaha. Seperti pepatah “keledai pun tak akan pernah jatuh ke lubang yang sama”. Jadi setidaknya kita berusaha lebih baik dari keledai.

Terima kasih masalah, kau telah mengajarkanku untuk menjadi lebih baik…

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

21 thoughts on “Bersahabat Dengan Masalah

    1. sebagaimana wiracarita Mahabarata, dimana Panca Pandawa yang baik hati dan berbudi luhur selalu bersabar dan bersahaja dalam menghadapi setiap masalah yang datang silih berganti…

      SALAM hangat dari Kendari. 8)

  1. Sumpah demi apa pun, saya ndak mau bersahabat dengan masalah. Saya ndak mau punya masalah. Kalaupun masalah yang datang kepada saya, sebisa mungkin akan saya selesaikan secepatnya agar ndak mengganggu hidup saya. Hehe!

    Tapi benar kata anda, masalah justru seringkali mengajari kita untuk menjadi lebih baik.

  2. Bagiku masalah itu bukan untuk dipikirkan tapi harus diselesaikan :lol: karena semakin cepat semakin baik :oops: opss…. bukan iklan lho
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *