Banyak Artikel “tanpa kategori” Adalah Wajar?

October 20th, 2011 by I Gusti Agung Made Wirautama Leave a reply »

Salah satu fasilitas yang sudah umum kita temui dalam sebuah blog adalah adanya kategori. Setiap artikel bisa kita masukkan dalam satu (atau lebih) kategori tertentu sehingga nantinya orang lain dan termasuk kita sendiri bisa menemukan artikel-artikel dengan topik tertentu dalam sebuah kategori. Saya rasa semua blogger sudah mengerti hal ini.

Setiap blog memiliki keunikan tersendiri, ada yang memiliki banyak kategori dan ada pula yang hanya beberapa kategori. Ini sebenarnya juga tergantu pada seberapa spesifik kategori yang dibuat oleh pemilik blog. Mereka yang memiliki sedikit kategori mungkin saja memang topik blognya spesifik. Atau bisa saja kategori yang dibuat bersifat umum sehingga berbagai artikel bisa dimasukkan dalam kategori tersebut.

Nah, beberapa waktu yang lalu saya kebetulan membaca tulisan Mbak Isnuansa tentang “Mengapa Memakai Kategori Blog Tanpa Kategori“. Kalau anda bingung dengan maksud judulnya, silahkan saja simak ke TKP.

Sebagian besar blog memang memiliki sebuah kategori yang digunakan untuk semua tulisan, nama kategori itu bisa saja “campuran“, “tanpa kategori“, “umum“, “apa saja“, “lainnya” dan lain-lain. Yang jelas kategori tersebut bersifat umum, karena itulah semua tulisan bisa saja dimasukkan ke dalam kategori tersebut.

perhatikan tanda panah

Karena semua tulisan bisa saja masuk dalam kategori “campuran” ini, maka saya rasa wajar saja kalau artikel yang masuk dalam kategori “campuran” menjadi banyak. Nah, apakah banyaknya artikel dalam kategori “campuran” menunjukkan kegalauan atau kelabilan pemilik blog? Silahkan dikomentari..

Baca Juga:

Ingin berlangganan artikel dari blog ini?

Ya, setiap artikel di blog ini akan dikirimkan secara gratis ke email anda. Cukup masukkan alamat email anda pada kotak di bawah ini :


Jangan lupa, cek email anda lalu klik link aktivasi yang dikirimkan ke email anda.

9 comments

  1. isnuansa says:

    Yang saya maksud “Tanpa Kategori” ini lebih kepada kenapa sang pemilik blog tidak merubahnya menjadi nama lain, Bli.

    Kalau sudah diberi nama “Umum” atau, “Lainnya”, itu namanya sudah “Kategori”, hehehe…
    isnuansa´s last blog post ..Ada Fadly Di Konser Silaturrahim Maher Zain

  2. agrobuah says:

    tes comentar juga…
    kategori campuran ndak apa2 dari campuran jika posting sah banyak bisa di pilah masuk kategori apa

  3. jarwadi says:

    kata pakar seo, kategori di wordpress akan menyebabkan google menganggapnya sebagai duplikat konten

    tapi kalau saya biasanya karena lupa mencentang kategori sebelum menekan tombol terbitkan :)

    ah, tapi baca dulu link nya deh, baru komentar, hehehe
    jarwadi´s last blog post ..Khotbah Jum’at: Laksanakan Perintah -Nya

  4. Rahmat says:

    Karena lupa kadang-kadang posting tanpa kategori :D

  5. menurut saya juga gak masalah.. hehehe..
    Blogger Ceria´s last blog post ..Tutorial : Bikin Blog Niche Untuk Passive Income Lewat Adsense (Part 1)

  6. Dhany says:

    Kategory gak begitu penting, yang penting masuk pejwan google yeyeye
    Dhany´s last blog post ..Arti Bunyi Beep Pada Komputer

Leave a Reply

CommentLuv badge