Awal Musim MotoGP 2015 Yang Seru

motogp-argentina-2015

MotoGP musim 2015 sudah berjalan 3 seri, tapi saya belum sempat mempublish satupun tulisan tentang MotoGP. Ya maklumlah karena blog ini belakangan memang tidak sempat saya urus, kalaupun sempat login paling-paling hanya untuk meng-empty spam comment dan meng-approve kalau ada pending comment. Setelah melihat di arsip blog ini, tahun lalu pun saya menulis tentang MotoGP hanya 4 tulisan, padahal tahun-tahun sebelumnya saya sempat rajin. Ya sudahlah..

Balik lagi tentang MotoGP 2015. Kandidat terkuat juara dunia MotoGP 2015 tentu saja masih Marc Marquez yang merupakan pembalap utama tim pabrikan Honda, sekaligus sebagai juara bertahan. Dengan penampilan yang sangat dominan di tahun 2014 plus memecahkan berbagai rekor di MotoGP, serta didukung motor Honda yang bisa dikatakan sebagai motor paling baik di MotoGP saat ini dan yang terpenting skill luar biasa si bocah ajaib, tentu saja Marquez sangat layak dijagokan sebagai juara dunia MotoGP 2015. Disertai dengan jiwa muda yang lapar akan gelar namun punya mental juara.

Namun yang namanya balapan tidak selalu soal hitung-hitungan diatas kertas dan rekor, semua pembalap pasti pernah mengalami nasib kurang baik, seperti yang dialami Marquez. Tiga seri berjalan ternyata tidak sepenuhnya bisa dimenangkan Marquez seperti tahun 2014 dimana Marquez begitu dominan. Padahal, kalau tidak mengalami “nasib sial”, diatas kertas sangat mungkin Marquez bisa menang di 3 seri tersebut.

Di seri pembuka di Qatar, di sesi latihan hingga kualifikasi Marquez tampil sangat meyakinkan. Namun apa daya ketika balapan, di lap-lap awal Marquez melakukan kesalahan dan melebar sehingga tercecer jauh di belakang. Balapan pun dimenangkan oleh Rossi setelah bersaing ketat dengan Dovizioso dari tim Ducati. Marquez sendiri akhirnya bisa finish di posisi lima, tentunya ini berkat skill dewa si bocah ajaib.

Seri kedua di Austin, Marquez tampil baik dan berhasil menang. Dovizioso dari tim Ducati kembali finish runner up setelah mengalahkan Rossi yang harus puas finish di posisi tiga.

Dan di seri ketiga di Argentina dini hari tadi waktu Indonesia, Marquez juga tampil cukup dominan. Memimpin sejak start hingga beberapa lap menjelang finish, Marquez sepertinya bisa kembali menang. Akan tetapi Rossi yang memilih ban lebih dengan tipe extra hard tampil apik sejak pertengahan balapan. Rossi yang sempat tercecer di posisi 7 sedikit demi sedikit menyodok ke depan hingga akhirnya mendekati Marquez yang sepertinya kalah di ban.

Duel sengit sempat terjadi di beberapa tikungan hingga akhirnya terjadi insiden ban depan Marquez menyentuh ban belakang Rossi dan Marquez terjatuh. Jika saja Marquez sedikit sabar mungkin Marquez masih bisa menang, kalaupun tidak, setidaknya bisa terjadi duel cukup seru karena karena walaupun Rossi tampak lebih cepat saat itu tetapi Marquez biasanya punya semangat pantang menyerah. Tapi, jatuhnya Marquez itupun menunjukkan bahwa Marquez bukan tipe pembalap yang suka main aman sehingga balapan pun biasanya berjalan seru.

Kesimpulannya, MotoGP 2015 sepertinya akan semakin menarik karena kini karena tidak ada satu pembalap yang terlalu dominan seperti tahun lalu. Yamaha walaupun masih tertinggal dari Honda tetapi tidak terlalu jauh sehingga masih cukup mampu mengimbangi Honda. Ditambah lagi kebangkitan tim Ducati dengan Ducati GP15 yang mengejutkan karena mampu mengimbangi Yamaha dan bahkan Honda, terbukti dengan 3 podium dalam 3 seri pembuka. Jangan lupakan juga Suzuki, walau mungkin kalah dalam hal power, tapi Suzuki terus berkembang dan bukan tidak mungkin sesekali bisa naik podium musim ini.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *