4 Hal Yang Bisa Dilakukan Setelah Hiatus

Hiatus dalam dunia blog adalah kondisi dimana seorang blogger tidak mengurus blognya dalam jangka waktu tertentu, misalnya sebulan, beberapa bulan atau bahkan dalam waktu yang lebih lama. Atau ada juga yang tidak ngeblog beberapa hari sudah merasa hiatus. Alasan blogger hiatus juga bermacam-macam, ada yang direncanakan dan dipersiapkan sebelumnya dan ada juga yang hiatus tanpa rencana dan mendadak.

Setelah seorang blogger kembali dari hiatus dan memutuskan kembali ngeblog, ada beberapa hal yang bisa dilakukan setelah hiatus tersebut. Saya mencoba mengelompokkan beberapa yang bisa dilakukan setelah hiatus, ini hanya berdasarkan pengalaman pribadi. Berikut ini diantaranya :

1. Menulis Posting

Langkah yang umum dan bisa dilakukan setelah hiatus tentu saja kembali menulis sesuatu di blog atau lebih dikenal dengan posting. Setelah hiatus dalam jangka waktu tertentu, biasanya ada begitu banyak ide yang bisa dituangkan menjadi sebuah tulisan. Tidak harus dibuat dalam satu tulisan, tumpukan ide itu mungkin bisa dipecah menjadi beberapa tulisan. Ini tergantung dari kebiasaan dan kesenangan masing-masing blogger.

Kalaupun bingung dengan apa yang akan dituliskan pertama kali setelah hiatus, kita bisa memulai dengan cerita hiatus itu sendiri. Apa penyebab kita terpaksa hiatus (bagi yang hiatus tanpa rencana), sudah berapa lama hiatus dan lain sebagainya. Ah, rasanya hal ini tidak perlu saya beritahukan lagi karena blogger biasanya jarang kehabisan ide.

2. Mengecek Komentar

Selain menulis sebuah posting, hal lain yang bisa dilakukan setelah hiatus adalah mengecek komentar pada blog. Selama hiatus kemungkinan besar ada komentar yang masuk dan belum sempat kita baca atau ketahui. Mungkin juga ada komentar yang perlu di-approve atau dihapus. Selain itu bagi blogger yang biasa menanggapi komentar, mungkin ada beberapa komentar yang perlu ditanggapi atau diberikan respon.

3. Mengecek Update Engine dan Plugin

Ini khusus bagi blogger yang ngeblog dengan blog self hosted (bener ya gitu istilahnya?) dan menggunakan engine blog seperti WordPress. Ketika masuk ke dashboard, jangan lupa untuk mengecek update engine blog dan plugin-plugin yang digunakan pada blog. Apalagi kalau hiatus dalam waktu yang sampai berbulan-bulan atau lebih dari setahun. Sangat mungkin sudah tersedia update engine wordpress yang lebih baru dan juga plugin-plugin-nya.

4. Blogwalking

Langkah lainnya setelah selesai mengurus blog sendiri, yang bisa kita lakukan setelah hiatus adalah tentu saja blogwalking. Belum lengkap rasanya menjadi blogger seutuhnya (ciyee..) kalau belum blogwalking ke beberapa blog lain yang biasa kita kunjungi. Kegiatan blogwalking setelah hiatus ini juga bisa sebagai bentuk “say hello” untuk mengatakan kepada teman blogger kita bahwa kita sudah kembali dari hiatus.

Nah, sementara itu saja yang bisa saya tuliskan tentang hal-hal yang bisa kita lakukan setelah hiatus ngeblog. Jika ada yang ingin menambahkan berdasarkan pengalaman sendiri, silahkan. Oya, penomoran yang saya sebutkan diatas tidak menunjukkan prioritas. Bisa saja seorang blogger hiatus di blognya namun tetap menyempatkan diri blogwalking.

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

12 thoughts to “4 Hal Yang Bisa Dilakukan Setelah Hiatus”

  1. Saya pernah hiatus dua tahun..alasannya lebay banget : putus pacar :)
    Waktu come back, aku buka domain baru dan membunuh blog lama :)

    Nice tips, Bli!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *