4 Dampak Hiatus Bagi Blog

Adakah dampak hiatus bagi “kesehatan” sebuah blog? Tentu saja hiatus memiliki dampak, walaupun dampak hiatus tersebut bisa terasa dan bisa juga tidak terasa.

Seperti yang kita ketahui, hiatus dalam dunia blog bisa diartikan berhenti ngeblog untuk sementara waktu, walaupun kadang ada juga blogger yang hiatus selamanya, hehe. Hiatus atau berhenti ngeblog untuk sementara waktu, dalam hal ini kata ngeblog tentu mencakup kegiatan blogwalking. Jadi seseorang yang berhenti mengurusi blognya sementara tapi tetap blogwalking bisa dikatakan belum hiatus sepenuhnya.

Hiatus dalam dunia blog tentu akan memiliki dampak, khususnya untuk blogger yang hiatus dalam waktu yang relatif lama. Berikut ini dampak hiatus bagi blog untuk mereka yang hiatus relatif lama tersebut :

1. Trafik Blog Menurun

Hiatus dapat membawa dampak terhadap trafik atau kunjungan ke blog. Kunjungan ke blog akan menurun jika blog lama tidak terurus dan tidak ada tulisan baru. Dampak ini akan lebih terasa pada blog yang selama ini hanya mengandalkan kunjungan balik dari blogger lain, atau blog yang biasa hanya menulis topik yang sedang hangat dicari di mesin pencari.

2. Pelanggan RSS Menurun

Dampak lain ketika hiatus yang relatif lama adalah menurunnya pelanggan RSS blog. Mereka yang sudah berlangganan kemungkinan ada melakukan unsubscribe dan berhenti berlangganan jika kita hiatus terlalu lama, apalagi hiatus tanpa alasan yang jelas dan tidak meninggalkan pesan.

3. Backlink Menurun

Dampak hiatus juga dapat terjadi pada menurunnya backlink. Ketika menulis di blog dan tulisan anda menarik, kadangkala blogger akan memberikan backlink pada tulisan anda. Dampak ini juga menjadi lebih terasa bagi blogger yang biasa berburu backlink dari blog dofollow ketika blogwalking.

4. Page Rank Menurun

Dampak hiatus menurunnya Page Rank mungkin tidak bisa dibuktikan secara langsung. Tetapi jika hiatus terjadi dalam waktu yang sangat lama dan kualitas blog hanya biasa-biasa saja, tentu saja dapat berpengaruh pada Page Rank.

Itulah 4 dampak hiatus yang bisa terjadi jika hiatus dalam waktu yang relatif lama. Menurut anda, adakah dampak hiatus yang lain lagi?

Baca Juga:

Wirautama

Wira, seorang dosen komputer di STP Nusa Dua, Bali. Lahir dan hingga kini tinggal di Kerobokan, sebuah tempat yang tak jauh dari kampung turis mancanegara, Kuta-Bali. Ngeblog sebagai hobi dan sekedar pelepas penat.

45 thoughts on “4 Dampak Hiatus Bagi Blog

    1. @Winarto, Wah… tumben Om Win ga nyepam, ada apa nih… :D

      Btw, Bli Wira, kalau keempat hal itu bukan jadi poin utama, ya buat apa dipermasalahkan. Saya malah buat blog baru yang bisa jalankan secara mobile :D
      .-= Cahya´s last blog ..Another Night’s Faces =-.

  1. dampak hiatus si paling terasa itu kepada diri sendiri daripada sekedar statistik.

    Diri jadi malas, dan kalau sudah terlanjur hiatus terlalu lama, pengen posting lagi terasa sungkan.

    Sungkan membuat alasan,
    sungkan kalau topiknya ternyata basi,
    sungkan dan khawatir kalo sudah gak ada yang baca,
    sungkan dan khawatir kalo semua teman2 sudah pergi,
    sungkan dan malas untuk mulai menulis lagi…..
    Sungkan untuk kembali kepada komitmen karena nggak merasa siap untuk kembali rutin update setelah kembali dari hiatus…

    Besok ah… besok aja…. ah malas… ah tau deh, liat aja ntar. :D

    hihihi
    .-= Dewa Bantal´s last blog ..Yang Bodoh Di Antara Kaya Dan Miskin =-.

  2. Analisanya sudah tepat Bli. Terkecuali blognya memang sudah punya banyak artikel yang tergolong konten pilar (kayak blognya Kang Rohman atau OOM). Atau blogotainment Kang Yudiono yang tetap stabil trafiknya, walau lama gak diupdate.

    Oya, blogspot saya alexanya makin gemuk setelah sebulan tidak saya update. Tapi anehnya, trafik harian malah gak ngaruh tuh (tetep stabil di angka 200-an). Pagerank juga malah naik jadi 3 (sebelumnya 2).
    .-= iskandaria´s last blog ..Trik Menghemat Waktu Saat Menyisipkan Link pada Posting WordPress =-.

    1. @iskandaria,
      itulah, untuk trafik akan turun kalau selama ini hanya mengandalkan dari kunjungan balasan dari blogger lain, tapi kalau sudah banyak konten pilar sih mungkin tidak ada pengaruhnya

  3. blm tentu bli…

    saya punya blog yang cuma 150 postingan, sudah hampir 5 bulan tidak update. Tapi trafik aman2 saja. Asalkan postingan kita adalah postinan abadi yang banyak dicari dari waktu kewaktu..

    masalah PR ya tergantung dari backlink.. bukan karena hiatus :mrgreen:
    .-= dNoxs´s last blog ..My Mother’s Day Surprise Gift 2009 =-.

    1. @dNoxs,
      ya, kalau postingannya memang bagus dan sebelumnya tidak hanya bergantung dari kunjungan balasan dari blogger lain sih tidak akan terkena dampak hiatus

  4. Dampak hiatus yang anda bilang di atas, mungkin ndak penting buat blog yang ndak terpengaruh dengan trafik, backlink, pelanggan dsb. Secara blog saya ndak memang ndak bagus dalam hal-hal itu. Hehe!

    Tapi, yang saya lebih takutkan adalah kalau lama-lama hiatus, malah membuat saya semakin malas dan akhirnya menelantarkan blog. Saya pernah mengalaminya. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *